Rabu, 26 Mei 2010

Sebuah Fiksi : CERMIN



Perempuan itu datang ketika hari memasuki draft warna birunya menjelang usai berganti jingga saga.

Wajahnya kuyu dan lelah, menyiratkan beribu dahaga suatu oase yang bersedia untuk menerima segala tumpah ruah kegundahan hatinya selama ini. Aku menyambutnya dengan segelas Cappucino setengah dingin dalam genggaman gelas bertelinga putih.

Tanpa kata pembuka, aku sudah mengerti bahwa ia sedang ingin bercerita kepadaku tentang keresahan mimpi-mimpinya, masa depannya, kegelapan dan debu yang kerap berterbangan mengitari sekelilingnya.

“Kenapa?” Tanyaku menggamit lengan mungilnya halus. Tanpa paksaan aku sabar menungguinya mengurai nafasnya yang tersengal-sengal.

“ Dia selingkuh”

Dahiku sejenak mengernyit sibuk mempertanyakan pada diri sendiri apa arti kata “selingkuh” dalam konteks kalimat seorang perempuan lajang yang mencintai lelaki dalam masa pra pernikahan.

Menurutku itu tak benar sama sekali, ketika dua orang yang masih bebas dikatakan selingkuh. Sebelum ikrar suci di tetapkan di depan yang Maha Hidup manusia bak individu yang lepas bebas memilih apa yang terbaik dalam hidupnya. Rasanya kurang tepat menyebut kata selingkuh pada seorang lelaki yang masih bebas.

Tapi sekali lagi aku hanya diam memandanginya dari sudut mataku. Tak mungkin aku bercerita dengan jujur apa yang menjadi opiniku ditengah kegundahannya. Tak bijak dan tak pantas.

“Kamu lihat sendiri?”

Perempuan itu menggeleng lemah, kemudian ia berkata lirih, “ Naluri..”

Ahhhh….kembali aku mendesah, mengedik dan perlahan beringsut dari pikiran tentang sebuah kata yang disebut”naluri”. Begitu agungkah sebuah Naluri hingga mampu membutakan sebuah fakta menjadi logika yang tak berujung.

Aku tiba-tiba menjadi sangat khawatir dengan keadaannya yang mengisi beragam imaji menari-nari melintasi ruang benaknya membutakan nalurinya, membutakan hatinya, membutakan pemikirannya. Aku takut ia tertelan arus perasaan yang menghalalkan pilunya.

Terus menerus.

“ Kenapa tak mencoba bertanya padanya?”

“ Aku takut…”

“ Aku takut semua bayangan yang mengikutiku akan menjadi kebenaran yang menyakitkan, aku takut ia marah, aku takut ia membenciku, aku takut dia menganggapku perempuan cerewet. Dan yang paling aku takut, dia akan meninggalkan ku”

Perempuan itu menegaskan kata-katanya sembari menangis sesenggukan berulang-ulang. Aku memandanginya penuh rasa iba.

Sebenarnya aku hanya ingin menolak dan menenangkannya bahwa ia memikirkan sesuatu yang sangat salah tentang asumsi asumsi pada lelaki yang belum tentu bersalah dan kemudian memvonisnya dengan ketakutan dan rasa tidak percaya diri yang amat terkikis bahwa dia adalah perempuan yang layak untuk mendapatkan cinta seutuhnya.

Utuh tanpa cela secuilpun.

Cappuccino di tanganku telah benar-benar dingin dan hambar. Tak lagi nikmat untuk diseruput apalagi mampu memberikan kehangatan di tengah senja yang beranjak menggigil. Namun aku tetap dalam pandangan yang tak lepas pada bayangan perempuan dihadapanku.

Perempuan muda yang tengah berdiri di depan cermin.




------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bukannya sok romantis atau berubah haluan sih. Ceritanya, saya lagi resah dengan blog saya
www.itikholic.blogspot.com mau diisi genre apa. Dulu rencananya mau diisi genre tentang cinta. Tapi ternyata saya ngga ahli dalam urusan cinta mencinta. Lalu terfikir, saya punya banyak ide menulis fiksi, rada serius dan romantis..hayah..Kira-kira kalo postingannya tentang Fiksi romantis kaya di atas, keren gak ya??

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



At now, Admin currently following SEO Contest Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia provides by Toyota SEO Award Contest 2010

.:: Postingan Ngaco Lainnya ::.



