Selasa, 28 Juli 2009

Saat Ide sedang Mati Suri


Bukan, ini bukan tentang saya yang tak punya ide lagi
Begitu banyak hal-hal yang berdesakan dan berebut dalam pikiran saya untuk bisa dituangkan menjadi sebuah tulisan, namun itu hanya lewat beberapa detik dan kemudian lenyap..

Ini adalah sebuah langkah matisuri, ketika ide itu hanya melintas, tanpa sempat bisa ditulis menjadi suatu bait demi bait kata. Dan ketika itu menjadi sebuah tulisan menjadi sangat garing dan tak bernyawa. Saya tak puas itu.

Saya masih berada dalam persimpangan, antara harus terus ataukah berhenti sejenak untuk menghela nafas

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk harus terus :
1. Saya ingin disebut merasa kuat, bahwa saya ini tahan terhadap goncangan apapun. Bahwa dalam keadaan apapun saya masih berada dalam kondisi bagus, tanpa memperlihatkan ke orang bahwa saya tengah rapuh atau bahkan nyaris berkeping-keping.

2. Betapa sayang saya meninggalkan sejenak untuk sebuah hal yang menjadi keinginan saya sejak dulu, blog dengan page rank 3. Alexa rank dibawah 200. Dipadati sekian banyak pengunjung dengan komentar beragam. Entah sekedar mampir atau memang menikmati apa yang saya tulis. Hati saya iri dan selalu ingin kembali (namun masih dengan kondisi tak ada ide yang bernyawa) bila melihat teman membuat postingan baru.

3. Perasaan gengsi yang selalu terngiang di benak saya, bahwa ada seseorang yang akan mentertawakan saya bila saya berhenti. Tuh kan, kamu gak bisa menulis kalo tanpa saya…tuh kan kamu gak bisa apa-apa tanpa saya, itulah kata-kata yang terngiang-ngiang dalam benak saya..

Namun ada beberapa hal yang membuat saya ingin berhenti sejenak :

1. Saya lelah, jenuh, cape dan kehilangan semangat

2. Saya sebenernya masih merasa sedih yang berkepanjangan. Dan saya ingin sejenak menyembuhkan luka di hati saya, saya tak mungkin begini terus-terusan. Berusaha membuat postingan lucu, sementara hati saya menangis. Life must go on. Saya ingin sejenak menyepi.

Saya tak sempat blogwalking, bukan tak sempat deng…lebih tepatnya suatu hal yang mampu menggerakkan saya untuk membaca artikel, membalas komentar dan menulis komentar.
Beberapa teman protes ke saya, bahwa saya ini sombong. Sudah diberikan komentar sampai beberapa kali tapi saya tak pernah balik memberi komentar.

Kalo boleh bilang maaf, saya mohon maaf tentang hal ini. Kadang otak saya lagi konslet, apalagi akhir-akhir ini. Ketika saya tak pernah blogwalking …bukan jarang lagi..tapi tak pernah.


Let’s see, teman-teman dan saudara sesama blogger, tolong bantu saya…




Lanjut Baca - Saat Ide sedang Mati Suri

Rabu, 22 Juli 2009

Ayams Mengejar Cinta Juleha


Hai Friends, masih inget kan sama Postingan Ayams Ayams Cinta? . Walaupun agak tertunda lama tapi kali ini saya akan menceritakan sekuelnya yaitu AYAMS MENGEJAR CINTA JULEHA.

Namun sebelum mulai kisahnya, ada baiknya kalo saya menceritakan asal-usul tokoh utama yaitu si AYAMS yang super aneh itu.


Alkisah pada suatu masa (Berapa lama ya saya gak nulis tentang alkisah ini, sampe kangeeenn deh..hayah)di sebuah kerajaan langit ke tujuh, tempat hidup para Dewa dan Dewi, ada seorang Dewa yang teramat ganteng dan cihuy bernama
AYAS. Wajahnya mirip perpaduan antara Indra L. Brugman, Nicholas Cage dan La Toya Jackson *lho?*

Namun karena sadar akan kegantengannya si
Ayas ini mempunyai perangai yang sangat buruk, mabuk-mabukan, main judi, gebet cewe sana-sini dan membuat hati para cewe patah hati padahal ati kan mahal, sekilonya mencapai 15 rebu..eh… pokoknya Play boy abis deh…

Melihat kelakuanya yang super minus itu lama lama Tuhan kan jadi Bete…eh murka deng..akhirnya ia dikutuk menjadi manusia biasa yang berwajah sederhana(baca: minimalis) bernama AYAMS.

Namun yang paling membuat ia menderita bahwa setiap kali di foto, Ayams ini tak pernah bisa membuka mata, sungguh suatu kutukan yang membuatnya akan menemui banyak kesulitan di belakang hari.







Seperti diceritakan dalam kisah sebelumnya, kalo si
Ayams ini ngefans abis sama cewe bernama Juleha. Tapi oleh Juleha dianggap sepi-sepi aja, karena selain Ayams ini gak romantic sama sekali, dia juga antre yang naksir.

Namun Ayams selalu berpedoman kaya tukang parkir ini selalu bersemboyan : Maju terus pantang mundur, kalo terlalu ke kiri nabrak pager ini tak pernah menyerah. Dia selalu berusaha dan berdo’a tiap kali aku bersujud agar kau cinta padaku…sunny..sunny…upppsss salah lagu deh kayanya..





Lama-lama si Juleha pun akhirnya luluh juga, hatinya mulai tergerak melihat kejelekan kesungguhan Ayams. Namun ia mengajukan beberapa syarat yang harus di penuhi :


1. Ayams harus lulus kuliah di fakultas pengeboran Universitas Inul Daratista


2. Ayams harus menyebrangi lautan luas sebagai tanda cintanya


3. Ayams harus mempunyai pekerjaan tetap sebagai bekal di hari tua.

Ayams menyanggupi, untuk syarat pertama..kecil..cemen… bentar lagi dia juga bakalan lulus kok..

Namun untuk syarat kedua dan ketiga? Dia musti berjuang keras. Ia pun mulai mencari cara, yang pertama dilakukannya adalah melamar pekerjaan di semua perusahaan pengeboran.

Namun disinilah letak kesulitannya. Akibat kutukan bila berfoto tidak bisa melek, semua personalia perusahaan menolak Curriculum Vitae yang dikirimkan, semua pada bingung, ini foto apa lagi ayanan ya?




Namun akhirnya ada suatu perusahaan pengeboran bernama BIAR JELEK YANG PENTING OYE, mau berbaik hati menerimanya setelah melihat rekornya mampu ngebor gaya hula hop sebanyak 100 kali permenit (busyettttt…buju buneng…sebanyak itukah??)

Pucuk dicinta ulam dimakan, akhirnya si Ayams selain dapet kerjaan dia, juga di tugaskan untuk ngebor di lepas Pantai Pulau Bengkok yang artinya dia akan menyebrangi lautan, dan artinya juga dia akan memenuhi semua syarat yang diajukan Juleha..owh senangnya..

Namun di sana Ayams gelisah tak karuan melihat facebook
Juleha yang memasang fotonya bersama seorang anak perempuan. Apakah Juleha sudah menikah ? Apakah Juleha tega meninggalkannya sementara dia masih di seberang lautan tak tampak (kok mirip kuman aja yah?)



Akhirnya saking gak bisa menahan perasaan ia pun menelepon Juleha sesuai nomor telepon yang di beri Juleha padanya.

.

Ayams
: Kring..kring Pos..eh salah denk…Halooooo bisa bicara dengan Juleha ya?

Suara Telpon : Selamat Datang di Layanan Kami Suka Anda Merana. Tekan Satu Untuk Bahasa Indonesia. Press Two for English

A
: Halo..halo..saya mau bicara dengan Juleha nih..


ST
: Silahkan tekan Ekstension yang anda tuju. Tekan 0 untuk operator


Haaahhh Ekstension itu apa???? Hair Ekstension maksudnya?? Gak tahu ekstension pencet 0 aja…tuttt

A
: Halo..Ini Juleha ya?


ST
: Tekan satu untuk Madam Sahara si Peramal bintang Jitu, tekan dua untuk Ki Jungkir si Pembaca Garis Tangan, tekan tiga untuk Sarah si Ratu Basah, tekan empat untuk Shelly si atas bawah gondrong semua…


Lho kok jadi layanan Hotline gini ya? Tekan 0 aja lagi deh..


A
: Juleha manaaaa???? Saya mau bicara dengan Julehaaa!!!


ST
: Maaf operator sedang sibuk, tekan 1 untuk menunggu, Tekan 2 untuk mengetahui sisa pulsa anda. Jika pilihan kedua diluar konteks anda silahkan tekan 3


Duhhh kok jadi ngaco gini sih??

Namun saking penasarannya, Ayams pencet nomer 1 juga.


