Rabu, 29 April 2009

Akhir Pertarungan Itik vs Ayam


Ayam tetangga sebelah itu bernama Jenifer.

Bulunya hitam legam, mengkilat, dan lebat, paruh dan kakinya berwarna kuning.
Cakep sih, bahkan paruhnya yang berwarna kuning itu, menurut pemiliknya identik dengan bibir Angelina Jolie yang seksi dan menggoda.

Lagian Jenifer cukup populer di kalangan ayam jago di kompleks, tiap hari ada aja ayam jago yang ngantre buat giliran kencan sama dia.

Tiap hari Jenifer kegenitan, kerjaannya petak petok ribut minta ampun ngeperin ayam-ayam jantan, mentang-mentang ngerasa seksi, ngerasa kecakepan..huh!!!

Apalagi kalo lagi birahi, tambah keras suaranya memanggil dengan suara menggoda ke ayam-ayam jago, sambil geal-geol goyang ala Julia Perez mengibaskan ekornya, membuat para ayam yang sedari tadi ngiler jadi tambah ngiler buat ngejar-ngejar .

Saya cemburu?? Ihhh nggak banget deh!!…nggak level gitu loh!!

Walaupun gak banyak itik jantan yang dateng ke tempat saya, tapi buat iri sama Jenifer……….jauhhh!! dia bukan kelas saya *mirip ekspresi Chaterine Wilson*

Yang paling ngeselin, setiap siang, setelah ribut petak petok mengganggu tidur siang saya trus melakukan ritual proses reproduksi dilanjutkan dengan buang hajat sembarangan. Yang menjadi masalah lagi, teras rumah saya yang selalu dijadikan ajang buang eeknya dengan tidak ayamsiawi.

Setiap kali di sapu dan dipel pagi hari, siang pasti sudah ada eek Jenifer bertebaran diteras rumah.

Kejadian ini tak boleh dibiarkan berlama-lama, harus ada tindakan tegas.

Biar gak seenaknya.

Aksi balas dendampun disusun. Sebagai seorang anggota Charlie’s Ganjels saya harus smart dalam bertindak..sekali lagi smart sodara-sodara bukan smash *lho??*

Dalam otak Ganjel’s I saya sudah tersusun begitu banyak rencana :

1. Plan A :
Membuat surat peringatan untuk Jenifer yang ditempel di gerbang pintu Rumah, agar dia tidak buang hajat sembarangan apalagi diteras rumah saya. Tapi kemudian saya sadar kalo Jennifer gak bisa baca, maklum ia gak pernah makan bangku sekolahan, yang dia makan hanya bekatul dan gabah saja.

Plan A terpaksa batal.

2. Plan B :
Melayangkan somasi kepada pemilik Jenifer, agar membuatkan WC khusus untuknya. Namun terjadi halangan yang tidak diperhitungkan dalam menjalankan Plan B ini, saat saya mengetik surat SOMASI, keybord computer saya lagi errrrorrr (tuh kan rrrrnya banyak??) sehingga yang saya ketik keliru surat SIOMAY SI, akibatnya malah saya diantar siomay sepiring.

Plan B pun gagal…

3. Plan C :
Menyiapkan Golok, merebus air buat nyabutin bulu jenifer dan membuat ayam panggang bumbu rujak resep dari mbok Belek. Untuk menghilang jejak, bulu dan cakarnya dikubur di belakang rumah, sementara untuk menghilangkan kecurigaan dari pemiliknya dari raibnya ayam kebanggaan secara misterius, ayam yang sudah panggang itu sebagian diantar sebagai balas jasa atas hantaran siomay sebelumnya.

Tapi kemudian lagi-lagi saya sadar bahwa itu tindakan kriminal yang sangat licik dan kejam.

Saya adalah Itik Bali , Bukan Rian si Tukang jagal dari Jombang.

Saya bukan pembunuh berdarah dingin, tapi saya seorang Blogger.

Plan C terpaksa di urungkan.

4. Plan D :
Rencana balas dendam yang sangat sempurna dan strategic, dengan tingkat kematangan yang pas. Ember air bekas air pel eek Jenifer gak saya buang tapi dicampur air bekas cucian piring, minyak angin, kecap, saos cabe, jelantah minyak goreng dan racun serangga...

Begitu mendengar suara petak-petok Jenifer di luar rumah saya mulai mengendap-endap dan menunggu saat yang tepat untuk menjalankan aksi balas dendam.
Sebelum memasuki pekarangan rumah…

Byurrrrr.... Ramuan air yahud itu mengagetkannya

Jenifer rupanya shock berat !!! Ayam sok genit itu suaranya langsung mengkeret lari pontang-panting menyelamatkan diri dari tindakan brutal yang bakalan terjadi selanjutnya.

Dan saya masuk ke rumah dengan senyum kemenangan yang lebar…………………



Lanjut Baca - Akhir Pertarungan Itik vs Ayam

Senin, 27 April 2009

My Friends

Lanjut Baca - My Friends

Minggu, 26 April 2009

Stop Using Word Autism In Daily Jokes



Kata-kata pada judul postingan di atas saya kutip dari sebuah banner yang dipasang pada blog seorang penulis ternama yang saya kagumi, mungkin juga beberapa tulisan saya sedikit banyak terpengaruh dengan gayanya karena saking seringnya saya baca buku-bukunya dan baca blognya.

Saya sering blog walking di beberapa blog dan melihat banyak blog yang sering menggunakan kata autism sebagai suatu kata yang mewakili tingkah kebodohan yang pernah dilakukan.

Autism sendiri sebenernya mempunyai arti gangguan perkembangan yang kompleks, yang disebabkan oleh adanya kerusakan pada otak, sehingga mengakibatkan gangguan pada perkembangan komunikasi, perilaku, kemampuan sosialisasi, sensoris dan belajar.

Anak yang menderita autism biasanya menyendiri dan tidak berinisiatif untuk melakukan kontak dengan orang lain maupun teman sebaya.

Saya sendiri pernah melihat anak yang menderita autisma dan bagaimana kesulitan orang tuanya menangani anaknya.

Plis deh, jangan dikira saya pinter *ge er, siapa juga yang bilang pinter*, saya tahu ini juga lewat google.

Emang sih dalam kehidupan sehari-hari kita banyak melakukan kebodohan yang patut ditertawakan sendiri. Menuliskannya kembali, berharap agar orang lain mungkin tidak mengalami atau berharap tidak mengulangi kebodohan yang sama.

Kadang autism dipakai judul postingan bahkan judul blog kaya, kisah-kisah autis gw, atau blognya anak autis atau tingkah autis gw.

Lha kalo misalnya kata autis digunakan untuk mendefinisikan kebodohan, gimana ya kalo kata lupa diganti dengan kata Alzheimer, trus kata lupa diri diganti dengan skizofrenia.