62 comments:

Dimas on 26 Mei 2010 06:32 mengatakan...

bagus ceritanya, tp gimana klo ditambah gaya penulisan itik yg kocak, pasti tambah seru hehe...

Artikel Internet Online on 26 Mei 2010 06:33 mengatakan...

klo itik yang bikin cerita pasti bagus deh, kenapa nggak nulis buku aja sekalian...

Jasa Buat Blog Paling Murah on 26 Mei 2010 06:35 mengatakan...

Keren kok tik..., Teteep aja selalu berbagi...,
Masalah cinta tidak selalu tentang cintanya PAsangan kekasih...,
mumet juga kalo gitu mulu...,

Cinta diantara sahabat mungkin? Sama orang tua?
cinta pekerjaan...?
Cinta ama leptop.... hehehehehhehe
Cinta ama motor......?
Boleh juga kok tik jadi referensi...

Radhitya Notes on 26 Mei 2010 06:37 mengatakan...

Ijah...., Keduluan Ama Dimas.... wk wk wk wk wk wk wk

iya tuh tik bener..., kata Dimas..., Yang penting menarik untuk di baca...,
Terus SAya mau nunggu posting-postingan yang buat perut mules tanpa obat mules......, wk wk wk wk wk wk w

No Scam Site Info on 26 Mei 2010 06:40 mengatakan...

Em..... tetep lakukan yang terbaik Aja tik....
Oh ya..., PAge Rank mu jebol ya tik?
kok Alexa mu gendut?
Apa webrank toolbar ku yang bermasalah yaph...?

Belajar Ngaduk Ngaduk on 26 Mei 2010 06:43 mengatakan...

Ada apa neh dengan Itik yanng manis nan Cantik Jelita...., ?

Itu dia tik..., Permasalahan seperti ini sering juga ngelanda...., Terkadang kita kehabisan konsep untuk Artikel yang akan kita buat Di blog yang memang sudah memiliki / membahas topik tertentu.

Kayak blog saya nech...,
Laptop lagi sekarat jadi blum bisa ngasih tutorial belajar desain lagi untuk sementara ini... hik hik hikz...

bandit™perantau on 26 Mei 2010 08:17 mengatakan...

bagus-bagus saja saya rasa...
jangan-jangan nanti malah punya penggemarnya sendiri itu... :D

Miss Rinda on 26 Mei 2010 08:43 mengatakan...

bagus aja slama itik yg buat deh :d:

biar makin cinta sm dunia fiksi tik :v:

With Love,

|
|
V

Miss Rinda - Personal Blog

Munir Ardi on 26 Mei 2010 08:53 mengatakan...

semngat tik apapun yang ditulis si itik pasti bagus deh eh iya memang anjloklah pr dan alexanya kang berubah domain tanya tuh sama yang diatas

REYGHA's mum on 26 Mei 2010 09:34 mengatakan...

Aku dukung Yu, mau sok romantis keq...cemen keq...sok melow lah terserah karena cinta itu adalah kekuatan ajaib yang mendasar yang dimiliki manusia. Tanpa cinta mungkin ngga ada Ayu. ayo Yu...tulis tulis tentang cinta.

Sang Cerpenis bercerita on 26 Mei 2010 09:41 mengatakan...

keren kok..hehehe

Sang Penyamun on 26 Mei 2010 10:00 mengatakan...

jingga saga berurai mnjadi indahnya pelangi di senja kala.. bersambut kehangatan teh hangat pengganti Cappucino yg tak membuai slera kampung ku...hehhe.. nicepost..
Ntar kita ngeteh bareng ditempat biasa ya... :y:

darahbiroe on 26 Mei 2010 10:06 mengatakan...

smoga sukses yaw untuk kontes nya
smngattt
:m:

antokcupu on 26 Mei 2010 10:08 mengatakan...

fiksi yang bagus
smoga menang dalam kontesnya
:D

abdul malyk on 26 Mei 2010 11:04 mengatakan...

itu juga bagus kok tik..
gak ada salahnya kan dicoba..

Anazkia on 26 Mei 2010 11:15 mengatakan...

Menemukan sosok Itik yang lain. Itik yang lebih dewasa...

Entahlah.. Mbak ampe ngiri membacanya, diksi katanya runut banget, keren! Meskipun, pada hakikatnya, Mbak lebih suka Itik yang garing :) tetep semangat, Tik. Gimana kalo yang ini buat genre yang lucu aja seperti dulu, genre romannya, Itik buat lagi hehehe.. *nyuruh2 khan paling asyik* wekekeke...

Itik Bali on 26 Mei 2010 12:58 mengatakan...

@ No Scam Site Info : Bener apa yang dibilang Bang Munir, sekarang blog ini pakai costum domain jadi www.itikbali.com jadi PRnya dan Alexanya masih kacau

@ Sang Penyamun : Mari ngeteh, ditempat biasa ngobrol sampe subuh ya.. :d:

@ darah biroe dan Antok Cupu : Thanks ya, semoga menang, tapi ini bukan postingan untuk kontes lho..

@ Mba Anaz : blog ini sih tetep mbak, pake gaya gila, sarap nan garing abis. Maksudnya ganti genre untuk blog saya yang satunya Itikholic

Yolizz on 26 Mei 2010 13:24 mengatakan...

keren2 aja kok tik, bagus kok.... aku suka bacanya, pemilihan kata2nya itu lho, manteeepp!! ^^

elok langita on 26 Mei 2010 13:40 mengatakan...

uih, kata katanya selangit.. tapi mba.. kok ngegantung ceritanyaa..

iuef on 26 Mei 2010 14:12 mengatakan...

keren kok ... keren banget malah....
wah kayaknya alamat blog ini mesti pindah ke link ke zona favorite... :v: :y:

NURA on 26 Mei 2010 14:12 mengatakan...

salam sobat
keren banget fiksi di atas tadi mba Itik,
masa kurang ahli sih,,pasti pandailah menulis urusan cinta mencinta.

Nenk nuyuy on 26 Mei 2010 14:28 mengatakan...

Kereeeeennnn kaaaakkk!! :d:

Lanjutkan! posting fiksi romantisnya.. :b:

Tukiran on 26 Mei 2010 14:41 mengatakan...

woow..wooww

ieyaz on 26 Mei 2010 16:16 mengatakan...

meski karakter itik yang kocak jadi ilang, tulisannya ttep kerenn kok tik.. :d:

gooo blog on 26 Mei 2010 16:17 mengatakan...

Bagus kok cerminx...

bisa dikembangin jadi novel tuh..

^__^

Darin on 26 Mei 2010 16:41 mengatakan...

Kereeeeeeeennnnnnn! gila, buset, ajib, ngeriiiiiwww!
saya kayak terhipnotis membaca kata demi kata...
kadang terdiam..
jidat berkerut.

dan akhirnya.. ckckckc
mantap bener ni fiksi.

saya kasih skor 98!

ureh on 26 Mei 2010 17:46 mengatakan...

keren tik,mangstab dah,setubuh,haalah..setuju maksudnya :D
BTW, udah ga ada embel-embel blogspotnya lagi ye??prikitiew..(apa udah lama ya??ane kaga gaul nih)

PRofijo on 26 Mei 2010 18:33 mengatakan...

Tulisan gokil di itikbais.blogpot di sini semi romantis.....
Bagusnya memang setiap blog mempunyai gaya dan ide yang berbeda. Buat blog baru karena ada gagasan/ide menulis yang beda halauan.

Kalau seandainya, tidak ada itikbali.com, aku pasti gak tau klo tulisan ini adalah tulisan itik balis nan manis dan amis. Serius.

warung informasi on 26 Mei 2010 18:44 mengatakan...

hallow juga mbak itik.. dah lama ga berkunjung, udah jadi dot com ya.. slamat dwehhh

anyin on 26 Mei 2010 18:54 mengatakan...

bagus kok dek :D

willyo Cs Band on 26 Mei 2010 19:51 mengatakan...

keren tik...tapi lebih keyen..klo capucinonya di kasih ke aku...wallah...hehehee

catatan kecilku on 26 Mei 2010 21:27 mengatakan...

Endingnya... sungguh tak terduga... Hebat deh... :y:

the others.. on 26 Mei 2010 21:28 mengatakan...

Wow... Itik pinter banget buat cerpen ternyata..
itik emang jempolan deh..

IrfanPlay on 26 Mei 2010 22:04 mengatakan...

penulis fiksi jebat nihh,,
kreatif dan menarik sekali sobat. Top dah

isti on 26 Mei 2010 22:26 mengatakan...

keren banget tik..."aku takut ia tertelan arus perasaan yang menghalalkan pilunya"...suka kata2nya...

pak tani dan sang sapi on 26 Mei 2010 23:15 mengatakan...

cukup satu kata
K...E...R...E...N...
:Y:

lady kingdom on 26 Mei 2010 23:37 mengatakan...

koq aku masih belom mudheng ya ...

siroel on 27 Mei 2010 02:29 mengatakan...

wah, keren ceritanya, berbakat jd cerpenis nih...

oh, ini jg udh jd dot com tah, pantes...udh di ganti tik...

BLOGGER-NDESO on 27 Mei 2010 03:02 mengatakan...

Pas mantab...Pokoke itik bangetz

kesehaRian Ra-Kun on 27 Mei 2010 04:53 mengatakan...

kunjungan dini hari..

Regi_Adi on 27 Mei 2010 07:10 mengatakan...

keren juga kalo genre fiksi, tapi jangan romantis aja yg diangkat, mungkin bisa semua jenis fiksi dijadiin artikel kan jadi rame dan beragam

attayaya on 27 Mei 2010 10:51 mengatakan...

kerennnnnnnn YU
apalagi kalo dibaca bli EMO
hajarlah

itikholic = itik banget

Gusti on 27 Mei 2010 14:38 mengatakan...

pengalaman pribadi tik??
*kaboer...

-Gek- on 27 Mei 2010 16:43 mengatakan...

Tumben ga ngocok perut.. :r:

darahbiroe on 27 Mei 2010 19:23 mengatakan...

wakwkak
kirain ikutan kontes
:D

sri on 27 Mei 2010 23:48 mengatakan...

bagus...isinya... dari kacamata saya yang bukn juri kontes cerpen... hehe.. tapi memang bagus kok.. salam kenal ya dari saya di pekanbaru nih

Itik Bali on 28 Mei 2010 03:49 mengatakan...

KOmen ah

Rawins on 28 Mei 2010 11:01 mengatakan...

wah bisa romantis juga neh...

attayaya on 28 Mei 2010 11:07 mengatakan...

cermin..cermin... di dinding
siapakah perempuan yang paling cantik?

gaelby on 28 Mei 2010 14:45 mengatakan...

ceritanya asyik n sruu bnget Ayu. Aq tunggu sambungannya.

Nice to be here again, salam blogger !

Newsoul on 28 Mei 2010 20:56 mengatakan...

Mantap Tik. Ide cerita seorang perempuan yang bermonolog di depan cermin, mengingatkan saya pada tulisan Eka Wijayanti.

FaiS on 28 Mei 2010 20:59 mengatakan...

maLam...

rizal on 29 Mei 2010 00:31 mengatakan...

kali ini aku tidak menemukan kelucuan, biasanya kau selalu senyum sendiri kalau baca tulisan disini...agak serius kayaknya

AISHALIFE-LINE on 29 Mei 2010 02:52 mengatakan...

Menarik kisahnya sis.Sesuai dengan kejadian-kejadian yang beberapa hari ini aku temui hehehe.Pinter deh.

munir ardi on 29 Mei 2010 06:25 mengatakan...

mampir pagi neng lihat-lihat

attayaya on 29 Mei 2010 11:48 mengatakan...

met pagi bli emo
eeeh mbok ayu

Wiwied on 29 Mei 2010 14:17 mengatakan...

::: kereeeeennnnn,,,,, bisa kompak dunk kit aberdua ^_^

::: ada yang baru dari bandung lagi niy ^-^

Asop on 30 Mei 2010 00:21 mengatakan...

Bagus, untung ini sebuah fiksi. :D

wirosableng on 31 Mei 2010 11:41 mengatakan...

sama kayak komen yang diatas..untung cuma fiksi..bisa miris kalo itu beneran..hahaha

Bulan Bintang on 31 Mei 2010 11:44 mengatakan...

bikin hati sedih deh..salam kenal, ya..

mahesapandu on 31 Mei 2010 16:06 mengatakan...

posting cerpen yang bener-bener keren..
salam kenal ya..

Andri Edisi Terbatas on 2 Desember 2010 23:48 mengatakan...

bagus ceritanya...^_^

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r: :s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z:

Poskan Komentar


Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.

 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon