Selasa, 15 Desember 2009

Koin-Koin Itu




Gambar di atas adalah alat penyortir koin yang berfungsi untuk membantu menghitung jumlah koin berdasarkan nilai nominalnya.


Barangkali saat ini alat inilah yang paling diperlukan untuk membantu menyelesaikan masalah penghitungan koin keadilan untuk Ibu Prita Mulyasari yang konon jumlahnya telah mencapai lebih dari 1 ton atau nilai nominalnya di atas 500 juta rupiah. Jumlah yang lebih dari cukup 2 kali lipat untuk membantu menyelesaikan tuntutan perdata kasus Ibu Prita dengan Rumah Sakit Internasional Omni sebesar 204 juta.

Terlepas dari pro dan kontra tentang pengumpulan koin keadilan untuk Ibu Prita Mulyasari, beberapa hal yang dapat kita petik hikmah dari kejadian ini:

1. Sesuatu nominal yang besar yang semula terpikir tak akan bisa dikumpulkan ternyata mampu mencapai jumlah jutaan dalam waktu singkat, dan yang membantu menyelesaikan adalah koin, uang yang nilai nominalnya kecil yang kita sendiri sering meremehkan keberadaannya, mengingatkan kita bahwa, kita tak boleh meremehkan hal-hal kecil, karena kita bisa menjadi besar karena ada hal-hal kecil yang tidak kita sadari turut mensupport kita.

2. Segala masalah apabila diselesaikan secara bersama-sama akan lebih mudah menyelesaikannya.

3. Bila masalah ini sejak awal diselesaikan dengan kekeluargaan tentu tak akan menyebabkan dampak yang meluas yang akhirnya justru banyak pihak yang merasa dirugikan.



***********



Kasus Ibu Prita Mulyasari mungkin sudah menemukan titik terang penyelesaiannya. Namun ada lagi salah seorang Rakyat Indonesia yang saat ini menghadapi tuntutan yang sangat berat.



PK : Nah gitu Senyum!! Lagi dipoto tuh! Kalo gak senyum gua kepret, nyaho lu!!
M : Senyum pala lu peang !! Ini meringis kesakitan tau!! Kemarin lu abis maenan silet..
PK : Lu rabun apa? gua ga peang, gua cuma botak..huh!!



Nah, bagi anda penggemar artis dan model cantik Manohara Odelia Pinot, diharapkan bersiap-siap untuk membantunya, karena saat ini Manohara sedang menghadapi tuntutan membayar denda sebesar 1,1 juta ringgit atau 3,1 Milyar rupiah kepada Kerajaan Kelantan.

Bila tuntutan ini tak dipenuhi maka Manohara akan dipanggil kembali ke Malaysia untuk kembali menjadi istri
Pangeran Kelantan dan siap-siap untuk disilet-silet lagi.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membantu Manohara adalah mungkin dengan aksi yang sama dilakukan untuk Ibu Prita yaitu :MENGUMPULKAN KOIN untuk dikirim ke Kerajaan Kelantan Malaysia.

Bila koin untuk ibu Prita mencapai tumpukan dan harus menggunakan truk untuk mengangkutnya, maka koin untuk Manohara yang jumlahnya mencapai 3,1 milyar rupiah akan mencapai gunungan dan diperlukan beberapa pesawat khusus yang berbadan besar untuk mengangkutnya.

Setelah itu, silahkan hitung deh koin-koin itu sampe keriting!! Mungkin setelah menghitung koin bukan hanya Pangeran Kelantan saja yang botak, tapi seluruh anggota kerajaanpun akan jadi botak akibat terkena Syndrom "Koinitis" akibat menghitung koin-koin itu.

Jadi sodara-sodara mari kita kumpulkan koin untuk Manohara!! Kalo tidak, anda tidak akan melihatnya lagi menjadi bintang tamu dalam aksi demo-demo di jalan raya!!! *Lho kok sepi tanggapan ya?*

Kalo Koin untuk Ibu Prita Mulyasari dinamakan : KOIN KEADILAN, untuk Manohara enaknya dinamakan Koin apa ya?




Gambar alat penghitung koin diambil di sini


Update : 16 Desember 2009 :
Ralat thanks to Respandy.
Tuntutan kerajaan Kelantan terhadap Manohara sebesar 1.1 juta ringgit atau hanya Rp. 3,1 milyar rupiah saja, bukan 500 milyar rupiah.
Mohon maaf atas kekeliruan info ini.





.:: Postingan Ngaco Lainnya ::.



72 comments:

Itik Bali on 15 Desember 2009 22:00 mengatakan...

:v: horeeee...

Rumah Ide dan Cerita on 15 Desember 2009 22:17 mengatakan...

Rusak gak tuh mesin penghitung ngadepin koin 500 m? hehe...
Setelah saya perhatikan, kepala si lelaki gak botak kok, cuma sedikit mengkilat ting..ting..hehe
Soal silet menyilet saya jadi inget film tentang pembrontakan PKI ( G30sPKI )

Hijau Lumut on 16 Desember 2009 00:53 mengatakan...

*Gleg* mau brapa gunung tuh koin biar bisa 500 Milyar, hahahahaa... aya-aya wae...
:e:

Ivan Kavalera on 16 Desember 2009 01:13 mengatakan...

:p: Luar biasa. Ini adalah pelajaran berharga buat kita rakyat Indonesia. Solidaritas dan persatuan berlandaskan rasa senasib dan sepenanggungan adalah pemecah kebuntuan.

kedai kopi on 16 Desember 2009 01:14 mengatakan...

tapi kayaknya kalo manohara, kayaknya aku gak ikut deh..

Aditya's Blogsphere on 16 Desember 2009 01:18 mengatakan...

praktis juga ya...eh tik...maap...komen km emang ga masuk.....klo pun masuk pasti tak allow untuk publikasi dong.....kamu kan manisku (HEHEHEHEHEHE)ojo marah..... :b:

Astaga.com Lifestyle on 16 Desember 2009 03:30 mengatakan...

Untuk mano apa yah bagus nya? hmmmm... apa donk... hahaha.. lucu2 klo itik posting deh, kereenn menghibur banget tik.. hihihi..

RanggaGoBloG on 16 Desember 2009 03:54 mengatakan...

wah tttiiiiiik... saya mau dong alatnyah... dimana tuh kira kira belinyah...????

Itik Bali on 16 Desember 2009 05:31 mengatakan...

:p:

-Gek- on 16 Desember 2009 05:45 mengatakan...

:u:
Itikkk, ayo kita beli penghitung koin itu..
kan sisanya banyak tuh,
sapa tau ridho mo dibagiin ke kita.. :b:

Ajarin ulang dounk, buat emoticon, geg.. cah ayu, neng geulis.. :f:

Penjelasanmu yg di blog satunya, tak kumengerti.. :r:

Edo Belva on 16 Desember 2009 06:17 mengatakan...

wah, kasihan tuh pangeran dong..

lalu muncul pertanyaan :
"Apakah jumlah koin di Indoneisa kalau dijumlahkan bisa mencapai nominal 500 miliyar??"

Kalo bisa dan terkumpul, keren tuh, mungin bisa masuk guiness book of record..

Clara on 16 Desember 2009 06:50 mengatakan...

lah emang ada tah koin buat mano?
nggak ikutan ahh~

Gusti on 16 Desember 2009 06:55 mengatakan...

wuih bisa kayak paman gober tuch klo koinnya 500M, bisa berenang2 dalam koin hihihi....

TamaGO on 16 Desember 2009 10:15 mengatakan...

bayaran sinetron manohara aja buat bayar dendanya

tuh koin klo dilemparin ke direktur Omni buat bayar tuntutan perdata (ambil juga kembaliannya klo mau tuntutan pidana) bisa jadi headline "Direktur Omni mati tertimbun koin" nggak ya

jhoni on 16 Desember 2009 10:20 mengatakan...

wkwkwkwkwkw..................kalo manohara kali koin jerat perkawinan ya qiqqiqiqi

gek nanti main kewarung ya si chi udh kesana lho!!!!!

yasuyassyash on 16 Desember 2009 10:23 mengatakan...

ga yakin deh kalo manohara bakal dibantuin ngumpulin koin.. ngumpulin silet gimana?
ihihi

REYGHA's mum on 16 Desember 2009 10:29 mengatakan...

Bwahahaha..."Direktur Omni mati tertimbun koin" ...Kalo Manohara ga ikutan ah...koinnya biar betah dicelenganku.....

Kabasaran Soultan on 16 Desember 2009 10:30 mengatakan...

Itiiikkkkkkkkkkk .....
Gua ampe ketawa guling2 nech...
wakakakakakaka ...
Pokoknya itik selalu renyah deh.
Mantap surantap
super kreatif
tetap menohok....

itiikkkkkkkkkk ....
kik-kik-kik

tabik.

anindyarahadi on 16 Desember 2009 10:37 mengatakan...

manohara yang nitip tulisan ini ke kamu buat paid review ya dek? hahahahahhaha :c: nyoba emote.. bisa ngga ya?



eh ayok kalo mau belajar sotosop... apanya yang pengen diajarin ;)?

anna fardiana on 16 Desember 2009 11:37 mengatakan...

hahahaha...ogah ah ngumpulin koin buat manohara..mending buat jajan ponakan aku ajah...hehehe :b:

Lina on 16 Desember 2009 12:21 mengatakan...

500 M bisa didiskon nggak ? 250% dah...

aaslamdunk on 16 Desember 2009 12:21 mengatakan...

nihhh gw kasihhhh :c:
lholhiii kok gak bisa komeng? :s:

lilliperry on 16 Desember 2009 12:41 mengatakan...

dukung ayu itik sebagai miss universe 2010 dan menggantikan manohara untuk dipersunting pangeran zimbabwe... :))

untuk manohara.. mari kita ngumpulin silet aja.. :D

Ellious Grinsant on 16 Desember 2009 13:14 mengatakan...

Ih ogah ya ane ngasih kooin untuk Manohara Sinosuke itu, wuakakakak....

Kang Deni on 16 Desember 2009 13:36 mengatakan...

Koin peduli mano...kali hehehe

Nyubi on 16 Desember 2009 14:00 mengatakan...

mampir :)

lovepassword on 16 Desember 2009 14:35 mengatakan...

Berpikir besar dan menghargai hal2 kecil, mantap surantap tik

Noor's blog (inside of me) on 16 Desember 2009 15:31 mengatakan...

Kalo koin untuk Manohara kayaknya ragu2 deh, soalnya kita malah kasihan sama pangeran Kelantan..liahat aja kepalanya sampai botak gitu mikirin manohara...he..he

bre on 16 Desember 2009 15:59 mengatakan...

gilaa gw ogah banget bantu koin buat manohara, masak Artess disumbaang,.... :w:

mc on 16 Desember 2009 16:04 mengatakan...

soalnya kasusnya mano uda terlanjur kena image jelek sejak ia safari infotainment, jd ga jelas dah sapa yg benar atau salah.klo kasus bu prita kan uda jelas jelas amet itu keterlibatan beking dan markus

Aniz Azhar Roy on 16 Desember 2009 16:07 mengatakan...

gak ada cara lain apa ya???///
masak 500M buat ngasih makan kerajaan kelantan.......

Kika on 16 Desember 2009 16:13 mengatakan...

Sebagai sesama orang Indonesia, aku akan turut menyumbang bila memang ada gerakan itu. Namun bila melihat sekilas apa yang terjadi, salahkanlah orang tua Manohara yang mengijinkan anaknya kawin muda. Ah tahu deh gelap hehehe

Aulawi Ahmad on 16 Desember 2009 16:32 mengatakan...

koin kesetiaan, cocok buat manohara he2 tapi utk sekelas mano gak perlu deh dibantu duit, soalnya kemaren habis laris manis jadi bintang sinetron n iklan so duitna banyak :)

suwung on 16 Desember 2009 16:45 mengatakan...

manohara? siapay ya?

Witho on 16 Desember 2009 16:49 mengatakan...

Urusan Manohara makin hari makin bikin pusing. :h: Tapi baguslah kalau koin terkumpul sampe bergunung-gunung. Dibawa dengan pesawat lalu langsung ditimbun di istana Kerajaan Kelantan. Biar jadi seperti gudang uang Paman Gober :w:

Review on 16 Desember 2009 16:50 mengatakan...

Wekz, masih blum selesai juga ni urusan mahonara?

brinet on 16 Desember 2009 16:55 mengatakan...

buat manohara? wah kok "gimana" gitu ya kalo buat mano

Shoes on 16 Desember 2009 16:55 mengatakan...

buset pake bayar 500 miliar. seperti membeli kebebasan untuk budak di jaman dulu.

Blogsearch on 16 Desember 2009 16:59 mengatakan...

si Mano kan kaya sekarang. Kayaknya dia mampu bayar sendiri.

Soccer on 16 Desember 2009 16:59 mengatakan...

:s: Ayooo... kumpul koin.... lalu kasi buat saya wkwkwkwk :w:

attayaya on 16 Desember 2009 17:00 mengatakan...

namanya :
KOIN SILET

:w:
:w:

Fanda on 16 Desember 2009 17:10 mengatakan...

Si Manohara ga perlu koin kita lagi. Dia kan selebriti sekarang. Solusinya adalah: giat2lah ikut audisi film, sinetron, bintang iklan, model dsb. Kalo perlu ikut Indonesian Idol deh.

7 taman langit on 16 Desember 2009 17:18 mengatakan...

salam sejahtera
terima kasih telah berkunjung ke rumahku
tulisan anda bagus dan menambah ilmu saya
saya tunggu tulisan berikutnya
salam sejahtera

Erik on 16 Desember 2009 17:54 mengatakan...

Wow gimana menghitungnya ya uang sebanyak itu. Apa gak rusak mesinnya? Bener Tik, ada hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini.

Yolizz on 16 Desember 2009 19:58 mengatakan...

hahaha.. kerajaan kelantan macem2 aja,, nyebelin iiihh...

Munir Ardi on 16 Desember 2009 20:08 mengatakan...

500 milliard bukan koin tuh yang disumbang mungkin tanah yang harus disumbang supaya cukup

renspandy on 16 Desember 2009 20:33 mengatakan...

serius 500 M?? bukannya 3 M aja?

Cloud on 16 Desember 2009 22:36 mengatakan...

klo kasih koin juga sih kayak gimanaaa gitu.. kasih yang lain aja.. misalnya satu orang satu helai rambut.. tuh kesian kan botak dia.. :D

Aditya's Blogsphere on 16 Desember 2009 23:37 mengatakan...

oiyyy....kunyuk......cantik kok lum update sihhhhhhhhhhhhhhh

Aditya's Blogsphere on 16 Desember 2009 23:37 mengatakan...

xixixixix...ndak-ndak....km bukan ku***** kok hehe...pisssssssss :w:

Itik Bali on 16 Desember 2009 23:59 mengatakan...

@ thanks resphandy
@ mas Adit : ini juga baru sehari artikelnya..

ranny on 17 Desember 2009 00:13 mengatakan...

hahauhuahuhau bisa2 ajaa
mbuh ah wat mano..ga keren dah :P wong dia banyak duid juga

koin silet??boljug dah hihih

Willyo Alsyah P. Isman on 17 Desember 2009 02:12 mengatakan...

klo prita sih aku mau kumpulin koin tapi klo manohara nggak deh...soalnya gaya hidupnya malah melebihi orang kebanyakan...
"btw...alat penghitung koin nya bagus juga tuh, sapa ya yang nyiptain"

gerrilya on 17 Desember 2009 02:27 mengatakan...

hahaha...koin buat manohara. paling ama manohara dipake buat ngerokin pangeran kelantan ampe tipis kulitnya :w:

harry seenthing on 17 Desember 2009 05:29 mengatakan...

wakh kalo akusih, mendingan bantuin prita ketimbang liat manohara

BlaGaBloGer on 17 Desember 2009 14:32 mengatakan...

Eh Rs. Omni jadi dapetin receh 204 jutanya gak c???
gak ngikutin berita...

James on 17 Desember 2009 15:03 mengatakan...

berkunjung

Nyubi on 17 Desember 2009 15:03 mengatakan...

:y:

anak nelayan on 17 Desember 2009 21:04 mengatakan...

wakakakaka :W: 500m bisa pakek berenang tuh koin

Seti@wan Dirgant@Ra on 17 Desember 2009 21:43 mengatakan...

Ibu Prita Saya peduli Cak Ayu...
Tapi Si Mano.... kayaknya tidak deh...

Desi Eria R. on 18 Desember 2009 00:39 mengatakan...

Weleh, koin apa ya?
Koin aniaya, halah.
Aku setuju sam attayaya: koin silet hehe.

Kalo aku mah kurang yakin tik, koin buat manohara bakal banyak yg bantu.
Gara2 kan dia kontroversial kasusnya, pernah denger kan yg katanya di +ibunya penipu?
Ga tau deh mana yg bener.
Tapi aku mah setuju sm dia yg nyuekin aja, kan hukum malaysia ga berlaku di indonesia hihi

Zahra Lathifa on 18 Desember 2009 07:23 mengatakan...

wuhuuu...ayu, kamu emang cerdas banget,lucu, polos..hohhoo...
manohara ga kayak bu prita sich...ada semacam arogansi disana, jadi aja ga pada simpati dech ma dia..hehe

kak_ega_punya cerita on 18 Desember 2009 13:29 mengatakan...

hihi kalo mano saya malah dia justru bangga dengan masalahnya... makanya pada ga simpati lagi.. dulu2 sih iya kasian...

Bang Ais on 18 Desember 2009 17:04 mengatakan...

wkwkwkkwk............


kangen itik gw...

Joddie on 18 Desember 2009 17:06 mengatakan...

weew... saya suka dengan hikmahnyaa.... *terkagum-kagum*

:y:

DIKONTRAKAN RUMAH on 22 Desember 2009 15:23 mengatakan...

Koin buat mano apa ya namanya??
koin Manopoli gmn? maksa ya? :e:

Festival Museum Nusantara on 25 Desember 2009 14:44 mengatakan...

Itik!! kalo diliat raja jelantan gimana ni???

Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo on 10 Januari 2010 20:17 mengatakan...

kasus prita barti udah clear ya ? nah kalo manohara mah ane kagak ikut2an tuh. ikut plototin potonya aja. cantik surrr

call center on 16 Januari 2010 02:26 mengatakan...

Its really a nice thing happening in outer india which we can't imagine in India, but as we know that we are still following outer technology, so may be in future we protect our houses from stray rockets.

dog toy on 20 Maret 2010 02:25 mengatakan...

Thanks for sharing your knowledge with us. Keep it up.

prom shoes on 1 April 2010 15:48 mengatakan...

Thanks, great site.. your is one of very few blogs worth taking the time to read..

filmtec on 10 Mei 2010 17:18 mengatakan...

500 milliard bukan koin tuh yang disumbang mungkin tanah yang harus disumbang supaya cukup

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r: :s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z:

Poskan Komentar


Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.

 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon