Bukannya latah ikut-ikutan kepingin ngomongin the Uncle yang satu ini, lagian artikel tentang Obama sudah seabrek-abrek, saya cuman pengin sedikit ngomentari seorang penulis ternama di blognya yang berjudul “Obama menang, penting?”. Kenapa saya engga tanggepin aja tulisan itu dengan komentar langsung aja di blognya? Karena saya tahu komentar saya akan terlalu panjang dan bagus (baca: takut kalah bersaing dengan komentator yang laen).
Saya gak terlalu tahu tentang Obama, yang saya tahu dia adalah Presiden kulit hitam pertama di Amerika. Pernah tinggal di Indonesia, tepatnya di daerah Menteng Jakarta Selatan selama setahun dengan nama belakang Suntoro. Jujur, saya kagum dengan kemeriahan Pelantikannya sebagai Presiden, hampir semua Stasiun TV di Indonesia (bahkan mungkin di dunia) menayangkan. Penonton berjubel antusias menyambutnya sebagai pemimpin yang bakal membawa perubahan baru di dunia. Kharismanya tak sampai disitu saja, bahkan Obamapun di harapkan mampu mengatasi konflik di Timur Tengah yang tak berkesudahan.
Amerika selama ini dituding sebagai Negara adikuasa yang mendukung gerakan Israel, hingga membuat sejumlah kalangan Negara Islam anti Amerika, bahkan beberapa tindakan terorisme di dunia dan juga di Indonesia didasari oleh suatu teori empiris anti Amerika. Namun ada yang aneh, ketika orang menyerukan anti Amerika, seharusnya konsistensi suatu semboyan juga berkorelasi dengan tindakan. Seruan anti Amerika terus digaungkan, namun menggunakan Software buatan Microsoft, Macintosh, ber celana Jeans dengan merek Levis, menonton film Amerika, sampai makan di Kentucky Fried Chicken bahkan bantuan dana moneter dari Amerika ayuk ajah….
Palestina yang porak Poranda akibat agresi Israel kini sudah menggeliat dengan pembangunan fisik, dan bantuan mengucur untuk perbaikan rumah dan bangunan yang rusak, serta ganti rugi untuk semua kematian (walaupun sebenarnya gak bisa diganti dengan uang berapapun!!). Jumlahnya tak banyak, hanya sekitar 36 juta rupiah atau yang bener-bener riil mereka terima 3600 US Dollar ( sekali lagi US Dolar bo!!)
Balik lagi ke komentar tulisan “Obama menang, Penting?”
Kemenangan Obama, tidak ada korelasi secara langsung terhadap kenaikan kesejahteraan guru-guru di Indonesia. Obama juga jelas gak bakalan ngurusin tentang pahlawan tanpa tanda Jasa di Indonesia.
Pegimana enggak? Jangankan Obama, lha wong pemerintah Indonesia yang punya rumah aja kagak ngurusin rumahnya, kok orang lain di suruh ngurusin rumah??
Kalau ada sebagian kalangan yang merayakan kemenangan Obama dengan menggelar bareng nonton bersama pelantikan Obama dengan cara berpesta di hotel bintang lima, ya sah-sah aja. Wong itu uang-uang mereka sendiri, kalo ngutang ya yang bayar mereka sendiri. Mungkin emang mereka punya kepentingan dengan kemenangan Obama.
Tapi patut dilihat lho, yang merayakan kemenangan Obama bukan cuman kalangan berduit yang merasa punya kepentingan entah dalam hal bisnis atau apa, tapi juga kalangan rakyat biasa, terutama guru (juga), teman SD dan yang pernah kenal Obama di Indonesia. Euforia atas kemenangan “orang terdekat” adalah suatu kebanggaan tersendiri, saat media massa mewancararai, lalu dengan mata bangga “ dia dulu murid saya, dia teman saya bermain..kulitnya hitam, tapi baik hati…bla..bla..bla..”
Kebanggaan yang sangat wajar menghinggapi semua orang saat menjadi teman orang besar atau artis ternama. Saya juga, dan yakin deh…semua orang juga gitu kan?
Saya engga memihak Obama, saya juga gak anti Obama, saya netral, saya tidak memihak siapa-siapa, saya Golput (yang menurut fatwa MUI = haram???).
Kemenangan Obama, gak bisa dipandang secara mikro, kasus per kasus tetapi lebih ke arah perubahan secara Makro, entah perubahan itu menjadi semakin baik atau malah menjadi lebih terpuruk.
Mau gak mau harus di akui, bahwa Amerika Serikat adalah Negara adikuasa yang segala kebijakannya masih menentukan arah musti dibawa kemana dunia ini, dan itu tergantung pada pemimpin yang tak lain adalah Presidennya. Dengan dukungan dan harapan yang sangat besar digantungkan ke pundak Obama, setidaknya dia punya tanggung jawab untuk tidak menjadi seperti Presiden Amerika yang lain, yang nyaris kena lemparan sepatu.
Jumat, 30 Januari 2009
Menanggapi Tulisan “Obama menang, penting?”
Author: Itik Bali
|
at:Jumat, Januari 30, 2009
|
Category :
Opini
|
Sebenernya saya gak terlalu suka ngomongin masalah politik atau tokoh negarawan, selain karena saya tidak terlalu ngerti tentang dunia itu, sudah banyak banget yang membahas masalah itu oleh orang yang lebih ahli pula. Saya lebih suka ngomongin kenapa ayam panggang itu enak..kenapa roda itu kok bulet..engga kotak gitu ya..he..he. Tapi kali ini saya pengin ngomongin masalah Obama.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)





12 comments:
setuju banget ma lo... peduli amat sama siapa yang jadi presiden, yang penting negari kita dulu, benahi, baru duh komen negari lain.
senoaji
Ga usah bergantung pada orang lain lah...
yang bisa menentukan maju atau tidaknya negara kita ya kita sendiri, lagian apa urusannya Obama ikut2 ngurusin Indonesia?Dia juga pasti mentingin Negaranya..Presiden Amerika yang di lantik ko Orang Indonesia yang Riweuh????
Soalnya orang Indonesia "merasa" kalo Obama kaya orang Indonesia juga, padahal Obama juga kali udah lupa juga (kalo ga diingetin) Indonesia tuh dimana ya?
gue setuju ma pendapatnya c e-je,tapi mungkin karena amerika merupakan negara adikuasa yang setiap kebijakannya mempengaruhi semua negara terutama indonesia,jadi obama mungkin akan memberikan kebijakan yang bisa merangkul semua negara dengan lebih baik,
aku juga sedikit heran ma mereka yang mengadakan pesata yang berlebihan atas kemenangan obama,sementara di lingkungannya sendiri masih terlihat banyak atau lebih banyak dari yang gue lihat,anak kecil menangis karena kekurangan susu,para ibu kehilangan tempatnya karena penggusuran dan kebijakan yang tidak berpihak,pengamen dan pengangguran makin banyak !,sementara kaus korupsi yang ga tahu gmn kelanjutannya,kekayaannya,hukumannya,serta pembalakan liar yang terus meningkat
tidak semeriah seperti pesta obama"dalam pemberantasannya"
"terus berkarya"
good luck ! buat ade ku yang pintar
Salut buat kamu, ulasan kamu, gaya bahasa kamu sangat sangat ringan dan mudah dimengerti. juga enak membacanya. saya yakin suatu hari nanti kamu menjadi penulis dan komentator yg handal. sukses buat kamu ya............
hm...kamu bisa juga ya nulis serius..hm..mba windy..boleh ga aku ajak ni bocah jadi pasukan gasmed? hehehe...
@ Anonim : Akang...kenapa selalu pake anonim?? malu yah terang2an muji saya??
@ Agustian : Makasih ya..
@ lookj : Bli...jangan buat saya ge er lah...he.he
ya semoga obama ga jadi presiden yg nyaris kena lemparan sepatu.
semoga obama dapat membuat kebijakan yg lebih bersahabat dengan dunia.
dunia ini bukan milik amerika doang.
:y: ,yang di lempar sepatu siapa yak...heeheeh
si Bush tuh. tapi jurus mengelaknya luar biasa hahahaha
Semoga Obama kalau kesini nggak dilempar pake Oncom....
Aku koq suka ngawur yah?? nggak mutu aku.....
Poskan Komentar
Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.