Jadi kalo mau bilang saya lupa sesuatu yang menyebabkan saya lupa diri menjadi saya Alzheimer sesuatu yang menyebabkan saya skizofrenia.

He..he gak nyambung ya..

Sebenernya sih bukan itu intinya, cuma emang agak prihatin juga sih kalo kata-kata autism dipakai dalam mendefinisikan sesuatu yang sebenernya arti harfiahnya membuat kita miris.

Padahal yang menderita penyakit itu dan keluarganya sangat ingin sembuh lho.




Lanjut Baca - Stop Using Word Autism In Daily Jokes

Jumat, 24 April 2009

Pemilihan Ketua Pasar


Nama sebenernya adalah Saijan, namun semenjak memutuskan untuk merantau ke ibukota dan meniti karier sebagai Preman professional di Pasar Pondok Bulu Kuduk, maka ia merubah penampilan dan gayanya.

Ia sempat mengalami krisis kepercayaan diri dengan namanya, sebagai preman nama itu terdengar kurang sangar, maka ia pun membuat sebuah akronim namanya menjadi SN. Tak hanya itu, untuk menambah kegarangannya iapun menambahkan beberapa tatto ular di lengan kanan dan kirinya serta tattoo bergambar mesin jahit di belakang punggungnya.

Entah maksudnya apa, mungkin sebagai perlambang bahwa setelah ia pensiun maka ia akan beralih profesi dari preman menjadi penjahit.


Untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan ibukota, ia mulai merubah logat jawanya yang kental menjadi logat betawi, menyebut kamu menjadi lu dan menyebut dirinya sendiri dari aku menjadi aye, yang nantinya akan menjadi ikon remaja masa kini di kala sedang dugem :

Ayeee….ayeeee….ajep ajep…ayeeee.!!


Dalam menghadapi pemilihan Ketua Pasar, SN butuh seorang pendamping yang hebat, yang memenuhi kriteria :

1.Pintar dalam menyampaikan pesan, setidaknya otaknya tidak terpartisi oleh berbagai pesan yang harus ia sampaikan kepada anak buahnya yang lain, misalnya :

Pesan : Tolong Foto kopi 2 lembar KTP saya ke Toko Encim Lely
Menjadi : Tolong bawa kopi ke toko dan foto encim Lely 2 lembar

Atau

Pesan : Belikan nasi Padang lauknya rendang, jangan lupa sambel ijonya yang banyak
Menjadi : jangan makan nasi ditengah Padang yang warnanya ijo, soalnya bakalan gak dapet rendang apalagi sambel.

2. Mempunyai Dedi Kasi terhadap SN, yang dimaksud dedikasi adalah : Dedi = ya Dedi, Kasi = memberi, Jadi artnya Dedi Kasi = rajin memberi makan Dedi (note : Dedi adalah nama kucing SN)

3. Cerdas cermat, Cepat Tepat, Insert Pagi, Kroscek, Cinta Fitri, Ceriwis, Termehek-mehek *lho kok jadi acara TV sehhh??*

Maka kemudian SN mengadakan audisi pendamping, yang mendaftar bejibun sampe ngantre 3 km panjangnya.

okey..dimulai dari audisi peserta pertama..

Seorang pemuda dengan celana ketat mirip dandanan anggota band the changcuters, rambut klimis belah pinggir.

“ Bang, ini dimana audisi penyanyi dangdut??”
“ Yeeeee salah!!! Sana..sana lanjut..peserta kedua “

Seorang pemuda lagi, datang dengan bertelanjang dada bergaya seperti Ade Rai memperlihatkan otot-ototnya yang lebih mirip kerangka yang menjadi alat peraga pelajaran biologi tentang struktur tulang rusuk manusia.

“Sono, lu pantesan jadi tukang bersih-bersih wc aja!!”

" Gak dicoba dulu nih bang, tenaga gw okey lho"

"Pergiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii...."

Hingga sore hari, tak ada satupun peserta yang memenuhi kriterianya, padahal pemilihan ketua sudah diambang pintu. Namun di tengah kegelisahannya, tiba-tiba datanglah seorang pemuda kecil mungil, imut, berkaca mata dan satu ciri khasnya ia selalu mengucapkan huruf S menjadi Z

“ Dizini mazih ada audizi ya bang?”

“ Iya, lu bisanya apa??”

“ Banyak zekali bang, mulai dari cuci piring sampai memazak zaya pun biza “

“ Aye gak mau buka warung, aye mau cari tenaga preman..”

“ Zaya juga biza jadi preman bang..tenang aja, zaya berani pukul 12 orang zekaliguz”

Wah kayanya okey juga nih, pikir SN senyum-senyum sendiri.

“ Okey, nama lu siapa??”

“ Ngatemin…..”

“ Lah, kurang keren, ganti-ganti..lu ganti aja pake nama siapa gitu”

“ Azril aja gimana bang??”

“ Azril siapa??"

“ Azril Peterpan ”

“ Halah…Roy Marten narkoba lagi”

“ Apa itu bang??”

“ Cape Deh!!!!”

“ Udah ganti aja nama lu jadi Bendot, biar agak zangar, lho kok aye ikutan lu sih!!”

Semenjak itu SN dan Bendot menjadi 2 sejoli eh 2 partner yang solid, kemana ada SN disitu ada Bendot, sungguh suatu kerjasama yang luar biasa…

Pesaing SN dalam merebut Kursi Ketua Pasar sangatlah berat, dia seorang perempuan dengan tubuh aduhai berparas lumayan cantik, yang mempunyai profesi ganda kalo siang sebagai pedagang daging kambing, kalo malem sebagai penyanyi dangdut di sebuah café dekat pasar juga.

Nama sebenernya adalah Cemplon, tetapi seperti halnya perantau ibukota lainnya maka merubah namanya menjadi lebih ngartis menjadi Mariance, mengikuti obsesinya menjadi penyanyi dangdut sekelas Julia Perez.

Mariance dan SN sering terlibat dalam perdebatan sengit, terutama yang menyangkut eksistensi siapa yang pantas menduduki Ketua Pasar.

Masing-masing merasa dirinya yang lebih baik, punya kelebihan dan paling disukai oleh penghuni pasar .

SN : Mar, lu lebih baek ngalah aja…udah jelas lu kalah dalam poling pendapat kemarin masih nekat aja!!

Mariance : Enak aja, itu kan baru polling pendapat, belum resmi, kita lihat aja nanti pas pemilihan langsung…siapa yang bakalan menang !!!

SN : Gini aja Mar, biar sama-sama enak, gimana kalo kita membentuk Koalisi..

Mariance : Hahhh..yang bener aja..lu kate ape??? Bikin Kuali???

SN : Koalisi Mar, koalisi…bukan kuali, itu lho sejenis kerja sama, Aye jadi Ketua Pasar, lu jadi wakilnya. Adilkan??

Mariance : Adil pala lu pitak!! Mana bisa gw jadi wakil lu, kita ini bersebrangan politik, seperti air dan api, seperti air dan minyak goreng, seperti Rhoma Irama dan Inul Daratista.

SN : ya udah kalo lu gak mau, lu jadi asisten aye aja, gimana??

Mariance : Lu melarat banget sih, ampe musti pinjem pulpen ke gw..

SN : Lu lagi kena virus dong dong apa lagi kesantet setan budek sih Mar??
Maksud Aye asisten…

Mariance : Emang situ oke??? Ngajak-ngajak gw jadi asisten?? Nih gw sambit golok baru tahu rasa!!

Seperti biasa Mariance, mulai emosi jiwa, sambil mengacung-ngacungkan golok yang biasa dipakai untuk memotong-motong paha kambing dagangannya ia mulai ngomel tak keruan.

Bukan SN namanya kalo gak bisa mengatasi keadaan. Walaupun nyalinya sempet keder juga ngelihat Mariance mengacung-acungkan golok, ia mencoba bersikap tenang sambil berpikir, apa yang akan dilakukannya untuk menakhlukkan kekerasan hati Mariance.

SN gak kekurangan akal, sebagai pria yang berjiwa preman namun bertingkah flamboyant ia mulai mengeluarkan jurus rayuan mautnya untuk Mariance.

SN : Mar, aye sebenernya memperhatikan lu dari sejak kita bertemu, dan hati aye berasa gemana gitu? Menurut aye lu itu perempuan yang pinter dan manis, dan aye rasa, aye mulai tertarik sama lu

Kemarahan Mariance mulai mereda, gak percaya tapi nyata *kaya lagu jadul aja* kalo SN menaruh perhatian sama dirinya.

Biasanya lelaki yang mendekatinya hanyalah pencopet kelas teri atau cecurut yang kerjanya cuma sembunyi di balik keperkasaannya sebagai perempuan.

SN : Lu mau jadi bini aye??

Mariance : Tapi abang kan sudah punya bini?? Gw gak mau ah jadi bini kedua..

SN : Ahhhh itu sih gampang, kita menikah diam-diam, walaupun lu jadi bini kedua, tapi lu tetep paling special pake telor dah di mata gw, lw nanti yang paling aye sayangin Mar. Percaya deh!! Mau ya??

SN mulai mengeluarkan rayuan gombalnya. Hati Mariancepun mulai luluh..berbunga-bunga cinta sejuta rasanya

Akhirnya SN dan Mariance menikah, dan berdua memimpin Pasar Pondok Bulu Kuduk dengan damai, aman dan sentosa.

Namun, apakah SN dan Mariance akan bahagia selamanya?? Apakah bini pertama SN tidak berontak??? Apakah pasar Pondok Bulu Kuduk akan damai selamanya??

Tunggu di episode selanjutnya

To be continued..

********

Note :


Saya mau bilang terimakasih pada Trimarta yang telah memilih artikel saya yang berjudul Susahnya Menjadi Wanita menjadi 12 Article Blog Inspiration.

Walaupun artikel saya agak gimana gitu bahkan sampe ada komentar yang menyebutkan bahwa itik hanya bisa bertelur tanpa bisa mengerami telurnya, saya gak apa-apa

setidaknya Itik masih mempunyai arti, yaitu selain dagingnya yang enak, lezat dan punya rasa yang unik juga bisa menghasilkan telur dengan kualitas yang lebih bagus daripada bangsa unggas lainnya dimana,kulit telurnya kuat, keras dan tidak mudah pecah atau tidak mudah tertembus bakteri, selain telur itik merupakan telur yang mempunyai kadar protein tinggi.

Hidup Itik Bali!! *menyemangati diri sendiri*



Lanjut Baca - Pemilihan Ketua Pasar

Rabu, 22 April 2009

Jika Itik Belajar Nge-Blog

Well.....

Postingan ini panjang dan lama serta banyak linknya, mungkin akan menimbulkan gejala pusing dan mual-mual. Jadi siap-siap aja tas kresek, siapa tahu ada yang sampe muntah-muntah atau yang agak ngantuk siapin bantal, bisa juga keluar dulu ke warung beli camilan, siapin kacamata baca karena siapa tahu abis baca postingan ini langsung matanya minus 11..


Ini sedikit curhatan, mungkin juga kisah nyata, kalo ditulis oleh Albertine Endah kaya semacam Autobiografi, cuma karena yang nulis bukan Albertine Endah, melainkan Ayu laksmi maka bukan Autobiografi, melainkan Autobiogas dimana kalo baca menimbulkan suka gelaja buang gas dengan sendirinya.

Menjadi seorang Blogger begitu banyak yang bisa dipelajari, baik tentang persahabatan, ketulusan dan kemampuan untuk berlapang dada menerima kritik dan masukan atas tulisan yang diposting.

Sejak kecil saya memang hobby menulis, tentu saja disamping hobby-hobby yang lain, kaya nyolong mangga tetangga, ngupil di kelas, nyanyi di kamar mandi sekeras-kerasnya dan baru berhenti setelah disambit tetangga.

Tulisan saya ada yang dimuat di beberapa media massa, dari puisi di majalah anak-anak (waktu itu saya masih SD) sampai cerpen di majalah lainnya. Tapi banyak juga tulisan saya yang gak dimuat atau di tolak, Hingga 1 tahun yang lalu saya membuat account Friendster, temen saya sudah banyak, mencapai ribuan.

Tapi sayang, karena ada sesuatu lain hal makanya account Friendster saya yang lama saya delete, saya rajin mengisi Bulletin di Friendster dengan tulisan-tulisan saya, tujuannya sih sebenernya cuma satu, yaitu mencari perhatian seseorang yang saya taksir mati-matian. Saya seneng kalo dia kasih komentar tulisan saya, kaya dapet surat cinta berjuta rasanya.

Tulisan saya gak ada yang serius, tata bahasanyapun amburadul, semua bertipe parodi dan semua idenya berasal dari kisah hidup saya sehari-hari. Sesedih apapun suasana hati saya, saya berusaha menulis dengan gaya yang kocak namun romantis dan menyentuh.

Ternyata, diluar dugaan saya, banyak sekali yang suka dengan tulisan-tulisan saya, banyak yang kasih komentar lewat komentar di FS, email atau message. Beberapa ada yang minta dibuatin cerita, beberapa minta dibuatin puisi, bahkan ada yang minta dibuatkan tugas Bahasa Indonesia karena katanya gak bisa mengarang ( he..he kalo inget saya jadi ngerasa berdosa banget ikutan membantu kebohongan).