ST : Maaf operator masih sibuk, Tekan 1 untuk menunggu lebih lama lagi anda akan mendengar lagu Cicak di dinding. Bila anda bosan tekan aja nomor asal-asalan. Lumayan untuk mengisi waktu luang. Untuk mengulang nomor terakhir tekan redial, untuk berbicara dengan speaker tekan loudspeaker. Untuk mengangkat nada sela tekan flash. Semoga tidak membantu..tut..tut..tut..


A : Bah..operator macam apa ini?? Arrrggghhhhh…Juleha..dimana dirimu berada??? Kau buat aku merana di seberang lautannnn…


Si
Ayams di seberang sana menjerit-jerit merana menahan rindu dan penasaran. Sementara Juleha tersenyum penuh kemenangan. Nikmati nasibmu di Pulau Bengkok Bang, wong ini foto keponakanku..wweeewww..





PS :

Postingan ini telah mendapat persetujuan dari pihak yang terkait
Baca juga postingan saya di Blog ini ya:
Ayu Laksmi Blog
Tengkyu



Lanjut Baca - Ayams Mengejar Cinta Juleha

Sabtu, 18 Juli 2009

Budi Tak Jadi Main Bola



Ibu Guru : Ini Budi

Murid : Ini Budi

Ibu Guru : Okey Good, Let’s try again

Ibu Guru : Ini Budi

Murid : Ini Budi

Ibu Guru : Budi bermain bola

Murid : Budi bermain bola

Lalu tiba-tiba

Blllaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrr…..Jeeeegeeeerrrrr…


Ibu Guru : Hey you, jangan cengengesan melulu ya…siapa yang ngebom??? Ngaku !!!

Wayne Rooney: I am sorry, perut saya mules tadi salah makan, kebanyakan cabe..

Rio Ferdinand: Sorry ikutan nambahin bau..tadi kebanyakan Pete..

Ibu Guru : Bukan ngebom ituuuu!! Gak denger itu bunyi bom sekeras itu? Udah gak usah dipikirin yang ngebom siapa, gak penting dan sangat bego. Ngebom kok di negaranya sendiri, siapa yang rugi ??

Murid : Mereka buuu…gak bisa lihat kita..

Ibu Guru : Yap betul !! Okey guys, sekarang kita mulai lagi ya..

Murid : Siapppp

Ibu Guru : Ayo bermain bola dengan Budi, mau??

Murid : Engggaaakkk

Ibu Guru : Mari bermain Bola di Negara Budi, Mau???

Murid : Engggaaaakkkkk

Manchester United batal bertandang ke Indonesia..arrrgggghhhh…dan Indonesia kembali terpuruk di mata Internasional.

Pelakunya entah siapa : apakah teroris ?

ataukah orang yang tak suka dengan hasil pemilu ?

ataukah orang yang tak suka dengan MU datang ke Indonesia?

ataukah Teroris yang tak suka hasil pemilu dan MU datang ke Indonesia ?

Yang pasti, yang ngebom itu otaknya pindah ke dengkul, dengkulnya pindah ke mata, matanya pindah ke kaki.
Trus apa yang ada di otaknya?? isi otaknya : Dodol Kedaluarsa !!





Lanjut Baca - Budi Tak Jadi Main Bola

Minggu, 12 Juli 2009

Welcome Back To School



Gak terasa satu bulan liburan tlah berlalu. Besok saatnya musti masuk belajar lagi. Siapin buku, siapin tas, siapin alat tulis, siapin daging sapi sekilo, bawang merah, bawang putih, cabe sekilo dan garam secukupnya, lho…ini mau demo masak apa mau sekolah sih??

Seharusnya dalam sebulan liburan ini saya menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat, memberikan karya yang positif, seperti menulis sebuah buku yang akan jadi best seller sekelas JK Rowlings. Di Filmkan dan menjadi box office kaya Transformer….ngayaaaaallll

Oke, fokus sekarang, serius !!!

Ya selama waktu luang, seharusnya saya membuat suatu karya yang lebih baik, tapi ini engga. Saya malah keasyikan nongkrong dan mainan di Fesbuk.

Sampai lupa posting, Lupa Blogwalking, lupa makan dan yang lebih parah lagi saya terkena penyakit JONKITIS yaitu penyakit yang melumpuhkan urat syaraf hingga sering pura-pura lupa untuk mandi. (pisss JONK !!)


Kalo orang bilang Fesbuk bagai candu itu mungkin benar, yang pengin orang menikmati terus dan terus, memabukkan hingga jadi lupa diri dan lupa segalanya.

Saya membuat riset (halah) kecil-kecilan tentang Fesbuk. Well, let see:

1. Fesbuk itu bagai candu yang memabukkan

Iya sih kalo fesbukan sambil minum beralkohol atau pake narkoba, kalo engga ya biasa ajalah. Kaya orang Chatting di YM, atau kasih komen di blog. Selama masih bisa mengendalikan diri dan masih tahu batas waktu, ya masih normal aja.

Tapi jangan salah, kalo ada yang bilang fesbuk itu bisa menyebabkan lupa waktu emang bener.
Asyik main di fesbuk, ketika status kita di tanggepin oleh banyak orang, kita ngerasa nyaman, karena setiap kegiatan atau apa yang kita lakukan selalu mendapat perhatian.

Padahal status yang di tulis kadang amat sangat gak penting banget, kaya :

# Lagi makan mie rebus sisa kemaren
# Laper, pengin makan besi
# Lagi jumpalitan di tengah pasar
# Lagi keselek duren
# Pengin bacok orang sekampung
# Pilih salah satu jawaban yang benar : Gw GILA APA SARAP?

……tuh kan gak penting banget statusnya???

Ya siapa sih yang gak seneng di perhatiin sama orang….dan itu yang mungkin menyebabkan orang jadi kecanduan pengin dan pengin lagi nge fesbuk

2. Fesbuk itu bisa memicu banyak hal negative, kaya perselingkuhan, permusuhan, PHK (Putus Hubungan Kasih).

Yah itu sih tergantung orangnya, kalo emang niat mau selingkuh gak usah di fesbuk, di dunia nyata lebih banyak. Kalo mau musuhan, ya bisa aja, gampang tinggal gampar orang di tengah pasar, langsung deh, bukan cuma musuhan yang terjadi tapi juga tawuran massal !! Kalo mau putus, ya putus aja gak usah pake acara nyalahin fesbuk


Namun ada benernya juga sih, kadang saat orang mulai jenuh dengan aktifitas dan masalah, buat sejenak melepaskan penat dari masalah lalu ngefesbuk. Statusnya ada yang rajin ngomentarin, cewek ngomentarin cowo, cowo ngomentarin cewe.

Ngerasa ada yang merhatiin, ada desir-desir halus, ada degupan jantung, berdegup semakin kencang, semakin kencang dan tak terkendali…hingga ada ambulans dateng menjemput….…eh engga deng !! he..he. Ya pokonya fesbuk akhirnya menjadi suatu kebutuhan akan pelarian akan penatnya masalah di dunia nyata.

3. Fesbuk jadi ajang cari jodoh, cari pacar dan sebagainya.

So what gitu lho??? Emang ada yang salah kalo nyari pacar di Fesbuk? engga kan? Sah-sah aja orang ketemu pacar di Fesbuk, Jodoh bisa dimana aja, pacaran bisa dimana aja. Emang ada UU yang melarang orang cari pacar atau jodoh di fesbuk atau media internet lainnya? *emosi*


Sejatinya Tekhnologi diciptakan untuk membantu dan memudahkan manusia, bukan merusak. Facebook, Friendster, Yahoo Messenger, e-mail, Blogging dan lainnya memudahkan kita menjalin komunikasi antar sesame di seluruh belahan bumi, dengan cepat dan murah.

Kalo ada orang yang kemudian menyalah gunakan untuk merusak hubungan baik dan sesuatu yang tidak bermanfaat, ya itu kembali lagi ke individu masing-masing.


Dan saya kadang-kadang menjadi salah satu orang yang termasuk kurang dapat memanfaatkan tekhnologi itu menjadi lebih bermanfaat.

Pagi bangun tidur buka Fesbuk, tulis satus trus balesin komentar di fesbuk, cape makan dulu trus tidur lagi, Fesbukan lagi. Menguras emosi dan airmata hanya karena mengorek-ngorek komentar orang lain. Marah, kecewa, malas ngapa-ngapain dan kemudian tidur lagi. Sungguh suatu hal yang tidak membawa manfaat sama sekali.

Jadi apakah memang sebaiknya Fesbuk itu di haramkan saja ?? *Bletaaaakkkk…........tiba-tiba ada yang ngelempar saya sendal*







Lanjut Baca - Welcome Back To School

Rabu, 08 Juli 2009

Hari ini, kami percaya dengan Pilihan Anda


Hufft rasanya lega juga akhirnya bisa juga update blog, bisa blogwalking lagi, bisa posting lagi setelah sekian lama merasa tak berjiwa *hayah*

Dan hari ini saya berusaha blogwalking sedikit demi sedikit mungkin sekitar lebih dari 100 blog dan lebih dari 150 postingan.

Gempor…gempor deh ni kaki, tapi yah itulah konsekuensi yang musti di lakukan. Mulai dari awal, seperti awal saat ngeblog, dengan motivasi yang besar namun dengan keraguan yang besar pula, diterima gak ya saya? Bagus gak ya tulisan saya?

Oke sekarang siap siap dengan postingan saya ya…siap tidak siap harus ujian..ya keluarkan kertas..lho??

*Tarik nafas *


Ini Ibu Budi
tamat.

Ga deng, ga sependek itu kok postingan saya. Mari kita lanjutkan ceritanya…Ibu Budi ke pasar dan menemukan tongkat sekarang tongkat estafetnya ke saya…dan saya yang melanjutkan cerita…


Hari ini adalah hari buat nyontreng, untuk memilih calon pemimpin kita 5 tahun ke depan. Semoga di pilpres mendatang saya bisa ikut serta dalam pesta demokrasi ini.


Namun bukan berarti yang sudah boleh nyontreng aja dong yang boleh bicara tentang Capres kita? Walaupun ini sekedar pandangan dangkal, saya hanya ingin sedikit bicara saja.


Dari ke tiga Capres, yang paling banyak iklan kampanyenya adalah SBY-Boediono. Dari jingle mie instants sampai iklan kesejahteraan guru. Dan yang paling sedikit iklannya adalah Megawati-Prabowo, entah kenapa padahal ketika menjelang pemilu Caleg, iklan partai yang mengusung Prabowo, hampir setiap saat ada,…..*Mulai mengkhayal mode OOn*


GERINDRA …GERINDRA…GERINDA…GERINDA…GERINDA…GERINDA….


" Ada apa sih pak dari tadi teriak GERINDA..GERINDA mlulu???"


“ Bu dimana Gerindanya ya???”

“ Oh ini pak abis ibu pake..??”

“ Lho Ibu pake gerinda buat apa?? “

“ Ibu bikin sayur bambu, mumpung ada kursi teras yang rusak tadi, sayang kalo gak dimanfaatin..”

“ Ibuuuuuuuu……….arghhhh”


Fokus Tik…fokus !!!!!


Oke lanjut lagi, Saya prihatin melihat Ibu Megawati ini, sebagai sesama wanita, saya sebenernya saya sangat mendukung langkahnya untuk maju, apalagi beliau adalah satu-satunya capres wanita. Kalo bukan kita kaumnya yang mendukung perjuangan lalu wanita siapa lagi?? Namun visi dan misi Megawati kayanya kurang pas dan kurang mengena apalagi dengan Slogannya PRO RAKYAT, serasa hanya sepi-sepi saja. Dalam debat Capres, terasa Megawati bener-bener aneh logikanya..


Menurut saya, SBY itu tipikal Jawa Tulen, cukup santun dan halus dalam berbahasa. Namun sayang, tim suksesnya menembaki kaki-kakinya sendiri, dengan kampanye rasisme yang mengatakan belum saatnya Orang Bugis untuk menjadi Presiden, iklan Pemilu satu putaran dan lain-lain. Terlalu arogan dan banyak omong.

Simple, paling akhir adalah Capres JK, hmmm ternyata lumayan juga. Visi dan misinya cukup jelas, setelah terlepas dari bayang-bayang Wakil Presiden, JK cukup berani untuk mengambil keputusan yang bagus. Jasanya selama pemerintahan SBY mau tak mau cukup di akui. Gaya bicaranyapun cukup cerdas. Iklan yang diusung di TV lucu-lucu. Masa ada iklannya kira-kira gini:

" Presiden? Ya Jusuf Kala masa Jusuf Kadong?? Mulan aja Mulan Jameela bukan Mulan Jamidong !!"

Lucu namun gak nyambung banget sodara-sodara !!


Buat saya sih, saya hanya bisa nonton dan menikmati saja, namun di tangan anda yang sudah mempunyai hak pilih, amanah untuk memilih pemimpin yang terbaik ada di pundak.

Anda yang mewakili kami untuk Indonesia lebih baik nanti, jangan sia-siakan amanah ini.
Jangan jadi Golput ya..ayo berangkat nyontreng dan pilih yang terbaik untuk negeri.


Lanjut Baca - Hari ini, kami percaya dengan Pilihan Anda
 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon