
Dear Diary,
Hari ini sudah memasuki tanggal 30 Desember, itu berarti esok tanggal 31 Desember yang pada malam harinya tepat jarum jam pendek bertemu dengan jarum panjang adalah malam pergantian tahun baru 2009 ke tahun 2010. Usia bumi semakin beranjak, usiaku pun mulai bertambah, usia semua benda hidup dan mati di alam sekitarpun kian menua.
Tapi hingga hari ini aku belum punya resolusi apapun untuk tahun 2010 mendatang. Padahal hampir semua teman-temanku sudah punya resolusi dan make a wish tentang apa yang akan dilakukan dan apa yang diinginkan di tahun 2010. Ada yang ditulis di blog, ada yang ditulis di dinding kamar, ada yang di tulis di komputer, ada yang ditulis di buku journal, ada yang hanya diucapkan dengan kata-kata, namun pada intinya mereka punya segudang cita-cita dan rencana-rencana indah-indah tentang apa yang akan dilakukan di tahun 2010.
Dear Diary,
Kamu tahu sendiri kan? Aku paling lemot bila disuruh berpikir tentang sebuah rencana. Rencana yang sudah terprogram bagus, pada kenyataannya tak selalu berjalan mulus. Tak jarang bahkan amburadul di tengah jalan. Kadang tak ada rencana, malah jadinya mulus dan sukses. Aku mencoba belajar dan mengerti tentang sebuah teori hidup, bahwa kita tak semudah itu mengatur jalan hidup milik-Nya sesuai apa yang menjadi mau kita.
Namun tanpa usaha, kita juga tak akan mendapatkan apa-apa yang kita mau sesuai keinginan dan mimpi kita.
Dear Diary,
Biarkan sejenak aku berpikir di luar kebiasaan orang. Atau bahkan mungkin sedikit stupid.
Kenapa selalu harus ada resolusi atau semacam target hidup saat menjelang akhir tahun? Kenapa harus ada semacam konklusi dalam sebuah kaleidoskop di saat detik-detik akhir tahun. Padahal antara pergantian satu tahun ke tahun mendatang hanyalah melewati tak kurang dari sehari, dalam hitungan menit, bahkan dalam hitungan detik.
Aku merasa menjadi orang yang di luar kebiasaan, ketika aku tak pernah punya sebuah resolusi yang pasti setiap menjelang pergantian tahun. What’s a matter with me? Apa aku sebenarnya memang tak punya target dalam hidup? Lebih suka mengikuti kata hati sebebas biru langit, kemana arah air mengalir, kemana angin membawa?
Ya, aku sedang berpikir keras untuk itu. Sungguh!!
Dear Diary,
Seperti kebanyakan orang merayakan pergantian tahun dengan pesta yang meriah, alunan lagu, percikan kembang api, makan hidangan lebih istimewa dari hari-hari biasa.
Katanya : “ah gak apa-apa, sekali-sekali boleh aja. Kan hanya setahun sekali” .
Sepertinya kita selalu berkompromi dengan begitu banyak hal dalam setahun tentang kelonggaran-kelonggaran yang telah kita buat dengan mengatakan : “ah gak apa-apa, sekali-sekali boleh aja. Kan hanya setahun sekali”. Momen perayaan ulang tahun, Hari Raya, berlibur ke daerah wisata, memancing di sungai atau makan di restoran bersama keluarga.
Perayaan moment malam menyambut datangnya tanggal satu detik, satu hari di awal bulan, awal tahun itu sebentar lagi akan dimulai. Setiap hari kita selalu mengalami malam berganti siang, siang berganti malam menyambut pergantian hari. Perputaran bumi yang diidentifikasikan sebagai perputaran hari. Dan akan berulang begitu terus setiap hari tanpa pernah bosan untuk berputar.
Lalu apa yang menjadikan awal hari di Tahun Baru begitu istimewa dibanding hari biasa?
Life must go on with the same problem. They will not leave us if we hasn’t eliminated. May can be same like our daily, not especially day anymore
Dear Diary,
Ada sesuatu yang sering mendesak dalam diriku. Mungkin lebih tepatnya dikatakan sebagai keanehan, termasuk keanehan saat aku ingin di tahun 2010 menjadi
Ini serius! Aku tidak sedang becanda atau main-main. Jadi jangan coba-coba mentertawaiku.
Namun, pada akhirnya aku menyadari keinginan dengan sejuta keanehan itu hanya akan menjadi mimpi. Saat kemudian aku menghadapi kenyataan bahwa aku hanyalah seorang Blogger yang hanya bisa mengungkapkan mimpi dan imajinasiku lewat postingan-postingan yang tak kalah aneh, stupid and crazy.
Dear Diary,
Aku kembali merenung dan merenung..
Terimakasih untuk tetap setia mendengarkan segala sampah, sumpah, serapah yang akan tumpah ruah setiap detik, setiap hari, setiap waktu tanpa mengenal awal, tengah ataupun akhir tahun.
Happy New Year 2010, I wish all of you always on better and better everyday.
God Bless You

























