Awal Sebuah Perjodohan
Dimulai dari suatu sore, ketika dua orang ibu muda terlibat dalam suatu pembicaraan di sebuah arisan Panci berhadiah TV berwarna merk “ SEMOGA AWET”
Sebut saja Ibu A, yang tengah hamil 3 bulan dan Ibu B yang tengah hamil 4 bulan. Mereka berdua adalah teman lama, teman seiring, teman sekolah, teman seperjuangan bak sendok dan garpu, bak air dan ember. Mereka sangat akrab dan saling melengkapi.
Hingga setelah 20 tahun lamanya mereka tak bertemu, tepatnya selepas tamat SMA.
Kedua Ibu tersebut mempunyai keunikan yang berlawanan. Ibu A selalu menghilangkan huruf R dalam kata-katanya, sedang Ibu B sering kelebihan huruf R di setiap katanya
Ibu A : Hai Jeng B, aduhhhh kangen deh.. lama gak ketemu nih
Ibu B : Iya lho Jreng, brapa lama ya?? Dua puluh tahun..dua puluh tahun!!
Eh jadi inget sesuatu...

Dua puluh tahun!!!…Dua puluh tahun!!!
Ibu A : Ah, Jeng ini masih aja kaya dulu, masih tetep cantik dan menaik.
Ibu B : Ah Jreng A nih, brisa aja, Jreng juga gak berubah..masrih kayra dulu.
Ibu A : udah beapa bulan nih kandungannya?
Ibu B : jralan 4 bulan jreng, jreng sendiri gimana?
Ibu A : sekaang sih jalan 3 bulan.
Ibu A : Cewe apa cowo?
Ibu B : Menurut USGRE sih cowo..
Ibu A : Lah kok saya kebalikan ya?? Saya cewe lho jeng..
Ibu B : Ahhh anak krita emang berjodoh jreng, kalo besar nantri kita jodohkan sajra gimana??
Akhirnya mereka sepakat menjodohkan putra-putri mereka kelak jika dewasa.
Waktupun berlalu, hingga Ibu B yang lebih dulu melahirkan seorang bayi cowo, yang keren, macho, berotot kawat dan bertulang besi (busyet ..ini bayi apa Gatot kaca ya??).
Ibu B menganut faham “simple is the best”, maka ia ingin memberikan nama yang sesingkat dan sesimple mungkin, biar orang gampang inget dan manggilnya, biar hemat dan cepat nulisnya..lalu ia punya ide memberi nama putranya OY..hal ini membuat setiap orang gampang memanggilnya
“OOYYYYYY sini !!!!!” …begitulah memanggilnya tanpa harus panjang lebar.
Tapi berhubung Ibu B ini hobby menambahkan huruf R maka namanya menjadi ROY, sebuah nama yang cukup popular, cukup 3 huruf dan ada satu nama yang cukup popular saingan nama 3 huruf ini yaitu : EDY.
Temen-temennya yang masih cedal suka manggil-manggi namanya,dan kini jadi terkenal identik dengan ikon anak muda yang ngefans sama Budi Anduk
COY !!! AYO COY !!!! Kita goyang ACOY..
Seperti halnya sang Ibu, ROY ini punya kebiasaan unik, suka ngemut sesuatu, mulai dari ngemut jempol tangan sampe permen, gulali, coklat, gelas, piring, kulkas, mobil, TV (emang ada gitu ya??)
Maka di kalangan dunia pergaulan ROY lebih populer dengan sebutan si EMUT
That’s all about Emut…
Lalu bagaimana dengan ibu A?
Ibu A melahirkan bayi cewe yang cantik jelita sepanjang masa. Ibu A kebalikan dari ibu B, yang selalu ingin simple, Ibu A selalu pengin tampil JRENG, ingin menjadi pusat perhatian semua orang lalu ia member nama putrinya : DIA JRENG..
tetapi si Ibu A ini punya kebiasaan yang terbalik juga dengan ibu B yaitu selalu menghilangkan huruf R dalam setiap kata-katanya…sehingga namanya menjadi DIA JENG.
Dia Jeng ini mempunyai hobby segala sesuatu yang berhubungan dengan India, misalnya :
Film kesukaan: Bollywood
Artis Favorite : Shahrukh Khan, Preity Shinta

Mas Shahrukh Khan abis kecebur dimana?? Bajunya belum kering semua ya??

Tuh kan..saya bukan sundel bolong…
Lagu Favorit : Kuch Kuch Hota Hai
Makanan kesukaan : Martabak
Hobby : Menari mengelilingi tiang dan pohon-pohon
Hingga Dia Jeng ini mempunyai sebuah obsesi, jika kelak punya anak, kalo cowo diberi Nama Hrithik Roshan, kalo Cewe di beri nama Anjali.
Seiring waktu berlalu, hingga si EMUT dan DIA JENG beranjak dewasa.. batas waktu perjodohanpun tiba..
Emut dan diajeng tak bisa menolak perjodohan itu, karena janji ibarat hutang, dan hutang harus dibayar..kalo gak?? Dikejar-kejar debt collector…(lho??)
Maaf saya lagi ilang konsentrasi..
lanjuttt..
Akhirnya merekapun menikah…
Namun ..apa yang terjadi dengan pernikahan mereka?? Akankah mereka hidup bahagia??
Tunggu Episode berikutnya yaaaa…..
BAGAIKAN EMUT MERINDUKAN IMUT : CHAPTER II: IMUT…OH IMUT
Lanjut Baca - Bagaikan Emut Merindukan Imut : Chapter 1
Dimulai dari suatu sore, ketika dua orang ibu muda terlibat dalam suatu pembicaraan di sebuah arisan Panci berhadiah TV berwarna merk “ SEMOGA AWET”
Sebut saja Ibu A, yang tengah hamil 3 bulan dan Ibu B yang tengah hamil 4 bulan. Mereka berdua adalah teman lama, teman seiring, teman sekolah, teman seperjuangan bak sendok dan garpu, bak air dan ember. Mereka sangat akrab dan saling melengkapi.
Hingga setelah 20 tahun lamanya mereka tak bertemu, tepatnya selepas tamat SMA.
Kedua Ibu tersebut mempunyai keunikan yang berlawanan. Ibu A selalu menghilangkan huruf R dalam kata-katanya, sedang Ibu B sering kelebihan huruf R di setiap katanya
Ibu A : Hai Jeng B, aduhhhh kangen deh.. lama gak ketemu nih
Ibu B : Iya lho Jreng, brapa lama ya?? Dua puluh tahun..dua puluh tahun!!
Eh jadi inget sesuatu...

Dua puluh tahun!!!…Dua puluh tahun!!!
Ibu A : Ah, Jeng ini masih aja kaya dulu, masih tetep cantik dan menaik.
Ibu B : Ah Jreng A nih, brisa aja, Jreng juga gak berubah..masrih kayra dulu.
Ibu A : udah beapa bulan nih kandungannya?
Ibu B : jralan 4 bulan jreng, jreng sendiri gimana?
Ibu A : sekaang sih jalan 3 bulan.
Ibu A : Cewe apa cowo?
Ibu B : Menurut USGRE sih cowo..
Ibu A : Lah kok saya kebalikan ya?? Saya cewe lho jeng..
Ibu B : Ahhh anak krita emang berjodoh jreng, kalo besar nantri kita jodohkan sajra gimana??
Akhirnya mereka sepakat menjodohkan putra-putri mereka kelak jika dewasa.
Waktupun berlalu, hingga Ibu B yang lebih dulu melahirkan seorang bayi cowo, yang keren, macho, berotot kawat dan bertulang besi (busyet ..ini bayi apa Gatot kaca ya??).
Ibu B menganut faham “simple is the best”, maka ia ingin memberikan nama yang sesingkat dan sesimple mungkin, biar orang gampang inget dan manggilnya, biar hemat dan cepat nulisnya..lalu ia punya ide memberi nama putranya OY..hal ini membuat setiap orang gampang memanggilnya
“OOYYYYYY sini !!!!!” …begitulah memanggilnya tanpa harus panjang lebar.
Tapi berhubung Ibu B ini hobby menambahkan huruf R maka namanya menjadi ROY, sebuah nama yang cukup popular, cukup 3 huruf dan ada satu nama yang cukup popular saingan nama 3 huruf ini yaitu : EDY.
Temen-temennya yang masih cedal suka manggil-manggi namanya,dan kini jadi terkenal identik dengan ikon anak muda yang ngefans sama Budi Anduk
COY !!! AYO COY !!!! Kita goyang ACOY..
Seperti halnya sang Ibu, ROY ini punya kebiasaan unik, suka ngemut sesuatu, mulai dari ngemut jempol tangan sampe permen, gulali, coklat, gelas, piring, kulkas, mobil, TV (emang ada gitu ya??)
Maka di kalangan dunia pergaulan ROY lebih populer dengan sebutan si EMUT
That’s all about Emut…
Lalu bagaimana dengan ibu A?
Ibu A melahirkan bayi cewe yang cantik jelita sepanjang masa. Ibu A kebalikan dari ibu B, yang selalu ingin simple, Ibu A selalu pengin tampil JRENG, ingin menjadi pusat perhatian semua orang lalu ia member nama putrinya : DIA JRENG..
tetapi si Ibu A ini punya kebiasaan yang terbalik juga dengan ibu B yaitu selalu menghilangkan huruf R dalam setiap kata-katanya…sehingga namanya menjadi DIA JENG.
Dia Jeng ini mempunyai hobby segala sesuatu yang berhubungan dengan India, misalnya :
Film kesukaan: Bollywood
Artis Favorite : Shahrukh Khan, Preity Shinta

Mas Shahrukh Khan abis kecebur dimana?? Bajunya belum kering semua ya??

Tuh kan..saya bukan sundel bolong…
Lagu Favorit : Kuch Kuch Hota Hai
Makanan kesukaan : Martabak
Hobby : Menari mengelilingi tiang dan pohon-pohon
Hingga Dia Jeng ini mempunyai sebuah obsesi, jika kelak punya anak, kalo cowo diberi Nama Hrithik Roshan, kalo Cewe di beri nama Anjali.
Seiring waktu berlalu, hingga si EMUT dan DIA JENG beranjak dewasa.. batas waktu perjodohanpun tiba..
Emut dan diajeng tak bisa menolak perjodohan itu, karena janji ibarat hutang, dan hutang harus dibayar..kalo gak?? Dikejar-kejar debt collector…(lho??)
Maaf saya lagi ilang konsentrasi..
lanjuttt..
Akhirnya merekapun menikah…
Namun ..apa yang terjadi dengan pernikahan mereka?? Akankah mereka hidup bahagia??
Tunggu Episode berikutnya yaaaa…..
BAGAIKAN EMUT MERINDUKAN IMUT : CHAPTER II: IMUT…OH IMUT


