Pembaca tulisan saya hanya sebatas teman-teman di Friendster saja, maka saya pengin punya blog. Tujuan utamanya sih masih sama sebenernya yaitu : pengin cari perhatian cowo yang saya taksir mati-matian. Biar saya dibilang pinter, biar saya dibilang keren, biar dia jatuh cinta sama saya.

Tapi untuk selanjutnya bagaimana tata cara ngeblog saya sama sekali gak tahu, cara desain, cara mengundang teman, cara membalas komentar wah…pokoknya bener-bener tahunya cuman posting aja, tulisan saya di blog gak banyak yang baca, karena temen-temen di Friendster rata-rata berFS ria lewat HP, mereka pada nanyain, kok gak posting lagi. Akhirnya Blog itu saya tinggal gitu aja, dan balik lagi posting lewat Bulletin di FS.


Hingga baru sekitar 2 bulan yang lalu saya mulai belajar ngeblog lagi, itu juga awalnya karena tahu-tahu ada komentar tak terduga yang masuk yaitu dari temen baik saya Tyas Keju yang malah sekarang dia gak aktif ngeblog lagi tapi masih aktif komunikasi dengan saya lewat Face Book dan Friendster dan Mas Senoaji, yang rajin kasih komentar walaupun saya gak pernah membalasnya karena saya tidak tahu bagaimana caranya nulis komentar di blognya dia (plis deh, malu-maluin bener dan katrok, bukan cuma gak bisa kasih komentar tapi saya gak tahu caranya mencari blognya mas Senoaji!!!!)

Tapi masa kebodohan dan kegelapan itu tak berlangsung lama, ibarat pepatah, maju terus pantang mundur, belok kiri jalan terus, kekanan kena kena tilang. Akhirnya saya belajar sedikit demi sedikit menjadi bloger. Banyak hal baru yang saya pelajari, yang saya tidak mengerti akhirnya jadi mengerti :

1. Menulis Artikel.

Menulis artikel di Blog berbeda dengan menulis di bulletin Friendster, kalo di Bulletin Friendster yang baca terbatas hanya temen-temen di Friendster yang rata-rata sudah kenal saya, maka menulis di Blog pembacanya lebih luas, siapa saja bisa mengakses dan membacanya tidak terbatas dalam usia maupun kalangan, siapa saja bisa memberi komentar, baik itu yang halus, yang lucu, atau yang menyakitkan sekalipun. Dalam usia saya yang masih belum diakui pemerintah (=baca gak punya KTP) saya seringkali mendapat komentar yang bernada “ Tahu apa lu??”. Saya cuma bisa bilang (dalam hati), yah kalo saya engga tahu mbok dikasih tahu biar tahu. Belum lagi, ada yang bilang kalo tulisan saya engga mutu, terlalu narcis, gak informatif.

2. Award.

Pertama kali saya mendapat award saya seneng sekaligus bingung, saya pasang di sidebar seperti blog-blog lain yang saya lihat. Saya tidak tahu, kalo ternyata setiap mendapat award itu harus di tampilkan di postingan, makanya saya sering heran sendiri, kok banyak banget blog temen-temen yang menampilkan postingan tentang award? bahkan ada blog yang dalam 1 bulan postingannya tentang award dan Pe eR melulu.

Baru setelah membaca postingan Mas Baho kemarin saya jadi tahu, kalo penerima award biasanya membuat postingan tentang award yang diterimanya dan meneruskan kepada yang lain sebagai wujud penghargaannya. Ada perasaan bersalah di hati saya, begitu banyak award yang saya terima dari teman-teman, tapi saya jarang banget membuat postingan tentang award. Bukan karena saya tidak menghargai tapi karena ke begoan dan ketidak tahuan saya. Saya pikir, setiap saya terima award saya juga harus bales award buat pemberinya, lha saya kan gak bisa corel draw atau photoshop…saya gak bisa buat award, gimana cara balesnya??

3. Link Back

Setiap kali ada komentar yang masuk ke blog saya, saya selalu memasukkan link list sebagai My Friends, terlepas dari mereka link back saya atau tidak, saya gak pernah mikirin itu, pokoknya saya link aja. Bahkan dulu setiap komentar di shoutmix saya pasti link back dan saya kunjungi trus kasih komentar, tapi setelah saya baca postingan Mbak Fanny dan Mas Atta bahwa di shoutmix bisa ditembak dari belakang (he..he saya juga masih bingung caranya gimana) saya gak pernah lagi visit ke orang yang baru kenal atau visit hanya lewat shoutmix saja. Lagi-lagi saya baru tahu, pantesan kok banyak di beberapa shoutmix pesennya sama dari orang yang sama pula. Tapi kadang saya juga suka lupa untuk membuat link, maklum keterbatasan dana dan waktu sebagai anak di bawah umur yang lagi doyan ngeblog.


Terus terang saya sangat senang ketika mas Baho meminta saya untuk mengubah idenya dengan menulis kembali cerpennya yang berjudul Kekuatan Do’a menjadi tulisan bergaya Itik Bali, walaupun saya sendiri sebenernya takut dan ragu dengan tulisan saya, maklum, cerpen itu sebenernya sangat religius trus di ubah menjadi tulisan yang bergaya kocak, saya takut ada yang tersinggung dan marah kalo menyangkut masalah agama apalagi jika tahu penulisnya bukan dari agama yang sama, dan inilah kadang-kadang yang menjadi kesulitan saya sebagai kaum minoritas.

Mungkin JoNk, Kang Evan (E-je) dan Bli Putu (LookJ) yang paling sering denger curhatan saya kalo tiba-tiba saya dengan cengengnya mengeluh kalo tulisan saya dikritik, kalo saya lagi sedih karena comment saya gak dibales atau tanya-tanya tentang dunia ngeblog, bahkan sedikit banyak mereka tahu kalo kisah AA dan ENENG adalah kisah hidup saya sendiri, mungkin mereka juga sudah eneg setiap kali saya cerewet banget suka tanya-tanya.

Dan saya juga terimakasih buat yang sudah appreciate pada saya dengan memberikan begitu banyak award, mudah-mudahan suatu saat saya bisa membalasnya.

1. Award dari Mas Baho, Bunga Raya, Mbak Anna Fardiana, Mas Atta, Kang Evan (E-je)

















2. Award dari Mbak Echi dan JoNk





3. Award dari New Soul





5. Award dari Mbak Lies








Dan award ini kuberikan lagi pada temen-temen baikku yang lain : Advintro, Antaresa, Awan Clickerz, Mbak Denyar, IjoPunkJutee, LookJ dan Mas Yanuar

Saya memang bukan Bloger yang pinter, tapi saya akan belajar untuk menjadi pinter, saya mungkin juga bukan Bloger yang baik, tapi saya akan belajar menjadi baik.




Lanjut Baca - Jika Itik Belajar Nge-Blog

Sabtu, 18 April 2009

Susahnya Menjadi Wanita



Sebuah pandangan yang tidak penting dari ITIK

Perhatian : Para Lelaki, dilarang marah, geram dan mencakar-cakar



Menjadi wanita itu ibarat makan buah simelekete

Dimakan kecepirit, gak dimakan jeprut-jeprut

Apalagi saat jatuh cinta, mau bilang duluan malu, tapi kalo gak bilang bisa jadi bisul yang setiap saat bisa pecah.

Kalo dalam sebuah buku, ditulis bahwa tantangan paling sulit buat pria adalah saat akan menyatakan cinta kepada wanita, antara ditolak dan diterima seperti sedang menunggu keputusan hakim.

Lebih sulit lagi buat wanita, saat jatuh cinta, akan menyatakan cinta…iya kalo diterima?? Kalo ditolak..mungkin do’a yang paling tepat saat itu adalah :

Wahai gajah-gajah lampung, keluarlah, lalu injek-injeklah diriku, bejek-bejeklah diriku, tenggelamkan diriku dalam pusat bumi, dan jangan munculkan aku sebelum wujudku berubah menjadi BCL (=Bunga Ciliwung Lalulalang…..tahu kan??)


Ada suatu kalimat yang mengatakan “ Women are more emotional and less rational than men” itulah makanya Paman Bob Marley, menciptakan lagu No Women No Cry. Wanita tak lepas dari tangisan, seberapapun tegarnya, dan karena wanita lebih sering menggunakan perasaan ketimbang logika, maka tak ada istilah Poliandri, yang ada poligami

Secara statistik memang jumlah wanita lebih banyak dibandingkan pria dan itu berimbas pada kolerasi kecenderungan banyaknya perselingkuhan yang dilakukan oleh kaum pria dibandingkan kaum wanita. Apakah hal tersebut yang mendorong banyaknya kasus poligami? Ataukah memang ini yang disebut naluri lelaki?

Hampir tak ada laporan tentang kasus terjadinya KDRT yang dialami oleh pria, yang ada KDRT dilakukan oleh pria terhadap wanita, kecenderungan untuk menunjukkan superioritas bahwa kaum hawa harus dibawah kekuasaan pria, membuat pria yang tak cukup memiliki harga diri dan rasa percaya diri cenderung melakukan hal itu pada wanita.

Mungkin pada saat melakukan KDRT, para lelaki lagi lupa, kalo ibu yang melahirkannya adalah juga seorang wanita, gak nyadar kalo ngamparin wanita sama aja kaya nggamparin ibunya.

Menjadi wanita, begitu banyak peraturan yang musti dilakukan, kadang masuk akal, kadang engga, kaya :

Peraturan I : Anak gadis..pamali duduk di depan pintu
Alesan : Meneketehek…
Peraturan II : Anak gadis..gak boleh makan di cobek
Alesan : nanti kalo pas pesta kawinan turun hujan lebat, gak ada yang mau dateng
Peraturan III : Anak Gadis bicaranya musti halus, jalannya musti kemayu, gak boleh manjat pohon, gak boleh keluar malem, gak boleh pake baju sexy, gak boleh duduk ngangkang..
Alesan : Gak tahu alesannya kenapa, yang terakhir baru masuk akal, lah..ya jelaslah cewe duduknya jangan ngangkang………gak sopan banget yak??

Bla..bla..bla…dan segudang peraturan lainnya

Namun……

Seberapa sulitnya menjadi wanita…

Saya tidak pernah berniat operasi kelamin menjadi seorang pria dan kemudian mengganti nama saya AYU menjadi JOKO*dengan suara bass bariton*

Dan satu lagi .....saya masih tetep suka jatuh cinta kepada Pria ketimbang kepada Wanita



Selamat Hari Kartini 21 April….




Lanjut Baca - Susahnya Menjadi Wanita

Selasa, 14 April 2009

Khayalan Itu Bukan Kenyataan



Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan sebuah email bunyinya seperti ini :

Your Email address have been picked as a winner of a lump sum pay out
of(£500,000.00 GBP)in cash credited to REF NO.REF:UKHY/BD-3113BD.Your
Email Ref Number falls within our European booklet representative's office
in United Kingdom.
========================
Dr.Wright Smith
E-mail:hyundai-motordept@9.cn
Tel No:+44-704-570-9552
=========================


Emailnya berbahasa Inggris, wow keren..

Tapi saya engga terlalu ngerti isinya, maklum isi otak saya yang sebesar biji mentimun kesulitan kalo harus menterjemahkan bahasa Inggris, untunglah ada google translate. Walaupun setelah melalui google translate dengan format terjemahan English to Indonesia, ternyata tata bahasanya menyerupai tata bahasa Malaysia, serba ke balik-balik gitu saya berusaha ngerti juga.

Saya mulai Ge er dan di dalam otak mesum saya mulai melayang-layang pikiran, apa yang akan saya lakukan dengan uang sebanyak itu? Akankah saya akan masuk Rekor Muri atau bahkan Guiness Book of Record sebagai pembeli pisang goreng terbanyak di dunia??

Dengan uang sebanyak itu saya pengin melakukan beberapa hal yang dari dulu saya impikan :

1. Saya akan ke kota menyusul Aa’, pacaran lagi, cinta-cintaan lagi.

2. Saya akan ke Inggris menemui Nicholas Cage, buat minta pertanggung jawaban atas perbuatannya di masa lalu dan menanyakan kenapa dia tidak mau menikahi Ibu saya ( padahal emang antara ibu dan Nicholas Cage gak ada apa-apa, lha wong ketemu aja engga pernah..)

3. Saya akan mengundang para blogger dan mengadakan pesta blogger se Indonesia dengan mengundang bintang-bintang TOP BGT, kaya D’Masiv, Dewi Perssik, Shah Ru Khan, Kangen Band, Mpok Nori

Lanjut ke soal email lagi..

Lalu saya diminta untuk mengirimkan identitas diri, kemana bingkisan akan dikirimkan, dan katanya akan dikirimkan melalui jasa courier TNT.

Dari situ saya mulai heran, lha uang kok dikirim melalui jasa kurir…kenapa saya gak ditanya account bank atau PayPal saja? Atau kenapa gak dikirim melalui Western Union. Tapi demi mewujudkan angan-angan saya, akhirnya untuk pertama kali dalam sejarah hidup saya yang baru seupil menggeluti dunia internet, saya memberikan Identitas asli saya, termasuk nama asli saya !!

Well, sampai disitu email saya dibalas lagi, saya akan dikenai charge untuk biaya pengiriman itu, saya disuruh pilih kalo mau datengnya 1-2 hari tarifnya 1,234 £, kalo mau nyampe 2-3 hari 0,987 £ dan seterusnya..seterusnya.

Ternyata oh ternyata dimintai duit ujung-ujungnya. Agnes Monica makan sayur lodeh…cape deh!!

Jawaban saya??? Saya minta 2 menit nyampe..bayarannya ngutang dulu, setelah barang dateng dan bisa diuangkan baru saya bayar….atau kalo gak gitu, potong aja dari hadiah itu (geblek..emang gak bisa apa ya??)

He..he gak ada jawaban lanjutan. Jadi angan saya tak mungkin jadi kenyataan.

Dan saya melalui postingan ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman blogger, kalo akhirnya saya terpaksa membatalkan undangan pesta blogger se Indonesia.

Sekali lagi, maaf ya…




Lanjut Baca - Khayalan Itu Bukan Kenyataan

Jumat, 10 April 2009

Aa' dan Eneng


Sore itu seperti biasa, Murniati berdiri di depan pintu, menanti sepucuk surat balasan dari Asep. Kekasih hati yang selalu dirindukannya selama ini. Hati Murniati selalu diliputi perasaan cinta manakala ia membayangkan saat indah yang dilaluinya bersama Asep. Membuatnya mampu tersenyum kecil mengenang semua cakrawala kasih sayang yang ditorehkan Asep di hatinya.

Bermula dari suatu dialog di suatu hari saat menjelang sore, membahas secara ilmiah kenapa eek kambing itu berbentuk bulat.

Murniati : Aa' Asep…. (begitulah biasanya Murniati dengan genitnya memanggil Asep, panggilan itulah yang membuat hati Asep serasa berdenyut 10 kali lebih cepat memompakan darah ke otaknya untuk memerintahkan pancaran impuls ada cinta dimatanya)

Asep : Kunaon atuh neng?

Murniati : Kenapa gitu eeknya kambing berbentuk bulat, A’?

Asep : Yah karena kambing ituh berjenggot

Murniati : Kalo gitu Rhoma Irama eeknya juga bulat ya A’?

Asep : Teu nyaho atuh neng, mungkin tidak..soalnya kan Rhoma Irama tidak suka bilang mbeeekk gitu
Dia mah sukanya bilang “terlalu….

Murniati : Tapi enak ya A’, Rhoma Irama duitnya banyak, padahal kerjaannya cuma nentengin gitar.

Asep : Sayah juga pengin kaya gitu atuh neng, bosen rasanya kerja di Babah Acong.

Murniati : kenapa A’?

Asep : Harus latihan mental mlulu

Murniati : Hahhh…latihan mental??? Jadi Aa’ selama ini kerja di Babah Acong di suruh mental-mental gitu?? Loncat-loncat gitu? Kasihan Aa’ pasti cape banget ya??

Asep : Bukan latihan mental yang ituh, tapi non fisik, psikologis neng!

Murniati manggut-mangut mencoba mengerti, tapi gak ngerti juga. Tapi demi menyenangkan Aa, dia mencoba menanggapi.

Asep : Tiap hari sayah diomelin melulu, ngerjain yang ini salah, yang ituh salah juga, begini salah begitu salah *mirip lagu sinetron suami2 takut istri* Lagian, sayah teh engga kuat kalo tiap hari suruh angkut-angkut beras 1 kwintal.

Murniati : Trus Aa' rencananya gimana ?

Asep : Sayah masih bingung…

Murniati : Saya ada usul A’, gimana kalo kita membentuk corporate, bekerja sama, berkolaborasi gitu istilahnya, saya bantu Aa' kan demi masa depan kita berdua.

Asep : Kolaborasi kumaha neng?

Murniati : Kita berdua membentuk kelompok maling yang handal, Aa yang mengalihkan perhatian pembantu rumah tangganya. Caranya, ajak main congklak, trus saya masuk deh, nyolong perhiasan. Abis itu saya bisa kabur dengan aman. Kan gampang tuh A’?

Asep : Trus sayah gimana?

Murniati : Lha Aa’kan lagi asyik main congklak. Mana berani saya ganggu..

Asep : Yeeeeeeeeeeeeeeeee…

Sore mulai merambat senja, namun Murniati dan Asep tak juga beranjak dari dialog cerdas yang mengasyikan itu. Hati mereka masih diliputi perasaan rindu yang menggebu. Bagi Murniati, Asep adalah lelaki yang paling ideal di matanya, selain cerdas, santun pula.

Asep : Sayah mau alih profesi ajah neng, kayanya mah enak kerja di kota saja, ngutak atik computer. Teu Cape harus angkat-angkat beras. Tapi gajinya gede.

Murniati : Tapi kata emak saya kalo kerja gituan, tantangannya besar, resikonya gede.

Asep : Naon?

Murniati : Selain bisa kesetrum, mata bisa kecolok mouse, kepala bisa kejedot monitor dan kaki bisa kesandung printer.

Asep geleng-geleng kepala, kini ia tahu darimana asal muasal sumber bolot yang ada pada Murniati.

Asep : Neng doain sayah aja, biar sayah tidak kenapa-kenapa. Biar sayah sukses.

Murniati : Pastilah A’, saya kan selalu berdo’a untuk Aa’. Kapan Aa berangkat?

Asep : Besok mungkin neng, naik bus.

Murniati : Bus jurusan mana ??

Asep : Ke Hongkong!!!!

Murniati : Wah kebetulan, Aa’ kan bisa sekalian jadi TKI, jangan lupa atuh A' titip salam buat Jacky Chan

Asep : Eleuh..eleh..eneng meni bolot pisan.. ya bus ke Bandung atuh neng!!!…

Murniati merengut manja, hatinya menggelayut diantara awan cinta yang ditaburkan Asep, biasanya Asep akan merajuk manja kekasihnya dengan senyuman manis. Itulah yang bisa meluluhkan hati Asep dikala sedang gundah ditengah permainan hidup.

Asep : Neng, sayah mau pamit dulu ya, mau siap-siap buat besok. Lagian ini sudah mulai malem, tidak baik buat anak gadis macam eneng terus bersama laki-laki. (Sungguh, Murniati terpesona dengan kesantunan Asep)

Murniati : Mangga atuh A’, kelak kalo Aa’ sudah sukses jangan lupain saya ya. Inget A’ ada saya yang disini yang selalu kangen sama Aa’

Asep : Pasti atuh neng, sayah teu pernah lupa wanita sebaik neng. Sekali lagi Doakan sayah yah…

Murniati : Iyah A’, saya pasti bantu do’a. Jangan lupa oleh-olehnya ya..

Dan malam itu menjadi malam menjadi yang tak biasa lagi buat Murniati, ia membayangkan betapa suksesnya nanti Asep di kota, Asep kan pintar dan santun. Pasti akan berhasil kelak.

Samar-samar terdengar lagu "Tanpamu" nya The Titans mengalun di Radio Dual Band di sebelahnya...

Ku kan pergi jauh
Bawa cintaku
Tanpa hadirmu disisiku
Ku berharap bintang
Datang temani langkahku
Dalam sepi


Note : Buat Aa'.....semoga selalu sukses ya...



Lanjut Baca - Aa' dan Eneng

Selasa, 07 April 2009

Kekuatan Mejik si Itik Laurent


Beberapa hari ini saya dilanda sakit pusing kepala, panas dan tenggorokan sakit pada saat menelan, sehingga saya tidak sempat update blog dan blogwalking.

Menurut diagnose dokter saya sedang menderita penyakit Miripitis Aurakasihitis, dimana didefinisikan oleh suatu Itikopedia bahwa penyakit ini adalah suatu penyakit yang melanda khusus orang-orang keren macam saya kalo bercermin wajahnya berubah menjadi mirip Aura Kasih. Check it Out :




Bukan itu saja, bakat terpendam saya, sebuah rahasia Tuhan mulai terungkap.
Bahwa ternyata saya mempunyai kekuatan paranormal (terjemahan : para = banyak, normal =ya normal donk! Jadi paranormal = gak ada normal2nya deh!)


Hal ini saya sadari pada saat acara pentas music di sebuah universitas di Denpasar, ada Superman Is Dead yang tampil, wow keren!!

Saya dan temen-temen tak ketinggalan dateng ke acara itu, tujuan utamanya sih sebenernya Cuma mau lihatin cowo-cowo anak kuliahan yang kelihatannya keren. Tapi seperti pepatah sambil menyelam kita ngompol, sekali dayung dua tiga pulau terlampau, disana gunung disini gunung, asem di gunung garam di laut, alhasil saya dan teman-teman akhirnya bukan Cuma nonton pertunjukan music aja, tapi juga sempet ngecengin cowo-cowo.

Sementara temen-temen sibuk mupeng kesana kemari ngliatin cowo-cowo, saya mencoba untuk tetep stay cool, saya mencoba meramalkan apa yang bakalan terjadi, menurut saya sebentar lagi SID akan menyanyikan lagu “ Bang Toyib”, namun saya salah ternyata mereka melantunkan lagu "Bukan Pahlawan"

Oke, kali ini ramalan saya meleset, yah gak apa-apa, namanya juga baru latihan.

Kemudian saya melambaikan tangan, sebenernya mau panggil temen saya. Tapi ternyata lambaian tangan saya mengandung daya mejik, ajaib! Seorang cowo cakep menoleh dan tersenyum pada saya.

Sungguh sulit dipercaya!! Saya ulangi melambaikan tangan sekali lagi, bener-bener rahasia alam yang terjadi, seorang cowo sekali lagi menoleh dan tersenyum pada saya.

Saya belum yakin 200 % dengan kekuatan saya, akhirnya setelah sampe rumah, saya ingin membuktikan sekali lagi rahasia mejik yang saya miliki.

Oke, saya ambil air dalam wadah plastic berbentuk teddy bear, saya masukkan freezer. 2 Jam kemudian, ajaib sodara-sodara, berubah jadi es berbentuk teddy bear.

Sungguh hebat kekuatan saya, tapi saya masih belum percaya, itu kan tadi dengan benda mati. Saya harus membuktikan ramalan saya kepada teman-teman.

1. Saat itu Jusi sedang menuntun sepeda motornya, menurut penerawangan saya, pasti dia sedang kehabisan bensin, lalu sesuai dengan naluri paranormal saya, dengan bijak saya sarankan untuk mengisi bensinnya dan selalu mengecheck agar bensinnya jangan sampai kosong. Dan ternyata. Motornya bisa jalan dan sampai sekarang dia gak pernah saya lihat menuntun motornya lagi.

2. Dari hawa penerawangan saya di kelas saya akan terjadi pingsan massal, ini disebabkan oleh bau ketek yang sangat mengganggu yang berasal dari makhluk yang bernama Gus Adi, lalu Gus Adi curhat sama saya dan minta advis bagaimana menghilangkan sumber bau tersebut, dengan kalimat yang mengandung kekuatan magis akhirnya saya menyarankan Gus Adi mandi 3 kali sehari, memakai parfum dan pake sabun mandi yang wangi, bukan sabun cuci piring, dan ajaib sekali, akhirnya bau itu lenyap seketika dan sampai sekarang kelas saya terhindar dari bahaya pingsan massal dan sinusitis kronik.

Sekarang, normalkah atau paranormalkah saya??

Layakkah saya menyandang nama Itik Laurent???




Lanjut Baca - Kekuatan Mejik si Itik Laurent

Jumat, 03 April 2009

Kisah seekor Kecoak



Cerita ini diambil dari sebuah kisah nyata dari tetangga saya, lain desa, lain kecamatan dan lain kota*lho?*yang (sangat) tidak mengharukan. Rencananya akan di sinetronkan dengan judul CINTA KECOAK (mengikuti trend judul sinetron saat ini)




Foto diperagakan oleh Model

Nama Model Kecoak : Michael
Habitat : Tempat Sampah depan rumah
Hobby : Poligami
Cita-cita : Menjadi Ketua PKTSI ( Persatuan Kecoak Tempat Sampah Indonesia)






Tersebutlah kisah dari seorang pensiunan Departemen Amburadul. Sebutlah namanya Kecoak (disamarkan ). Memasuki masa pensiun, hatinya gundah gulana guling-guling, bingung tak tahu apa yang harus dikerjakan, dia ingin bekerja kembali, karena masih ada tanggungan untuk mengentaskan 2 anaknya dari jurang penggangguran yang merupakan seorang Sarjana Pertanian jurusan Hama Kutubusuk dan seorang Arsitek spesialis Kandang Ayam.


Si Kecoak tak memiliki keahlian khusus, mau jadi hansip, takut sama maling dan rampok, mau jadi kuli tak cukup tenaga untuk mengangkut karung beras, mau kerja di bidang IT jangankan mengoperasikan computer, tombol on dan off saja dia tak tahu dimana letaknya. Satu-satunya keberhasilan yang telah dia lakukan adalah mengentaskan anak dan menantunya yang pertama dari jurang pengangguran masuk ke Departemen Amburadul , sama dengan dirinya.


Namun di tengah kegundahannya, ternyata datanglah suatu tawaran yang menarik dari temannya yang saat ini menjadi seorang anggota DPR ( Dibawah Pohon Rindang) perwakilan dari PTPR ( Partai Tidak Peduli Rakyat) bernama Cecurut (disamarkan juga namanya).

Gayungpun bersambit !

Cecurut : Coy, lw lagi sibuk apa nih. Kayanya lw lagi payah banget nih!

Kecoak : Iya nih! Gw lagi bingung nih Cuy, gw pengin berkarya lagi nih, tapi gw bingung mo ngapain?

Cecurut : Ikutan gw aja, enak lho!

Kecoak : Tapi gw gak punya kemampuan apa-apa nih

Cecurut : Ahhh itu mah gampang, kemampuan urusan belakang, yang penting lw berani malu, punya muka tembok dan pinter ngecap

Kecoak : Haaahhhh, itu gak mungkin banget lah buat gw, kalo berani, okelah gw punya, tapi muka tembok sama pabrik kecap….gw gak punya Coy!

Cecurut : Ternyata lw emang dodol yah, gak salah kata temen-temen kalo modal lw Cuma nasib bagus doang. Maksudnya, lw berani ngomong, ngajak orang buat milih lw.

Kecoak : (sambil manggut-manggut)

Cecurut : (manggut-manggut juga, lho kok jadi manggut2 semua?) Tuh PPSP (Partai Penuh Serangga Penggigit ) lagi butuh caleg, gih daftar noh! Gampang aja, lw tinggal bikin janji palsu, sedikit gombal lah.

Kecoak : Tapi gw gak punya modal tuh buat kampanye..

Cecurut : Halah…..modal sedikitlah, coba hitung kalo lw terpilih. Belum 5 bulan lw udah balik modal, abis itu lw tinggal terima enaknya, mau gak?

Coba itung deh,
*Pertama : dari gaji lw aja lw udah dapet laba
*Kedua : Dari jatah Laptop 20 jutaan, lw dapet laba 10 jutaan
*Ketiga : Dari pengadaan seragam dan Mesin cuci lw dapet laba 6 juta per bulan
*Ke empat : Dari pura-pura kunjungan kerja, lw dapet laba sampai milyaran
*Belum lagi yang lainnya..

Kecoak : Ogah ah, gw takut di tangkep KPK, kaya si Idi Amin itu Lho!

Cecurut : Al Amin Nasution bego!!!

Kecoak : Eh iya denk, lupa! Gw gak mau nasibnya kaya dia nanti, masuk di bui trus dituntut cerai sama istri, gak deh!

Cecurut : Al Amin Nasution si muka lobang-lobang kaya septitank itu mah bego, gak tahu triknya aja, kalo tahu triknya aman-aman aja kok! Buktinya kaya gw nih!

Kecoak manggut-manggut. Hatinya mulai tertarik dan tergerak untuk mengikuti jejak cecurut. Enak Juga kali ya,..jadi anggota DPR, tidur di ruang sidangpun dibayar.

Mulailah ia berkampanye, Mottonya adalah Memberantas Korupsi bagi yang Ketahuan, ternyata ampuh menarik masyarakat untuk memilihnya.

Akhirnya dengan berbagai macam usaha, jungkir balik sana sini si Kecoak berhasil menjadi anggota penghuni DPR ( Dibawah Pohon Rindang). Mulailah dia menyusun rencana kerja seperti yang ada dalam keinginannya semula, yaitu :

1. Membeli mobil pribadi baru 3 biji, 1 untuk istrinya ke pasar dank e salon, 1 untuk anter jemput cucunya ke sekolah, 1 untuk anak-anaknya kalo ke Dugem

2. Merenovasi besar-besaran rumah pribadinya di daerah, agar nyaman di tempati oleh anak menantunya, dan suatu saat kalo telah selesai masa jabatannya menjadi anggota penghuni DPR.

3. Merencanakan berbagai kunjungan ke seluruh daerah tanah air dan luar negeri dengan mengajak, istri, anak, menantu dan cucu-cucunya.

4. Mengentaskan kedua anaknya yang masih menjadi tanggungannya dari jurang pengangguran dengan menempatkan di Departemen yang basah, yaitu Departemen kebanjiran dan Departemen kehujanan.

Setelah hampir lebih dari 1 tahun menjabat dan menjalankan rencananya dengan mulus si kecoak lama kelamaan mengalami kemunduran fungsi berpikir yang menjadi penyakit Alzheimer kronis, yaitu pikun dan lupa akan sesuatu hal bahwa semua aktifitasnya selama menjadi penghuni DPR adalah dengan menggunaka Pajak dari rakyat ternyata salah telah memilihnya.

Berita terakhir menyebutkan bahwa 3 bulan yang lalu ternyata si Kecoak tertangkap KPK ( Komisi Pemberantasan Kecoak) yang menjatuhinya sangsi digeplok dengan sapu lidi sampai klenger

Hyieekkkksss…



Lanjut Baca - Kisah seekor Kecoak

Rabu, 01 April 2009

Trik Keren : Contreng 2009



Pemilu sebentar lagi, sekarang pemilu gak lagi main coblos tapi nyontreng. Ini pertama kali dalam sejaran Pemilu di Indonesia. Pemilu tanpa paku dan tanpa semboyan “ COBLOS KUMISNYA”

Tapi ternyata sosialisasi contreng ini belum terlalu dimengerti oleh sebagian masyarakat oleh karena itu perlu adanya Trik yang keren biar gak salah contreng. Ini dia trik yang sangat keren itu :

1. Datang lah pada waktu dan tempat yang telah di tentukan, jangan dateng pada saat tengah malam karena panitianya sudah pulang dan acara contreng mencontreng telah bubar

2. Bawalah alat seperlunya untuk mencontreng, tidak perlu bawa golok, tempat tidur, teve, kulkas dan sebagainya

3. Contrenglah pada kertas suara, perhatikan dengan seksama, jangan salah mencontreng dinding bilik suara, apalagi mencontreng kumis panitia. Anda akan menerima akibat yang tidak menyenangkan

4. Agar Caleg yang dipilih special dan seneng, boleh mencontreng sambil memberi hiasan, kalo Calegnya cowo tambahin kumis, kalo calegnya cewe tambahin anting-anting dan blush on. Tentu mencontreng menjadi lebih mengasyikkan bukan? Karena selain membudayakan contreng juga mengajarkan masyarakat menjadi lebih kreatif menggambar.

5. Pilihlah sesuai dengan keinginan anda, jangan menjadi golongan putih karena Karam menurut Fatma NUI.

Pesan Moral : Jangan percaya dengan Trik ngaco dari anak sekolahan yang belum memasuki usia mencontreng!!!






Lanjut Baca - Trik Keren : Contreng 2009
 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon