Rabu, 18 Januari 2012

COMING SOON !! Buku “ITIK BALI” Terbit Akhir Januari

Nggak kerasa udah lebih dari sebulan saya hiatus nulis blog ini. Rasanya nulis blog seteleh sekian lama hiatus itu kayak ngejalanin hari pertama setelah lamaaaaa banget liburan sekolah. Dari awalnya yang enggak melakukan apa-apa trus memasuki wilayah baru lagi. Untuk itu perlu adaptasi.

Kata temen saya nulisnya yang ringan-ringan aja dulu, nggak usah yang berat-berat nanti bisa shock, jantungan, panuan dan sebagainya. Jadi saya putuskan nulis yang ringan-ringan aja dulu. Meskipun sebenernya saya enggak tahu menulis yang ringan itu tentang apa dan nulis yang berat itu kaya gimana.

Eningwe, selama hiatus itu saya melakukan sebuah pekerjaan. Merangkap menjadi macem-macem. Jadi operator warnet, jadi penulis dan lagi berusaha belajar jualan online (akhirnyaaaaa….). Tapi yang mau saya ceritakan sekarang (tepatnya pamer :D) kalo saya akhirnya berhasil membuat sebuah buku, Judulnya : ITIK BALI.

Desain Cover kayak gini :


Cover Buku Itik Bali

Tebal ± 190 halaman
Penerbit : Bentang Pustaka, Jogjakarta.

Penerbit Bentang juga nerbitin buku-buku karya Andrea Hirata, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan sebagainya. Bentang juga yang nerbitin buku Perahu Kertas karya Dewi Dee yang kesohor itu, Nguping Jakarta, Naked Traveler dan masih banyak lagi.
Keren kan?


Sedikit tentang synopsis buku ITIK BALI :

Buku ini bukan tentang diary saya, seperti halnya buku-buku komedi lainnya. Tapi lebih mirip tips, trik, peneltian, pengamatan, pendapat, tutorial, teori atau apalah sebangsanya tentang bagaimana melewati beratnya masa remaja dari seorang calon Miss Universe dan selebritis papan seluncur sekelas saya…cuuuiihhh.. . Masa remaja yang menurut saya, perjuangannya lebih berat dari sekedar mendaki gunung Fujiyama dan lebih sulit dari sekedar memecahkan kelapa dengan menggunakan gigi. Bayangin aja ya, kita karena harus menuntaskan segambreng tugas sekolah, sementara kita juga menghapus status jomblo demi tuntutan status sosial serta perjuangan mencari cinta yang enggak kunjung berakhir.

Maka jika ada yang bilang, “masa remaja adalah masa yang paling indah” pastilah kata-kata itu khusus untuk mereka yang telah melewati masa remaja!

Isi Buku Itik Bali diambil 30% dari blog dan 70 % tulisan baru fresh from the oven. Meski diambil dari blog, tapi sudah dirombak total disesuaikan dengan gaya penulisan untuk buku dilengkapi dengan ilustrasi komik yang ciamik….kayak gini contohnya.

Komik Itik Bali
Mengenai rencana terbitnya, diperkirakan akhir Januari 2012 ini terbit dan tersedia di seluruh Gramedia dan toko buku lainnya di Indonesia. Ada rekues khusus? Mungkin tanda tangan atau cap jempol saya? Sekedar mengingatkan, sebelum saya jadi selebritis TOP yang nanti banyak dicari infotainment lho… :D


Lanjut Baca - COMING SOON !! Buku “ITIK BALI” Terbit Akhir Januari

Minggu, 11 Desember 2011

Kenapa cowok ditolak melulu?

Kenapa cowok ditolak melulu?
Pernahkah anda menemukan cowok yang ditolak sampe lebih dari 10 kali saat menyatakan cinta sama cewek?

Ataukah nemuin cowok yang bernasib sangat tragis, ditolak sebelum menyatakan cintanya?

Cowok : Aku nanti malem main ke rumahmu ya?
Cewek : Mau ngapain?
Cowok : Aku mau ngomong sesuatu sama kamu
Cewek : Kalo kamu ke rumahku mau menyatakan cinta, lebih baik enggak usah. Aku lagi enggak pengin punya pacar!
Cowok : *6&76^%^^%* #penginminumbaygonsatudrum

Sebenernya di dunia ini ada 3 type cowok yang menyebabkan dirinya rawan ditolak oleh cewek. Mereka-mereka yang termasuk didalamnya adalah :

a. Selalu merasa minder akibat minimnya kualtas rupa yang dimiliki, hanya perasaannya saja yang MERASA dirinya paling jelek, padahal sebenernya enggak terlalu jelek.Biasa aja.
Banyak yang lebih jelek dari dia tapi lebih pede untuk ngaku ganteng. Secara kontekstual, dirinya selalu membandingkan dengan Dude Herlino, Nikolas Saputra atau Darius Sinatrya. Lalu secara dramatis dia akan menyalahkan wajah jeleknya sebagai penyebab kegagalannya ketika nembak cewek.

“Pantes aja dia nolak aku. Aku ini apalah, wajahku emang jelek. Coba aja kalo operasi plastikku dulu berhasil dan wajahku jadi seganteng Steven William, pasti enggak ada cewek yang berani nolak aku.”

Akibat selalu didera perasaan minder yang berkepanjangan, menyebabkan aura kegantengannya pun enggak pernah muncul.

b. Secara attitude enggak punya sifat yang baik untuk diandalkan sebagai cowok yang pantas diterima sebagai pacar. Sombong, pelit, ngerasa sok pinter, suka merendahkan, menyebalkan, tukang selingkuh, tukang bohong dan kekanak-kanakan.

c. Paket Combo a + b. Inilah cowok dengan angka penolakan paling tinggi. Ibarat pepatah mengatakan, “ Udah jelek wajah, jelek hati, kaya upil yang bikin risih, hidup lagi!”

Sebenernya buat cewek, cowok itu enggak musti ganteng. Tapi ketika ia menjadi sosok pribadi yang baik dan menyenangkan maka cukuplah itu untuk menjadi pacar yang bisa diandalkan. Seandainya dia memiliki wajah ganteng atau tajir, ya itu adalah BONUS. Tapi yang penting dia BAIK. Mencari cowok yang baik itu susah, ganteng bisa dibuat dengan operasi plastik, sedang tajir bisa dikejar sama-sama.

Berdasarkan hasil diskusi dengan cewek-cewek, ada 3 kriteria sifat cowok yang paling menjadi alasan utama kenapa harus ditolak :

1. Menyebalkan.
Cowok yang menyebalkan adalah cowok yang egosentris. Selalu membicarakan dirinya sendiri. Entah kebaikannya, kekayaannya ataupun masalah-masalah yang selalu mengelilinginya. Dan yang paling menyebalkan, dia selalu menceritakan betapa sebenarnya dia adalah cowok paling oke, banyak cewek-cewek yang mengelilinginya trus naksir dirinya. Tapi dia bingung pilih yang mana, makanya dia pilih menjomblo saja.

Cowok : Eh aku lagi bingung banget nih.
Cewek : Kenapa?
Cowok : Iyalah aku bingung. Aku dijodoh-jodohin sama ortuku sama cewek, tapi aku juga lagi suka sama cewek lain.
Cewek : Kenapa harus bingung? Belum tentu dia mau sama kamu.
Cowok : Tapi aku suka semuanya. Gimana dong?
Cewek : Yah nyatain aja. Pilih satu yang mau nerima kamu.
Cowok : Kalo aku tolak dua-duanya mereka bakal patah hati enggak ya?
Cewek : Enggaklah. Paling mereka bakalan masuk UGD
Cowok : Aduh sampe segitunya ya? Kenapa?
Cewek : Karena mereka pasti muntah hebat abis kamu nyatain cinta.

2. Memanfaatkan.
Ada beberapa jenis cowok tertentu yang suka memanfaatkan cewek. Bukan cuma ketika pedekate, tapi ketika bertemanpun mereka cenderung memanfaatkan.

Cowok : Aku pinjem duitmu dulu ya. Nanti aku ganti deh…
Cewek : Pake apa?
Cowok : Ini nih, tukang kreditan panciku nagih terus. 100 ribu aja deh.
Cewek : Nih…jangan lupa balikin ya…

Sebulan kemudian ketika ditagih..

Cewek : Mana duit yang kamu pinjem dulu?
Cowok : Oh ya? Sampe lupa. Tapi nggak apa-apa deh.
Cewek : Lho, kok enggak apa-apa sih? Balikin dong, kan janjinya mau dibalikin.
Cowok : Kita kan temen, masa sih cuma segitu aja. Tega deh!

Kasusnya sih bisa beda-beda, tergantung sifat, tempat dan profesi cowok.

3. Pelit.
Cowok pelit biasanya cenderung selalu berpikir dan berprasangka bahwa semua cewek itu matre. Cewek itu mau sama dia karena dia kaya dan sebagainya dan sebagainya.

Kasus I.
Cowok : Neng, ayuk kita jalan-jalan. Abang traktir deh.
Cewek : Kemana? Traktir apa?
Cowok : Kemana aja yang Neng suka. Tapi ada satu syaratnya…
Cewek : Apa tuh?
Cowok : Enggak lebih dari 10 ribu per orang..
Cewek : “…….”

Kasus II
Cowok : Neng, yuk abang traktir Bakso. Mau?
Cewek : Yah mau lah.
Usai makan-makan
Cowok : Sekarang abang yang nraktir, lain kali neng ya?
Cewek : Dicucuk matanya mau bang?

Kasus III
Cowok : Ayo aku traktir..kamu mau makan apa?
Cewek : Nggak usah ah, masih kenyang. Aku minum aja
Cowok : Aku pesenin kentang ya..
Cewek : Gak usah, aku sudah makan.
Cowok : Itu kentangnya kok enggak dimakan?
Cewek : Kan dibilang, masih kenyang.
Cowok : Ya udah, aku makan, kasihan mubazir.
Cewek : Sekalian aja bang, sama pisaunya. Ini aku masih punya silet juga.

Itu hanyalah sebagian kasus, tapi ini bener-bener kisah nyata yang dikumpulkan dari hasil curcol cewek-cewek yang pernah merasa dengan terpaksa harus “menolak” cowok karena alesan-alesan yang paling utama tersebut.




Lanjut Baca - Kenapa cowok ditolak melulu?

Kamis, 01 Desember 2011

Jadian

Jadian
Akhirnya, setelah sekian lama saya hanya mendengar suara dan melihat kamu hanya melalui foto, pagi itu saya bisa berjalan berdua dengan kamu. Seperti mimpi saja. Saya dan kamu sepertinya kaku dalam memulai obrolan kita.

-------------------------------------------------------------------------------------

Saya samperin kamu dihotel tempat menginap (jelas hotel adalah tempat menginap. Enggak mungkin kamu belanja sayuran di hotel. Maaf, ini hanyalah efek grogi).
Kamu : Hai..
Saya : Hai Juga…
*terdiam* sebenernya saya berharap kamu berkata, “kamu lebih cantik dari foto kamu” tapi saya tahu, kamu enggak pintar berbohong dengan mengatakan saya cantik padahal enggak.

-------------------------------------------------------------------------------------

Di atas motor saya bonceng kamu. Asal kamu tahu aja, saat itu aku hampir enggak bisa konsen kemana arah motor ini melaju. Saya terlalu excited begitu dekat dengan kamu. Seperti iklan provider itu. Begitu dekat begitu nyata.
Kamu : Kita kemana?
Saya : Keliling kota Denpasar
Kamu : Udah sarapan?
Saya : Belum lah…
Kamu : Ha..ha..ha
Saya enggak tahu kenapa kamu tertawa, padahal saya enggak lagi melucu. Mungkin kamu grogi juga ya? Lucu deh, cowok kalo grogi.

-------------------------------------------------------------------------------------

Saya : Kamu tahu, kalo saya enggak suka minum panas-panas. Saya pesen es jeruk ya?
Kamu : Pagi-pagi minum es?
Saya : Iya
Kamu : Ha…ha…ha
Makan pagi diselingi dengan ketawa dari kamu melulu. Saya enggak sedang melucu, tapi kamu rajin banget ketawa. Saya tahu, kamu sama dengan saya. Terlalu excited karena enggak percaya kita bisa ketemu.

-------------------------------------------------------------------------------------

Usai sarapan pagi saya bonceng lagi kamu keliling kota Denpasar. Tiba-tiba tangan kamu melingkar dipinggang saya, memeluk erat-erat. Saya kaget. Untung enggak sampai melepaskan pegangan kemudi. Untung juga yang memeluk saya adalah kamu, coba kalo cowok lain, udah saya gampar keras-keras.
Kamu : Aku kangen kamu
Saya : *diam* dalam hati saya berkata, “ Aku lebih kangen.”
Kamu : Kita jadian?
Saya : Hahahaa…
Gantian saya yang tertawa.

-------------------------------------------------------------------------------------

Pagi itu sangat indah.


Lanjut Baca - Jadian

Sabtu, 05 November 2011

Ini cita citaku, apa cita-citamu?

Ini cita citaku, apa cita-citamu?
Klik untuk memperbesar, biar bisa ngelihat karya fenomenal ini

Sejak kecil atau tepatnya sejak menganggap kalo Marshanda itu adalah anak bidadari beneran saya sudah terobsesi pengin jadi orang terkenal. Gimana terkenalnya tentu harus punya sesuatu yang beda dengan yang lainnya.

Misalnya nih, kalo mau jadi Dokter ahli bedah plastic, ya dokter yang bisa membuat perubahan yang dahsyat dengan keahliannya, merubah wajah jelek menjadi secakep Aura Kasih. Sukur-sukur kalo operasi plastiknya dilakukan hanya dengan memanfaatkan plastic dari ember bekas atau tas kresek bekas gorengan. Pasti dokter itu dijamin bakalan ngetop abis. Atau kalo mau jadi arsitek misalnya. Ya jadi arsitek yang bisa menciptakan rumah dari sapu lidi yang tahan gempa dan tsunami.

Tapi tentu saja saya nggak mungkin jadi dokter, volume otak saya terlalu kecil buat nampung ilmu kedokteran yang serumit itu. Jangankan ngapalin nama-nama ilmiah anatomi tubuh manusia, ngapalin bentuk gimana bentuk jahe dan lengkuas aja suka ketuker-tuker. Apalagi buat jadi arsitek. Wow…jelas imposible. Saya ngga bisa gambar. Kalo nggambar baju lebih mirip tokek, kalo gambar gelas lebih mirip bola. Salah-salah saya gambar desain rumah mirip gambar kuntilanak…hiiii..

Cita - cita saya selalu bermetamorfosis. Berubah-ubah sesuai dengan perkembangan jaman. Tapi tujuannya tetap satu. Menjadi orang terkenal oh yeaahhh…

Awalnya : Saya bercita-cita jadi PELAWAK. Alasan yang sangat logis yang mendasari cita-cita pelawak karena buat jadi pelawak di Indonesia itu cukup simple. Ngga perlu wajah cakep, ngga perlu kosmetik yang mahal dan juga ngga perlu body yang yahud. Bahkan menurut data Itiksistik, terdapat korelasi positif antara kepopuleran seorang pelawak dengan keanehan wajahnya. Semakin aneh maka peluang akan semakin banyak peluangnya menjadi pelawak ngetop.

Ini tentu saja sesuai dengan karakter saya sebagai pelajar miskin yang jarang bisa ke salon atau beli kosmetik bermerk. Juga wajah saya yang pas-pas-an (meski beberapa orang suka bilang kalo saya mirip Nikita Willy sih…Mungkin mereka lagi khilaf. Ya Tuhan, mohon jangan sadarkan mereka dari kekhilafan ini) serta tubuh saya yang mudah gembul akibat kebanyakan makan.

Tapi ternyata, menjadi pelawak itu ternyata gak mudah. Dibutuhkan lawakan-lawakan yang segar dan lucu. Sedangkan saya? Lawakannya garing dan basi. Kalo biasanya pelawak bisa bikin tertawa terbahak-bahak karena lawakannya, tapi orang akan muntah-muntah kalo denger lawakan saya. Bahkan disinyalir ada yang kejang-kejang sampai masuk UGD.

Ya sudahlah, akhirnya cita-cita saya yang sangat mulia itu terpaksa saya kubur dalam-dalam. Saya mulai berpikir lagi, kira-kira cita-cita apa yang cocok buat saya.

Kemudian : saya mulai berpikir, enaknya jadi PRESENTER. Nggak perlu harus lucu. Seriuspun bisa. Lagian ngga perlu ada bahan sendiri, udah disiapkan oleh pengarah acara dan kita tinggal baca script aja. Apa susahnya? Cuma tinggal baca doang, apalagi saya udah lancar baca sejak kelas 1 SD.Apalagi kalo presenter gossip. Ini pasti sangat cocok buat saya yang sangat doyan ngegossip

Tapi….

Sekali lagi ada kendala yang menghalangi keinginan saya buat jadi presenter. Selain saya suka grogi dan tiba-tiba gagap kalo ngomong di tonton orang banyak, saya juga suka kebelet pipis saat stress ngadepin kamera. Nggak lucu kan kalo tiba-tiba pas saya lagi bawain acara tiba-tiba,

“ Cut…cut…break dulu mas! Maaf Pemirsa, saya mau ke toilet bentar. Kebelet pipis nih! Tunggu 5 menit lagi. I will be right back! Jangan kemana-mana…”

Atau acaranya yang mustinya berdurasi ½ jam tiba-tiba molor jadi 2 jam gara-gara gagap saya muncul saking groginya.

Cita-cita jadi presenter terpaksa urung juga. Saya mencari alternative lain sebagai pengganti kedua cita-cita saya yang kayanya bakalan sulit tergapai…tsssaaahhh…

Dan akhirnya, cita-cita saya jatuh pada pilihan MENJADI PENYANYI. Wow…pastilah sangat keren! Cita-cita saya kali ini cukup beralasan. Punya argument kuat dan punya alibi yang bisa dipertanggungjawabkan (Maksudnya apa sih?).

Karena : Hobby saya emang nyanyi. Hampir tiap hari saya nyanyi di kamar mandi. Tak terhitung jumlah lagu yang sudah saya ciptakan dengan brutal dan saya nyanyikan dengan semena-mena di kamar mandi.

Kalo dihitung-hitung secara kasar, Ayu Ting ting aja sekali manggung bisa honornya bisa 30 juta. Saya, sebagai artis yang namanya engga beda-beda jauh dengan Ayu Ting Ting yaitu si AYU SIN TING, kalo nyanyian di kamar mandi itu dihitung udah berapa ratus juta tuh yang bisa saya raup. Belum lagi, jumlah royalty lagu-lagu ciptaan saya sewaktu ilhamnya muncul di kamar mandi.

Tapi sekali lagi, cita-cita besar dan mulia itu selalu mendapatkan cobaan, halangan dan rintangan. Beberapa tetangga saya pada protes dan dengan sengaja melaporkan ke ketua RT bahwa saya mengganggu ketentraman dan ketertiban umum gara-gara nyanyian saya dikamar suka menimbulkan gatal-gatal pada telinga serta menimbulkan sawanan pada bayi sehingga mereka menangis semalaman.

Aaaarghhhh…..

Apa yang harus saya lakukan? Haruskah cita-cita saya yang setinggi langit jadi mentok sampe setinggi jemuran saja? Tidaaaakkk….

Tapi untunglah ada Bapak SBY yang baru-baru ini meluncurkan album “Harmony”. memberi ilham tentang apa yang harus saya perbuat dengan cita-cita saya. Ya, sebuah ide yang cemerlang tentang sebuah cita-cita.

Kenapa saya enggak jadi PRESIDEN aja?

Menjadi Presiden itu adalah cita-cita dengan paket lengkap UNLIMITED. Kaya iklan Provider Seluler itu.


Ini cita citaku, apa cita-citamu?

Kalo misalnya saya mau ngelawak. Enggak lucupun, orang pasti ketawa. Berani enggak ketawa? Hah?!!

Kalo misalnya saya lagi di depan umum pidato dan saya gugup atau grogi, gampang! Tinggal panggil aja orang-orang ganteng itu suruh ke depan. Karena konon kabarnya menurut paranormal terpercaya, grogi saya bakalan ilang kalo deket sama orang ganteng.

“ Hei kamu-kamu yang ganteng, sini pindah ke depan! Kalo ngga mau ntar saya migrasi ke Zimbabwe mau?”

Kalo mo jadi musisi, ngga perlu nyanyi sendiri. Cukup menggaet penyanyi ternama dan udah punya fans banyak buat nyanyiin lagu saya.

“ Hei Gan, ini kamu nyanyiin lagu saya yang judulnya Hampa Dompetku”

“ Ampun bu Presiden…saya ngga bisa!”


“ Ah Ketimbang gitu aja kamu ngga mau! Sok ngetop kamu lah!”


“ Bukan gitu Bu…tapi emang saya bener-bener ngga bisa Nyanyi..!"


“ Mau nanti saya santet jadi enggak ganteng lagi? Hahhh!!”


“ Jangan dong Bu…saya ini emang mirip Afgan, tapi saya bukan Afgan. Saya Apgan….tukang sayur keliling.”

Oh ya, tunggu aja, peluncuran GIRL BAND yang pasti akan lebih ngetop ketimbang SNSD. Presiden Girl Band Gitu Loh. Dan Jangan lupa like Fan Page saya.

Kayanya menjadi Presiden adalah pilihan yang tepat buat saya untuk jadi ngetop. Bukannya Cita-cita emang harus setinggi langit? Jadi wajar kan kalo saya bercita-cita pengin jadi Presiden?

Ini cita citaku, apa cita-citamu?

Ini cita-cita saya. Sekarang apa cita-citamu?


Lanjut Baca - Ini cita citaku, apa cita-citamu?

Selasa, 01 November 2011

CuRCol MaSa ABeGeh (Biar Keliatan 4laY)


SELAMAT! ANDA TELAH MEMECAHKAN REKOR SELAMA 2 MINGGU ENGGAK POSTING. ATAS PRESTASI ANDA KAMI MENGANUGERAHKAN PENGHARGAAN BERUPA : MAKAN DAN MINUM GRATIS DI RUMAH SENDIRI. TAPI INGET… CUCI PIRING SENDIRI YA! EH SEKALIAN JUGA DENG, CUCIIN PIRING MAMA, ADEK DAN PERABOTAN KOTOR LAINNYA.

Begitu kalimat pembuka yang menyambut saya waktu buka blog saya. Rupanya dia lagi ngambek, 2 minggu lamanya enggak ditengok dan enggak diupdate. Maklum Blog juga Blog, meski nggak punya hati dan ngga punya rasa tapi pengin juga diperhatiin kaya si Pacar.

Emang sih, hari-hari belakangan ini saya sibuk banget. Nyelesein tugas-tugas sekolah yang bejibun. Belum lagi ngadepin ulangan setiap hari. Maklum saya ini kan udah kelas 3, dan itu artinya sebentar lagi saya bakalan UN, bentar lagi saya bakalan lulus (semoga….) dan bentar lagi pula saya bakalan ninggalin predikat ABG dan hak-hak istimewanya. Cieeehhh…hak istimewa? Emang apaan sih hak istimewa ABG tuh? Ya banyaklaaahh !!!

Misalnya saat kita ngelakuin kesalahan, atau belum mampu melakukan sebuah tanggung jawab, maka orang-orang di sekitarnya (terutama yang lebih tua) selalu bilang, “ yah maklum aja, dia kan masih ABG, masih belajar. Segitu juga udah bagus”

Kalo lagi sama berantem sama Pacar, kita punya hak prerogative buat ngambek sepuas-puasnya. Meski tahu sikap itu ngga bener, ngga bagus dan enggak dewasa, tapi untungnya masih dimaklumi dengan alesan istimewa, “ Dia masih ABG, emosinya masih labil suka meledak-ledak gitu” Petasaaaannn kali meledak….

Tapi ada juga hal-hal yang bikin ngga enak, terutama soal pelecehan usia dan kemampuan. Mentang-mentang masih ABG kadang orang suka ngeremehin kemampuan kita demi melihat postur tubuh dan usia. Juga kalo pas orang dewasa lagi ngumpul-ngumpul, ngobrolin masalah seks, kalo ikutan nguping aja pasti dibilangin, “ Hush…husshh sana. Masih ABG nanti sawanan. Sono sekolah dulu yang bener!!”

Nyesek deh kalo udah begini! Padahal sebagai generasi penerus keturunan yang sangat cerdas dan berbakat tentunya kita juga butuh pengetahuan yang seluas-luasnya tentang pelajaran biologi terutama bagian bagaimana bereproduksi dengan baik dan benar kan? He..he

Ngejalanin semua hal di masa ABG seperti ngadepin soal matematika. Dikerjakan bikin perdarahan otak, nggak dikerjain dipelototin sama makhluk berkumis nan galak sekale (baca = guru, baca sekali lagi = pahlawan tanpa tanda jasa). Menurut saya dan kayaknya menurut hampir 99 % data yang sangat nggak akurat ada 3 hal yang paling nyebelin saat menjalani masa ABG.

1. Matematika

Ada Apa Dengan Matematika? Ini bukan judul Film tahun jabot yang diproduksi Mules Production ya, tapi tentang pelajaran yang sangat tidak seksi bagi sebagian besar pelajar Indonesia bahkan seluruh dunia.

Saya kadang sampe heran, kenapa sih para ahli matematika itu menciptakan rumus-rumus kalkulus, Tangen, Cotangen, Geometri dan sebagainya, kenapa engga rumus-rumus cinta aja, tentunya lebih diminati remaja dan sangat berguna bagi nusa dan bangsa. Buat yang mau jadi ahli matematika atau ilmuwan mungkin amat sangat berguna sekali. Tapi buat saya yang bercita-cita menjadi ibu rumah tangga yang Mawadah dan Warohmah Matematika sering bikin otak saya semakin mengalami gangguan elektrik nyetrum-nyetrum trus kejang-kejang aja. Nanti kalo saya mau ngasih uang jajan anak misalnya,

Anak : Ma, bagi uang jajan dong!
Saya : Sebentar ya sayang..Mama itung dulu pake rumus segitiga sama sisi…”

Nunggu 1 jam

Anak : Udah Ma? Mana uang jajannya…
Saya : Bentar dong sayang, Mama lupa nih, dikaliin apa dibagi ya..

Nunggu 2 jam

Saya : Sayang….sayang kemana kamu nak?
Anak : Udah deh Ma, ngga usah ngitung-ngitung..aku udah ambil dari dompet Mama tadi…

2. GURU

Enggak tahu kenapa dan entah Nenek Moyang siapa duluan yang memulai, yang namanya guru itu sebaik apapun selalu jadi bahan gossip murid. Setiap guru punya julukan masing-masing, misalnya Pak Guru Matematika, karena hobbynya nunjuk-nunjuk anak yang didepan, suka di namain Pak TUNJUK. Kalo kebetulan ada julukan Bu Etalase, bukan berarti dia suka bawa-bawa etalase, atau jualan etalase, atau cinta banget sama etalase, tapi Bu Guru yang suka pake aksesori berlebihan kayak penyanyi yang sesuatu banget itu.

Sekarang kalo guru baik dan sabar aja masih suka dapet julukan tertentu dari murid-muridnya, apalagi Guru Killer? Udah pasti bukan cuma julukan aja yang didapet, tapi juga jampi-jampi dan do’a semoga ntar malem mimpi dikejar Bencong Kalap! Hubungan Guru Killer dan Matematika sangat erat dan mesra sekali. Mempunyai tingkat korelasi yang tinggi bahkan menurut data Itikististik menunjukkan kalo Guru Matematika itu lebih dari 70% KILLER!!

Perkara penyebabnya, saya sendiri ngga tahu pasti. Belum ada penelitian lebih lanjut, tapi menurut gossip yang beredar, ini berkaitan erat dengan ruwetnya hitung-menghitung yang membuat pikiran mereka ruwet, jadi mereka nglihat kita yang imut dan unyu ini tetep aja ruwet, kucel dan engga keruan.

Guru Killer tuh sosok yang paling nyebelin. Suka nyiksa murid dengan tugas yang bejibun dan merampas hak asasi para ABG buat jalan-jalan, shopping di Mall dan pacaran lebih lama. Kadang saya mikir, apa mereka lupa sih kalo mereka dulunya juga murid, pernah bandel, pernah males juga. Jadi…beri kami kebebasan juga dong! Merdeka!!

3. COWOK

Cowok itu adalah biang keladi dari semua masalah cewek. Mereka suka sok pura-pura nggak butuh cewek, padahal diem-diem suka baca majalah porno. Cowok juga sering membuat kita jadi ekstra jungkir balik buat narik perhatiannya. Nyesek deh rasanya kalo jadi cewek nggak ngetop di sekolah. Soalnya kalo masa ABG tuh, tingkat kepopuleran cewek suka diukur dari berapa banyak cowok yang naksir di sekolah.

Tapi itu semuanya menurut saya lho! Setiap orang punya masalah sendiri-sendiridengan ke ABG annya. Kalo cowok mungkin beda lagi. Yang bikin dia sebel mungkin cewek yang nolak dia sampe 10 kali atau lain dengan dagang gorengan di kantin mungkin yang paling nyebelin pas masa ABG adalah cewek suka nguber-nguber dia buat nagih utang.


Lanjut Baca - CuRCol MaSa ABeGeh (Biar Keliatan 4laY)
 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon