Selasa, 25 Agustus 2009

I can (not ) hear : Keajaiban Dunia Gwen



Minggu sore itu, ketika saya sedang duduk di teras rumah menikmati indahnya senja, datang seorang kurir memberikan sebuah amplop berwarna orange dari GagasMedia.

Amplop orange itu berisi bundelan hardcopy sebuah buku yang akan diterbitkan GagasMedia berjudul : I can (not) hear. Penulisnya bernama : Feby Indirani dan San C. Wirakusuma.

Jujur saja, ini pertama kalinya saya membaca buku setebal ini. Sebelumnya saya hanya membaca novel ringan yang tebalnya tidak lebih dari 250 halaman.

Namun, membaca buku ini selembar demi selembar membuat saya sedikit menahan nafas dan tenggelam dalam keharuan. Membawa saya dalam kesadaran bahwa setiap orang mempunyai kelemahan dan kekurangan, namun ada kalanya seseorang menjadi sangat kuat disaat dia membuang semua kelemahan yang melekat didalam dirinya

I can (not) hear tak hanya menceritakan tentang Perjalanan Seorang Anak Tuna Rungu Menuju Dunia Mendengar tetapi juga menceritakan bagaimana perjuangan keluarga Johnwei dan San menerima kenyataan bahwa putrinya yang cantik bernama Gwendoliyne atau yang biasa dipanggil Gwen terlahir dalam keadaan Tuna Rungu dan membimbingnya menuju dunia yang sama dengan anak normal lainnya.

Kisah ini dimulai ketika 10 tahun yang lalu pasangan keluarga John dikaruniai seorang putri cantik bernama Gwendolyne. Gwen terlahir dengan keadaan fisik luar yang normal seperti layaknya bayi umumnya namun sayangnya sejak lahir ia menderita tuna rungu. Gwen hidup dalam dunia yang sunyi senyap sementara di sekelilingnya dunia tampak warna-warni.

Seperti layaknya seseorang yang begitu terhempas, mendapati putrinya tak seperti yang lain, terutama San sebagai sang ibu, sangat kelihatan jelas bahwa awalnya ia sangat sibuk mencari pembenaran akan kesalahan diagnose fakta yang ia hadapi bahwa Gwen menderita tuna rungu.

San, sibuk ke sana kemari mencari apa penyebab kenapa sampai Gwen menderita ketulian. Setiap dokter yang dia tanya, selalu ia berharap dengan adanya kalimat “ Putri anda tidak apa-apa,dia akan segera sembuh dan normal”

Tapi sejauh apapun melangkah dan bertanya, San tak pernah menemukan jawaban yang lebih baik. Ia tak putus asa, walaupun awalnya ia hampir menyerah saat Dr. Kwong mengatakan dengan kasar kepadanya :

“ Lihat kan? Saya sudah bilang, tidak ada gunanya melakukan tes lain lagi. Hasilnya akan sama saja! Anakmu itu TULI. Paham? Dia TULI!!!

Yang harus anda pikirkan adalah apa yang harus anda lakukan selanjutnya. Kalo anda terus bertanya kenapa ini bisa terjadi, APA HASILNYA? Apakah itu bisa menolong anda? Apakah bisa menolong anak anda? Memikirkan masa lalu, bertanya-tanya’kenapa’ itu akan menyembuhkan ketulian bayi Anda?”

Walaupun kata-kata itu amat kasar dan menyakitkan, tak urung mampu membangkitkan kesadaran San untuk melakukan tindakan segera bangkit menghadapi kenyataan dan kemudian mengambil tindakan.

Saat berusia 1,5 tahun Gwen menjalani operasi cochlear implant, yaitu suatu operasi pemasangan chip atau elektroda di ruang siput telinga bagian dalam agar ia mampu menangkap sinyal suara dari luar yang di kirimkan oleh suatu alat.

Pemasangan Cochlear implant tak serta merta membuat Gwen bisa mendengar seperti anak yang lain. Perlu latihan yang terus menerus untuk membuatnya mengerti dan mengenali frekwensi suara yang dihasilkan oleh bunyi-bunyi dari luar.

John dan San juga tak serta merta memahami apa yang dikatakan Gwen dan juga tak serta merta memahami apa yang dimaksud Gwen. Kesal, marah dan kecewa namun orang tua Gwen tak pernah menyerah,tak pernah putus asa untuk mengajari Gwen menjadi seseorang yang mandiri. Apalagi ketika San sedang study di Sydney untuk S2 nya sedang John harus mengurusi bisnisnya di Jakarta.

Pernah suatu ketika, John memukul Gwen dengan keras karena Gwen tak mau mengenakan stockingnya saat akan diajak keluar jalan-jalan. Ia mengira Gwen sedang membandel dan mulai membangkang perintahnya, tanpa mencari penyebab yang jelas. Setelah dirunut dari awal, ternyata Gwen tak ingin menggunakan stocking karena ia ingin menunjukkan kuku cantiknya yang baru di cat.

Namun setelah tahun demi tahun dijalani keluarga Gwen, dengan masa adaptasi dan ketekunan untuk melatih kesempurnaan wicaranya, artikulasi Gwen bertambah bagus seiring dengan usianya.

Hingga akhirnya keluarganya pindah ke Jakarta dan kini usia Gwen 10 tahun, ia mempunyai kegemaran menggambar komik dimana saja, di sekolah, di dalam rumah, di dalam mobil. Kecuali mobil itu dalam keadaan mengebut, hingga Gwen kini mampu mengucapkan kata :


“Are You Deaf?” jika ia menganggap orang di sekitarnya tak melakukan apa yang dikatakannya.

Selesai membaca buku ini mata saya mengerjap takjub, sejenak menghela nafas. Hangat, serasa saya selesai menghirup teh di sore hari. Menggeliat pikiran saya seperti memungut remah-remah roti yang tercecer dipinggiran piring. Saya merasa lemah dan tak berkekuatan tapi dalam sekejap menjadi semangat yang menyala-nyala.

Yang jelas, buku ini secara detail menampilkan bahasa yang halus dan dewasa dan mampu memberikan kekuatan bagi pembacanya. Membuat pembacanya takjub dan berani mengatakan Wow! lalu mancantumkan sejuta tanda seru : Ternyata keajaiban itu selalu ada ya!!

Barangkali juga buku ini merupakan kesimpulan dari sebuah kekuatan seorang yang tak dikaruniai kelengkapan sebagai normalitas secara fisik menuju ke arah kesempurnaan secara layak, bahwa sekurang apapun kekuatan manusia jika mampu berusaha akan mampu menapaki jalan ke arah yang lebih baik.




Judul Buku : I can (not) hear
Penulis : Feby Indirani & San C. Wirakusuma
Kategori : Non Fiksi / Memoar
Penerbit : GagasMedia



PS :
Buku ini adalah buku baru yang akan segera diterbitkan oleh GagasMedia dan ini adalah review saya sebagai First Reader







.:: Postingan Ngaco Lainnya ::.



151 comments:

aaSlamDunk on 25 Agustus 2009 18:07 mengatakan...

komen dulu baru baca hehehehee pertamaxxxxx :y:

aaSlamDunk on 25 Agustus 2009 18:16 mengatakan...

:t:
jadi terharu juga nih, kita harus mensyukuri karunia yang sangat luar biasa, yaitu tubuh yang lengkap dan normal...

aku juga mengagumi sebuah lukisan, aku saja yg pake tangan lentik ini tidak bisa seindah itu, eh ternyata yang melukis adalah seseorang yang cuma mempunyai dua kaki. kedua tangannya telah cacat dari lahir...

Ada juga film India yg sangat menyentuh, memberikan semangat kepada penontonya untuk selalu berusaha. judulnya gak tau tapi ceritanya tetang anak yang tidak bisa membaca, tapi untuk visualnya sangat hebat,

dowo yo? hehehee

بوويل on 25 Agustus 2009 18:34 mengatakan...

pertamaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxxx

بوويل on 25 Agustus 2009 18:36 mengatakan...

udah duyu tik, mo buka duyu hihihihiih...bacanya ntar lagi,heheheheh

Itik Bali on 25 Agustus 2009 19:00 mengatakan...

Mencoba komen

Sang Cerpenis bercerita on 25 Agustus 2009 19:02 mengatakan...

jadi pengen baca bukunya.

Zippy on 25 Agustus 2009 19:48 mengatakan...

Bener yah, kata2'x emang rada kasar, tapi apa yang dibilang emang bener...
Hmmm, jadi pengen beli tu buku......

YolizZ on 25 Agustus 2009 20:10 mengatakan...

wah,, keren tuh bukunya.. pengen baca deh jadinya...

intinya tiap orang itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing yah,, Tuhan memang selalu adil..

omen-lovers on 25 Agustus 2009 20:15 mengatakan...

duh....
seru n menarik banget nih...

didunia ini memang banyak sekali keajaiban...
entah itu dimana dan kapan...
yang pasti keajaiban itu memang benar dan memang nya, tapi kita tidak sadar dan tidak mengetahui kapan keajaiban itu datang...

salam sayang itik...
ada sesuatu untukmu....

YudiWS on 25 Agustus 2009 20:54 mengatakan...

Kayaknya menarik bukunya, mau dong pinjem.. hihihi.

NURA on 25 Agustus 2009 21:19 mengatakan...

salam sobat
hobi baca buku ya,,,
siip deh,,
berapa halaman sih,,, kok setebal gitu?
tapi karena seru ceritanya,,jadi semangat ya bacanya...

yasuyassyash on 25 Agustus 2009 21:36 mengatakan...

kok ngga dikasihin gambar bukunya sii di blog ini, kan biar bisa cari di tempat penyewaan.. ehe..
*ato ngga cari pinjeman gitu..

suryaden on 25 Agustus 2009 21:42 mengatakan...

sangar banget ceritanya...
wadoh, hanya subdomain yang boleh komen yach...

JHONI on 25 Agustus 2009 23:15 mengatakan...

wah bagus gek......bagus......!!!!

saya belum baca bukunya tapi review dari gek ayu sudah cukup memberikan gambaran!!! bahwa keajaiban itu ada bahkan terkadang disekitar kita dan ditempat yang tidak kita sangka!!!!

buwel on 26 Agustus 2009 02:20 mengatakan...

waaaahh mantabbb tik reviewnya....siiiiippppp...

AISHALIFE-LINE on 26 Agustus 2009 02:39 mengatakan...

hmm....keren kisahnya sis.

Willyo Alsyah P.Pratama on 26 Agustus 2009 05:33 mengatakan...

thanks ya...atas komentar sobat di blogku..nice post blog..greeting from GUBUK BLEKENYEK

Newsoul on 26 Agustus 2009 06:38 mengatakan...

Ya, setiap manusia punya kelebihan, disamping kekurangan tentunya. Gwen memang istimewa. Review yang manis tik. Nanti kalau sudah terbit, mau cari ah bukunya.

IjoPunkJutee on 26 Agustus 2009 06:40 mengatakan...

Keajaiban mengiringi krja keras dan ketabahan....

^^haqie on 26 Agustus 2009 06:56 mengatakan...

heh lha sampean kog udah baca hardcopy nya????? dapet dari kuis ta???enag yah gratisssssssss bacanya?

Tisti Rabbani on 26 Agustus 2009 07:08 mengatakan...

Pagiii...

Salut sama Itik yang Ayu... :y:
review nya keren deh
jd penasaran juga ama bukunya

duluan ya, Tik...
mo nganter anak sekolah, eh kamu jg mau masuk kaann??....
yuk, aahh!!... :z:

mocca_chi on 26 Agustus 2009 08:33 mengatakan...

wuaaaaaa gagas media............ tuh penerbit bikin aku dendam kesumat... wuaaaaaaaa

mocca_chi on 26 Agustus 2009 08:34 mengatakan...

oh iya, dulu aku pernah melihat pengumuman di gagas atau gramed yg nyari anak anak sma sebagai pembaca buku pertama yg belum terbit, asyikkk itik masukk.....

mocca_chi on 26 Agustus 2009 08:38 mengatakan...

oala buku ini mengingatkan aku pada buku dunia dibalik cermin, kisah biografi tentang seorang anak autis.

SanG BaYAnG on 26 Agustus 2009 08:47 mengatakan...

Du..aduh..,ceritanya bikin orang bisa menyadari akan nikmat dari Tuhan..

Kabasaran Soultan on 26 Agustus 2009 10:06 mengatakan...

Repewnya mantap .....
Jadi ngak sabar nunggu bukunya nih

lookj on 26 Agustus 2009 10:26 mengatakan...

good good good...:y:

lagi usil on 26 Agustus 2009 10:47 mengatakan...

hmm, ceritanya sangat menyentuh n menginspirasi. saya paling suka pas bagian Gwen bilang "Are you deaf?" lucu tapi mengharukan.
Itik Bali mantap bener reviewnya. cocok jadi first reader :y:

st_hart on 26 Agustus 2009 10:49 mengatakan...

wuah kerenn! saya suka buku2 yang inspiratif begitu. *hmm, lama ga ke sini, ternyata saya melewatkan banyak hal :( *

Satch on 26 Agustus 2009 11:18 mengatakan...

nganu, caranya jadi 1st reader gimana ya? :b:

tiyo avianto on 26 Agustus 2009 11:19 mengatakan...

wah jadi reviewer buku

Seti@wan Dirgant@Ra on 26 Agustus 2009 11:39 mengatakan...

Hebat dong Cak Ayu,... bisa jadi The First Reader dan sekaligus Reviewer dari Buku Ini.

suzhu BITES on 26 Agustus 2009 11:54 mengatakan...

:f: aq terharu!! kita harus bersyukur kita dberi kesempurnaan ketika kita lahir, seandainya, kita diposisi gwen pasti berat banget ngejalaninya en blom tentu kita berhasil. jadi apapun yg kita alami kita harus bersyukur en berusaha buat maju :v:

suzhu BITES on 26 Agustus 2009 12:01 mengatakan...

btw, tik, ntu negara maling bisa aja nge-klaim makanan khas bali, tinggal dimodif dikit. contohnya, reog ponorogo ntu aslinya kan kesenian yang lahir pas kerajaan hindu, dimodiplah trus mereka klaim. asli bener ntu negara gag punya malu :l: tukang bohong

vie_three on 26 Agustus 2009 12:08 mengatakan...

:f: baca sekelumit darisini ajah udah bikin aq terharu dan bersemangat yu.... apalagi kalau baca bukunya.... hmmmm jadi pengen baca aq.....

vie_three on 26 Agustus 2009 12:17 mengatakan...

hmmm memang setiap orang ada kelebihan dan kekurangan.... tapi yg lebih hebat adalah bagaimana orang tsb bisa membuat kekurangannya menjadi suatu kelebihan.... :b:

Susy Ella on 26 Agustus 2009 12:21 mengatakan...

dikau beruntung tik bisa baca duluan :y:

ga sabar diriku menanti buku itu..pengen bacaaaaa!!!1 :e:

Rachel on 26 Agustus 2009 14:21 mengatakan...

Jangan mudah menyerah dan putus asa. Begitulah manfaat yg dapat kita petik. Bener nggak Tik.

Salam

BrenciA KerenS on 26 Agustus 2009 14:48 mengatakan...

kereen mbak itik, bisa review first reader... bagus lagi repiyunya. jadi pengen baca nih..

buwel on 26 Agustus 2009 16:04 mengatakan...

Siang itik de kick.....:)

a-chen on 26 Agustus 2009 16:05 mengatakan...

mampir boss ^_^

gerrilya on 26 Agustus 2009 16:27 mengatakan...

cerita perjuangan hidup kayak gini selalu bikin terharu...suka nggak tahan malah bacanya. takut berkaca-kaca mata ini....kan perih kalo mata berkaca-kaca...

ooo..ini proyek first readernya. sip...

denyarelektrik on 26 Agustus 2009 16:35 mengatakan...

sorry lama gak berunjung tik. saya lagi touring keliling kota kelahiran saya di Medan. jadi lupa sama adik sendiri. hehehee

baru tau kalo itik bagian dari first reader gagas. wah, jgn2 novel saya ada di itik?

yahhhh... emang harus bersyukur banyak2 jd manusia. kalo enggak, luka-luka itu siap membuat kita gila.

Fanda on 26 Agustus 2009 16:51 mengatakan...

Bukunya memang keren, tapi lebih keren lagi reviewnya! Memang untuk anak yg cacat, sebaiknya tetap dididik agar mampu menjadi manusia mandiri ya. Salut pada kesabaran ortu Gwen, pasti tugas membesarkan Gwen sangatlah sulit dan penuh tantangan.

simahir on 26 Agustus 2009 17:07 mengatakan...

Jadi pengen cari bukunya..
udah ada di Gramedia gak?

n on 26 Agustus 2009 17:28 mengatakan...

assalamualaikum,
menarik sekali buku tersebut, sy ga sabar ingin membacanya. isi cerita dan kekuatan tulisannya tentu lebih menarik.
wassalam

harry seenthing on 26 Agustus 2009 20:23 mengatakan...

wakh merupakan buku yang sangat bagus sekali nikh...jadi pengen ikutan nyari untuk membacanya....ada bajakannya gag yah...hehehehehe

Hamster Copo on 26 Agustus 2009 22:16 mengatakan...

kalo boleh tau apa mereka menetap dijakarta?? jadi penasaran niih,,seperti apa siih orang yang tuna rungu sebenarnya siih bukan tuna rungunya yang membuat aku penasaran tapi alat elektroda tersebut

attayaya on 26 Agustus 2009 22:19 mengatakan...

mari berbagi rasa dengan yang tidak mampu.
alngkah indahnya dunia yang dirasakan dengan melihat mendengar meraba
syukuri atas nikmat yang telah diberikan Sang Pencipta

nb :
ada yang aneh di tempatku

Pipit on 26 Agustus 2009 22:40 mengatakan...

terkadang orang malah menutup telinga pada dunia padahal mereka mampu mendengar..
ironis sekali..

BlaGaBloGer on 26 Agustus 2009 23:48 mengatakan...

Wah,, itik kok bisa dapet bukunya dr gagasmedia???
iya, kadang yang menyakitkan malah menyadarkan kita.....

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang on 27 Agustus 2009 01:03 mengatakan...

keren reviewnya, tampkanya novelnya patut dicoba. ok klo ada duit nti tak beli

Pancallok on 27 Agustus 2009 01:21 mengatakan...

oh ya mbak ayu yg emang Ayu, kita boleh tukeran link ngga? sesama blog PR 3 nih, bagus tuh prospeknya. :d:

Aku harap link sy yang ini http://pancallok.blogspot.com/2009/08/kenali-dan-kunjungi-objek-wisata-di.html bs d pajang d sidebarnya. confirm yah..

mantan copet on 27 Agustus 2009 02:03 mengatakan...

Maaf Mbak Ayu saya datang hanya untuk meminta dukungan.

Memang saya ini hanya mantan manusia bejat, tapi sumpah Mbak, saya sudah benar-benar insyaf, karena saya punya satu keyakinan bahwa saya pasti bisa berubah menjadi orang yg lebih baik.
Nothing Impossible, ndak ada yg ndak mungkin. Maka dari itulah kali ini saya akan berbagi sedikit kisah hidup saya selama masa transisi itu, dan melalui komentar ini, saya mohon berikanlah satu komentar saja untuk postingan saya, Mantan Copet Itu Akhirnya Jadi Seorang Pengusaha.

Satu komentar Anda adalah seribu keping emas buat saya.
Trimakasih Sahabatku.

MATA HATI on 27 Agustus 2009 03:29 mengatakan...

wah referensi menarik..inspiratif ya non

Itik Bali on 27 Agustus 2009 03:55 mengatakan...

Melihat komentar lagi..

Ivan Kavalera on 27 Agustus 2009 04:42 mengatakan...

artikel menarik dan ciamik dari gadis Bali. Salut dan kagum. Salam.

quinie on 27 Agustus 2009 05:25 mengatakan...

huaaaa... kok dikau bisa jadi 1st reader? kereeennn

Dinoe on 27 Agustus 2009 08:55 mengatakan...

Benar-benar bagus cara reviewnya...menggugah rasa keingintauan pembaca utk mengikuti cerita selanjut....salam persahabatan..

jalanterus on 27 Agustus 2009 09:38 mengatakan...

ooohhh..ini buku to?
kirain film je..

bang FIKO on 27 Agustus 2009 11:42 mengatakan...

Wahhh... ceritanya menarik... Memang yang penting adalah kesadaran orang tua untuk tidak menyerah menghadapi cobaan.
BTW pengen baca bukunya, tapi koq ada setumpuk buku kuliah yang lebih membutuhkan sentuhan tanganku untuk dibuka-buka dan dibaca-baca ya... heehe

manusiahero on 27 Agustus 2009 13:37 mengatakan...

ehmmm.. buku ini benar2 suatu cerita yang menginspirasi banyak orang.. jadi penasaran..

Linda Belle on 27 Agustus 2009 14:11 mengatakan...

wow review yg menyegarkan...
thanks ayu atas reviewnya, kita emang patut bersyukur atas apa yg telah Tuhan berikan pd kita

Linda Belle on 27 Agustus 2009 14:12 mengatakan...

btw Yu gimn caranya bisa jadi first reader dari gagas media? jadi pengen euy hehe...

zujoe on 27 Agustus 2009 16:59 mengatakan...

hehhhh.... ga percaya aku itik baca buku gituan.... :r:

zujoe on 27 Agustus 2009 17:01 mengatakan...

hehhh.... lebih nggak percaya lagi liat komengannya teh linda di atas komengan ku ini :r: dah waras kayaknya ya teh???

klik saya dong kawan... on 27 Agustus 2009 17:06 mengatakan...

makasih yah keren bgd blog nya... maen ya ke blog saya makasiih

nara on 27 Agustus 2009 17:08 mengatakan...

ngintip highlight comment author :b:

rony danuarta on 27 Agustus 2009 17:09 mengatakan...

jadi pengen mau beli bukunya :b:


salam kenal blogger.

saya blogger dari banjarmasin.

tukeran link yuk....

http://ronydanuarta.blogspot.com

elmoudy on 27 Agustus 2009 20:02 mengatakan...

kisahnya sangat mengharu biru
gw bisa saja gak akan kuat membaca buku ini

terlalu sensi gw....

Henny Y.Caprestya on 27 Agustus 2009 20:18 mengatakan...

mungkin ini isinya sama dengan buku tentang gadis yang dari Jepang itu ya? (yang akhirnya ceritanya dijiplak Indonesia trus dijadiin film dan tokoh utamanya diperanin sama jebolan mama mia, lupa nih siapa namanya)

ketunk on 27 Agustus 2009 20:59 mengatakan...

mana yg lainnya.. ini bagus kok..

♥ Neng Aia ♥ on 27 Agustus 2009 22:24 mengatakan...

:y: nice.. nice..

aku jadi pengen baca deh.. sepertinya mengharukan..

eh iya neng ayu, punapi gatra? kangen juga sama neng ayu..

buwel on 28 Agustus 2009 02:10 mengatakan...

malem itik....:)

a-chen on 28 Agustus 2009 02:11 mengatakan...

mampir...^_^

KangBoed on 28 Agustus 2009 03:03 mengatakan...

Para Sahabat mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

KangBoed on 28 Agustus 2009 03:08 mengatakan...

Para Sahabat mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Itik Bali on 28 Agustus 2009 03:15 mengatakan...

Selalu harus komen dulu sebelum melihat komen

Tukang Komen on 28 Agustus 2009 12:34 mengatakan...

kebiasaan baru si itik nih, niggalin komen dulu sebelum baca komen... xi..xi..ix..xi.. btw keknya mantaf tuh novel true storynya

pai-yun on 28 Agustus 2009 12:37 mengatakan...

wah, sepertinya seru nih bukunya, pesannya dimana ya ??????

Tukang Komen on 28 Agustus 2009 12:39 mengatakan...

Btw... keajaibannya ada karena dia berada di tempat orang yang berada... seandainya keluarga mereka miskin.. pasti lain ceritanya.. dan novelnya jadi lain... (saya pernah bantu teman untuk mendapat alat bantu dengar utk anaknya, harganya sekitar 15 sampai 30 juta)sorry, hanya ingin melihat dari sisi yang berbeda.

Yudie on 28 Agustus 2009 13:13 mengatakan...

Tuhan menciptakan manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya... Semuanya pasti ada hikmah didalamnya...

Bagus kayanya neh bukunya....

antown on 28 Agustus 2009 15:55 mengatakan...

wuih komennya banyak sangad. btw, saya baca buku setebal itu kayaknya gak kuat deh. baca KCB yg tebal aja dicicil beberapa hari, itupun di gramed bacanya hehe... :y:

*hobi gratisan

princess on 28 Agustus 2009 16:53 mengatakan...

review nya menarik, jadi pengen beli bukunya. manusia diberikan kekuatan untuk berusaha, walaupun orang itu mempunyai keterbatasan. suka ma pesan moralnya.
terimakasih sudah mampir di rumahku. aku bingung mau komen di blog mana, secara blognya ada 3. hehe

Fanda on 28 Agustus 2009 17:17 mengatakan...

Ayu, ada award buat kamu. Di blogku yg Curhat Fanda. Diambil ya!

bamz on 28 Agustus 2009 17:18 mengatakan...

pnasaran dgn bukunya neng ayu, mantab reviewnya. jadi pengen :z:

Teks lagu Indonesia Raya yg dilecehkan Malaysia

Itik Bali on 28 Agustus 2009 17:39 mengatakan...

@ Tukang Komen : iya mas, kita memang harus melihat sisi yang berbeda. Kebetulan keluarga San dan John ini adalah orang mampu.
Saya mereview buku ini mungkin yang bisa diambil hikmahnya adalah bahwa dalam keadaan apapun manusia bisa jadi kuat dan kita jangan pernah putus asa dalam keadaan apapun

cahyadi on 28 Agustus 2009 23:49 mengatakan...

Buku yang benar-benar bagus dan patut untuk dibaca dan direnungkan... satu hal: Tuhan selalu menciptakan manusia sempurna adanya... walau bagi kita ia tidak sempurna karena ada sesuatu hal yang kurang namun di balik itu semua pasti ada maksud tersembunyi yang sungguh sangat indah... thanks ulasannya ya mbak... salam terkasih...

reni on 29 Agustus 2009 03:31 mengatakan...

Waaa... Itik makin hebat aja... jadi first reader !! Jadi pengen baca bukunya niy... Makasih ya utk reviewnya....

mengembalikan jati diri bangsa on 29 Agustus 2009 04:10 mengatakan...

Terharu saya membacanya Tik
segera membeli bila sudah tersedia ditoko buku Gramedia Bintaro Jakarta Selatan
thanks atas reviewnya
salam sukses

SanG BaYAnG on 29 Agustus 2009 05:21 mengatakan...

Duh..,kembali terharu setelah membaca..

aaSlamDunk on 29 Agustus 2009 09:54 mengatakan...

oiya tik, wingi seng tak tulis filme india, tapi judule rak reti, nek sing maen jenenge aAmir Khan.... kisah yang menginspirasiku
:s:
dan tadi baru googling dan nyari yang namanya amir khan , judulnya Taare Zameen Par
dan km bisa nyari filmnya disini http://www.taarezameenpar.com/

t.e.3.k.4 on 29 Agustus 2009 12:27 mengatakan...

:f: terharu

senoaji on 29 Agustus 2009 14:22 mengatakan...

Ngglinding dulu baru fast reading! wwkkwkw

aku milih di ceritain kamu aja cah ayu, lha ketimbang basah semua tu buku, katanya berharuan

mungkin pesan yang kamu simpulkan cukup untuk membangkitkan empati kita terhadap diri kita sendiri. sempurna itu kata siapa toh?

plendhus on 29 Agustus 2009 14:25 mengatakan...

waduh, sayangnya aku bisa benar2 tenggelam dalam bacaan sekelas novel kalo ada yang merekomendasikan...

apakah ini benar2 recommended???

Ari on 29 Agustus 2009 16:04 mengatakan...

Waduh,
Inget Ponakan.
Dari lahir sampai umur 1 setengah tahun Imut banget, dah itu tenang anaknya.

Walau ada Kebakaran juga diem.
Gak taunya Tuna Runggu.

Sekarang dah di Treatment pakai alat Pendengar.
MAHAL juga untuk kalangan KAKI LIMA kayak keluargaku.

Tapi yang terpenting,
Ia bisa mendapatkan salah satu Karunia TUHAN, mendengar.

soewoeng on 29 Agustus 2009 16:52 mengatakan...

TEBEL BANGET YAH?

genial on 29 Agustus 2009 19:43 mengatakan...

:f:

genial on 29 Agustus 2009 19:44 mengatakan...

berat pastinya jd orang tua gwen :f:

genial on 29 Agustus 2009 19:44 mengatakan...

:h:

Feby Indirani on 30 Agustus 2009 03:44 mengatakan...

Hai Ayu, thank you so much for the review ya :)

kakve-santi on 30 Agustus 2009 07:33 mengatakan...

pokoknya, saya menikmati.. :)

Puspita on 30 Agustus 2009 09:08 mengatakan...

Makasih mbak, bisa jadi buku rujukan buat perpustakaan sekolahku.

Selamat pagi.

wellsen on 30 Agustus 2009 11:58 mengatakan...

wew..review yang menarik , Itik :y:
jadi pengen beli bukunya..
hehehe

faizz on 30 Agustus 2009 12:19 mengatakan...

habis gajian bulan depan gue beli deh de bukunya, hehehehehehehehe

dwina on 30 Agustus 2009 13:44 mengatakan...

bagus review nya tik
jadi penasaran ama bukunya
sepertinya harus jadi hunter book lagi nih
di tengah kesibukan yang lumayan
selamat yah first readernya

bamz on 30 Agustus 2009 21:04 mengatakan...

Dukung yookk...

Malaysia Maling Asia

Anonim mengatakan...

Bagus ripiunya kak ayu

yanuar catur on 31 Agustus 2009 01:12 mengatakan...

tambah referensi iki
bentar Tik,aku nabung dulu yak
hehehehe

attayaya on 31 Agustus 2009 03:59 mengatakan...

datang menjelang sahur
pulang minta diantar
hiiii jelangkung dong

Sari Maniez on 31 Agustus 2009 10:02 mengatakan...

Keren yak, bisa jadi first reader...pengennn....
Keajaiban itu ada & terjadi karena hukum sebab-akibat juga kok... *sok tau* :b:

Dating on 31 Agustus 2009 13:02 mengatakan...

Semua itu ada maksud dari yg Maha Kuasa

nyemonk on 31 Agustus 2009 16:26 mengatakan...

hahahha bagus niii :y:

Remba on 31 Agustus 2009 18:32 mengatakan...

Aku udah komentar di blog kamu, bales komentar aku ya

………………….._,,-~’’’¯¯¯’’~-,,
………………..,-‘’ ; ; ;_,,---,,_ ; ;’’-,…………………………….._,,,---,,_
……………….,’ ; ; ;,-‘ , , , , , ‘-, ; ;’-,,,,---~~’’’’’’~--,,,_…..,,-~’’ ; ; ; ;__;’-,
……………….| ; ; ;,’ , , , _,,-~’’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ¯’’~’-,,_ ,,-~’’ , , ‘, ;’,
……………….’, ; ; ‘-, ,-~’’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;’’-, , , , , ,’ ; |
…………………’, ; ;,’’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;’-, , ,-‘ ;,-‘
………………….,’-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;’’-‘ ;,,-‘
………………..,’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;__ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘-,’
………………,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;,-‘’¯: : ’’-, ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; _ ; ; ; ; ;’,
……………..,’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;| : : : : : ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ,-‘’¯: ¯’’-, ; ; ;’,
…………….,’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘-,_: : _,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; | : : : : : ; ; ; .|
……………,’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ¯¯ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;’-,,_ : :,-‘ ; ; ;|
…………..,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ,,-~’’ , , , , ,,,-~~-, , , , _ ; ; ;¯; ; ; ; ; ;|
..…………,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;,’ , , , , , , ,( : : : : , , , ,’’-, ; ; ; ; ; ; ; ;|
……….,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;’, , , , , , , , ,’~---~’’ , , , , , ,’ ; ; ; ; ; ; ; ;’,
…….,-‘’ ; _, ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘’~-,,,,--~~’’’¯’’’~-,,_ , ,_,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘,
….,-‘’-~’’,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; | ; ; | . . . . . . ,’; ,’’¯ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ,_ ; ‘-,
……….,’ ; ;,-, ; ;, ; ; ;, ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘, ; ;’, . . . . THAT'S JUST WRONG---‘’’
………,’-~’ ,-‘-~’’ ‘, ,-‘ ‘, ,,- ; ; ; ; ; ; ; ; ‘, ; ; ‘~-,,,-‘’ ; ,’ ; ; ; ; ‘, ;,-‘’ ; ‘, ,-‘,
……….,-‘’ ; ; ; ; ; ‘’ ; ; ;’’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘’-,,_ ; ; ; _,-‘ ; ; ; ; ; ;’-‘’ ; ; ; ‘’ ; ;’-,
……..,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;¯¯’’¯ ; ; ; ; ; ; ; ; , ; ; ; ; ; ; ; ; ;’’-,
……,-‘ ; ; ; ; ; ; ; ,, ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; |, ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ‘-,
…..,’ ; ; ; ; ; ; ; ;,’ ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;|..’-,_ ; ; ; , ; ; ; ; ; ‘,

kre_thek on 1 September 2009 02:39 mengatakan...

Happy Bday Ayu,, gag enak bgt ayu..
Happy bday itik,, hehe

panjang umur ea., moga blog nya makin rame ea., semangat,,

kre_thek on 1 September 2009 02:59 mengatakan...

**ralat**
gag bisa dihapus lagi.,
salah kamar tuh KOmen.,
Mohon maaf wat Mba Itik., hehe.,
aq jd malaw., :h:

kira on 1 September 2009 11:32 mengatakan...

aku juga

Genrio on 1 September 2009 12:42 mengatakan...

Ya ampun.. Komennya byk bgt nih.. :m:

Sastra Minahasa on 1 September 2009 12:47 mengatakan...

Hebat, Mba Itik jadi reviewer :y: :v:

Seorang blogger on 1 September 2009 13:35 mengatakan...

Orang zimbabwe kok balinesse .??

sewa mobil murah on 1 September 2009 16:17 mengatakan...

wah koment yang terakhir neh. :h:

lagi usil on 2 September 2009 02:11 mengatakan...

I can hear youuuuu *gaya sponge bob*

denyarelektrik on 2 September 2009 19:08 mengatakan...

numpang lewat, tik.
mbak baru posting puisi tuh.
mohon dikritisi ya....

Khai on 3 September 2009 04:55 mengatakan...

nice review sis
success for you

Mengembalikan Jati Diri Bangsa on 3 September 2009 06:19 mengatakan...

Wih.. banyak juga ya komentarnya. Tapi memang ulasannya bagus sih. Apalagi didasari oleh cerita novel. Kayaknya perlu baca juga nih mengingat pesan yang terkandung di dalamnya cukup dalam juga

shine ju on 4 September 2009 12:17 mengatakan...

wah.. jadi tertarik ne beli buku na :g:

-3- on 4 September 2009 16:43 mengatakan...

:y: horeee...itik repiu buku nich ... baguss

Haedir on 4 September 2009 19:12 mengatakan...

KERENNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN !!!!!!!!

hehehe wuaaa anag sma juga too,,heheheh

salam BOLOS" hahah

attayaya on 5 September 2009 06:08 mengatakan...

tok...tok....tok....
aloooooo

eni bodi hom????

brinet on 5 September 2009 12:47 mengatakan...

kuereeennnnnnn

soewoeng on 5 September 2009 13:00 mengatakan...

belum ada yang baru?

sibaho way on 5 September 2009 15:21 mengatakan...

review yang keren dari cerita yang keren juga, jadi penasaran....

Wellsen on 5 September 2009 17:09 mengatakan...

review yang menarik sekali..
jadi pengen beli bukunya ^_^

Rachel on 5 September 2009 22:29 mengatakan...

Mampir lagi Tik,
Ada award untukmu .... diambil ya.
Salam

wandhe on 7 September 2009 15:58 mengatakan...

waw!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Joddie on 8 September 2009 12:07 mengatakan...

Yup.. aku percaya Tik, akan selalu keajaiban.. banyak sekali hal yg kadang tidak bisa dicerna ama akal.. bukankah hidup itu sendiri juga sebuah keajaiban??

isti on 8 September 2009 23:03 mengatakan...

Sangat inspiratif..jadi pengen baca..

denyarelektrik on 9 September 2009 18:49 mengatakan...

Tik, kamu gak sakit ato kenapa2 kan dik?
mana postingan barunya?
kangen sama tulisan kamu?

Cerita menarik | yoyok on 13 September 2009 21:55 mengatakan...

ehmm..
akhirnya pertamaX juga :u:
hihihihi

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang on 20 September 2009 21:10 mengatakan...

minta dukungan kontes dung

kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang on 8 Oktober 2009 17:37 mengatakan...

Bagus reviewnya

Puspita on 12 Oktober 2009 13:40 mengatakan...

Hore, saya sudah dapatkan bukunya. Diskon 50%. Sayang belum selesai membacanya.

kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang on 22 Oktober 2009 09:15 mengatakan...

mantap banget tulisannya, sip deh sukses selalu

Nyubi Information on 3 November 2009 11:04 mengatakan...

Sinopsis yang menarik :y:

Riesta Emy Susanti on 28 Desember 2009 15:38 mengatakan...

bukunya keren,,,
aku juga udah baca...
nangis2 aku...
tapi san-san adalah wanita yang tegar...

Festival Museum Nusantara on 5 Februari 2010 10:55 mengatakan...

Gwen the queen

negeriads.com solusi berpromosi on 15 April 2010 11:19 mengatakan...

mampir tik :v:

negeriads.com solusi berpromosi on 18 April 2010 11:21 mengatakan...

mampir di minggu pagi

putrahosting.com dapur hosting hemat on 14 Mei 2010 10:51 mengatakan...

mampir cah ayu :z:

putrahosting.com dapur hosting hemat on 20 Mei 2010 12:12 mengatakan...

siang Yu :v:

hosting murah indonesia indositehost.com on 20 Mei 2010 12:13 mengatakan...

ijin nyepam Yu :y:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r: :s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z:

Poskan Komentar


Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.

 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon