Rabu, 19 Mei 2010

Dongeng Sebelum Tidur



Teringat semasa kecil dulu, ibu, nenek bahkan kadang bapak hobby membacakan dongeng-dongeng untuk saya dan adek. Meski dibacanya bukan hanya pas sebelum tidur tetep aja namanya dongeng sebelum tidur.

Dongeng-dongeng itu beragam. Tapi diantara dongeng-dongeng itu yang sampai sekarang masih teringat jelas hanya beberapa saja. Kalau dulu sama sekali ngga ngerti dan tinggal terima dongeng itu seperti apa adanya, sekarang jadi mikir-mikir pakai logika. Dan jadinya dongeng-dongeng itu jadi kelihatan aneh dan super ajaib.


1.Si Kancil Mencuri Ketimun

Ceritanya tentang si Kancil yang punya penyakit kleptomania karena hobbynya yang tak henti-hentinya mencuri timun Pak Tani. Anehnya, Pak Tani sendiri bingung siapa sebenernya yang tiap malam membuat rugi mengambil timun-timunnya.

Sampai akhirnya suatu hari Pak Tani bisa menangkap si Pencuri itu. Si Kancil dijebloskan ke dalam Penjara buatan pak Tani dan janjinya esok akan di gulai (di buat gulai bukan di beri gula…). Tapi berkat kecerdikan si Kancil, ia berhasil memperdayai anjing pak Tani untuk menggantikannya di penjara dan dijanjikan akan dinikahkan dengan putri Pak Tani yang cuannnntik.

Pesan Moral:

  • Yang menjadi pencuri itu biasanya otaknya cerdik, pinter berkelit dan pinter memperdaya orang lain.
  • Kalau dalam ilmu pengetahuan hewan yang paling pintar adalah anjing, tapi dalam dunia perdongengan malah sebaliknya, anjing hanyalah hewan yang bisa dibodoh-bodohi oleh Kancil yang terkenal hewan paling cerdik

2. Jaka Tarub dan 7 Bidadari


Ceritanya masih seputar pencurian, namun kali ini berbeda dalangnya. Adalah pemuda bernama Jaka Tarub yang masih single dan ganteng namun punya kelainan suka mengintip orang mandi. Beruntung yang diintipnya adalah bidadari-bidadari cantik.

Coba aja kalo yang diintip mandi itu ki Joko Bodo.

Dijamin dia bakalan terkena kutukan bintitan 7 turunan gak sembuh-sembuh.

Ceritanya si Jaka Tarub lalu kesengsem sama kecantikan tujuh bidadari dan berniat nyolong salah satu selendang bidadari itu. Yang mana aja gak penting, soalnya ke tujuh-tujuhnya bidadari cantik. Jadi mau nyomot yang mana aja tetep yang punya bidadari. Seandainya yang mandi itu 3 bidadari dan 4 lainnya atlet binaraga pasti dia akan mikir-mikir buat nyolong yang mana.

Akhirnya si Jaka Tarub berhasil memperistri Nawang Wulan, salah satu bidadari yang nasibnya paling sial. Jaka Tarub dapat hidup dengan nyaman dan fasilitas yang enak berkat kesaktian si Nyonya ini.

Tapi dasarnya emang si Jaka Tarub emang hobby penasaran sama yang buka-bukaan,akhirnya ia membuka panci dan berakhirlah perkawinannya karena si Nyonya berhasil menemukan selendangnya trus kembali ke kahyangan.

Pesan Moral :
  • Cewe cantik yang hobby mandi di tempat umum musti dan waspada hati-hati terhadap pencurian dan pengintipan
  • Jaka Tarub pasti matanya suka bintitan, efek samping dari perbuatannya yang suka ngintipin orang mandi
  • Habis mencuri sebaiknya sembunyikan barang bukti, kalo ketahuan bisa berantakan maksudnya
  • Kalo naksir cewe, segala cara apapun boleh ditempuh yang penting dapet duluan, perkara resiko pikir belakangan.

3. Cinderella dan Sepatu Kaca

Seperti biasanya cerita tentang ibu tiri yang selalu galak sama anak tirinya. Si Upik Abu alias Cinderella juga selalu jadi sasaran kekejaman ibu tiri dan saudara-sadara tirinya. Mulai dari pagi nyuci, setrika, ngepel sampai masak.

Gak berhenti-henti sampai malam.

Kerja kerasnya mengalahkan kerja pembantu yang punya jam kerja jelas. Sampai akhirnya nasibnya berubah berkat adanya pesta dansa yang diadakan oleh Istana kerajaan dalam rangka mencarikan jodoh buat pangeran.

Berkat pertolongan peri yang baik hati akhirnya Upik Abu disulap jadi Cinderella. Singkat kata, akhirnya Cinderella-lah yang akhirnya terpilih menjadi pendamping pangeran.

Pesan Moral :
  • Pangerannya kuper, apa sombong apa pemalu ya? Ngapain jodoh aja musti dicariin? Emang gak bisa apa ya nyari jodoh sendiri?
  • Kalau aja jaman Cinderella itu sudah ada komnas Perlindungan Anak atau Komnas HAM pasti ibu tirinya itu sudah terkena pasal berlapis dan masuk penjara.


Ibu, Bapak atau Nenek gak salah sih menceritakan dongeng-dongeng itu.
Yang salah yang mencerna nya. Sampai salah mencerna pesan moralnya menjadi sama sekali gak masuk akal, aneh dan sarap. Jangan ditiru, apalagi sampe dipraktekkan.




At now, Admin currently following SEO Contest Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia provides by Toyota SEO Award Contest 2010

.:: Postingan Ngaco Lainnya ::.



55 comments:

ferdivolutions on 19 Mei 2010 16:18 mengatakan...

boleh pertamax ga di sini??? hiyaaaa... #digampar

ferdivolutions on 19 Mei 2010 16:20 mengatakan...

kalau aku sih ga dibacain dongengnya, soalnya sebelum tidur itu aku yang baca sendiri... #sok #kabur #ditampar #ampuunn... hahaha

logikanya keren deh...

chietra on 19 Mei 2010 16:25 mengatakan...

kaya dulu aku waktu kecil sering di dongengin... tapi logikanya oke... :D

Abdul Malyk on 19 Mei 2010 16:32 mengatakan...

untung waktu kecil dulu gak diceritain logikanya..
hehehe..

Fajar on 19 Mei 2010 16:41 mengatakan...

waduh..ternyata ada logikanya tho...tik....dongengnya...mumet...mode on..nih...

Lumbunghati on 19 Mei 2010 16:57 mengatakan...

tikn, ngomeng dulu ya.. baca ntar dirumah aja

ieyas on 19 Mei 2010 17:00 mengatakan...

kalo anak kecil dah bisa mikir pake logika, yang dongengin bisa kerepotan buat nanggepinnya tuh tik... :z: :z:

munir ardi on 19 Mei 2010 17:04 mengatakan...

bener juga ya kok pangeran mesti dicariin wah postingan kreatif dan super gokil muncul lagi nih yang seperti ini selalu ditunggu bang baho (nunggu juga cuma malu ngaku), apa kabar neng itik? :w:

reri saputra on 19 Mei 2010 17:04 mengatakan...

waaaaaahhhhhhhhh
kalo di pikir pikir logikanya iya juga ya !!
berarti waktu kecil saya di bodoh bodohi ,,
huaaaaaaa

Gusti on 19 Mei 2010 18:02 mengatakan...

request tik...
bawang merah dan bawang putih... :)

Isti on 19 Mei 2010 18:04 mengatakan...

wah..dah pada lupa...hebat deh itik..hehe

ALdO AKiRA on 19 Mei 2010 18:09 mengatakan...

aKU juGa suKa di dONGeNgi daHuLu seWaKtu KeCiL..
juGa aKU suKa MeN-dONGeNgi AdiK KeCiL kU duLU..
SSeRRRUUuuuuu!
(^.^)v

MaMpiiiR CiNnn, di BLoG aKU..

www.aldoakira.blogspot.com

catatan kecilku on 19 Mei 2010 18:28 mengatakan...

Anak2 sih gak mikir logika, yg penting ceritanya seru... hehehe

the others on 19 Mei 2010 18:29 mengatakan...

Cerita kesukaanku sih Cinderella... :v:

inge / cyber dreamer on 19 Mei 2010 18:58 mengatakan...

dulu g ada yg ngedongengin
tp suka baca buku dongeng
tp g ampe mikir ke logikanya
ntar jd g seru
*padahal dulu otaknya g kuat mikir ampe logikanya he he*

elok langita on 19 Mei 2010 19:59 mengatakan...

gyahaaaa... mba itik ini, kreative banget masih umur 16 tahun tapi tulisannyaaa inspirative terus buat ngakak lagii.. hehehe... ^_______^

Atik sayang Link on 19 Mei 2010 20:01 mengatakan...

hhay.. pakabrr lm ng jum pali comnt k blog a ky yahhh heheheh

secangkir teh dan sekerat roti on 19 Mei 2010 20:23 mengatakan...

kalo saya mana mikir sampe begitu :)

sibaho way on 19 Mei 2010 20:37 mengatakan...

naga-naganya abis nonton pilem 'bedtime stories' nih :D

Rubiyanto on 19 Mei 2010 20:51 mengatakan...

jadi inget waktu kecil ....

rizkimufty on 19 Mei 2010 21:09 mengatakan...

hahahah!! lucu ih!! apalagi yang cinderella.. haha :y: :w:

kemala-octi on 19 Mei 2010 21:10 mengatakan...

selalu suka dongeng2 itu....

Narzis Blog on 19 Mei 2010 21:54 mengatakan...

Si Kancil dan Cinderella adalah dongeng yang sering banget gue denger.
Sangat-sangat sering.
Tapi anehnya, gak bosen2 dengernya, hiihiih :D

siroel on 19 Mei 2010 22:40 mengatakan...

hhahaahahaaa...hidup kancil.hidup kancil....

Laksamana Embun on 19 Mei 2010 22:55 mengatakan...

Sangat Kreative.. Pesan Moral nya dibuat sendiri ya Neng Ayu, Membuat orang gak bosa membaca Artikel sepanjang tali baruak ini, hehehehe :w: :y:

Noor's blog (inside of me ) on 19 Mei 2010 23:06 mengatakan...

Wah...kayaknya hobinya Jaka Tarub sama dengan bang Pendi, tapi bang Pendi ngga bintitan lho...! he...he

Salam hangat & sehat selalu...

PuM2 on 19 Mei 2010 23:20 mengatakan...

:w: hahaha kalo mengingat kembali masa2 itu... sungguh damai.... tak ada yang menjadi beban pikiran... kalo sekarang banyak yg arus dipikirin... pusing...... :r:
sungguh enak menjadi anak kecil ang selalu dimanja n di ceritain cerita2 mnarik... :n:

Tour, Food, and Health on 20 Mei 2010 00:05 mengatakan...

mau tidur baca dongeng dolooo...

Ketawa Bersama Oby on 20 Mei 2010 02:19 mengatakan...

:D
waaaah....
jadi inget some one...
ehhehehe................
aku plaing suka yg kancil colong timun
nakakl kancilnya

Gadget Review Magazine on 20 Mei 2010 09:39 mengatakan...

knapa harus dongeng sebelum tidur namanya?

alice in wonderland on 20 Mei 2010 10:17 mengatakan...

emmmm bukannya yang nemuin selendangya tuh si bidadari ndiri ya? agak lupa nih ama cerita aselinya^^

Brainless~ on 20 Mei 2010 10:24 mengatakan...

wkwkwkwk, klo ga dibikin kaco bkan itik nmanya

aq tambah pesan moral buat cinderela

-orang jaman dulu kakinya ebat2 yah, orang pke spatu kaca klo pecah kn berabe tuh, nmanya sepatu beling!

Danil Edan on 20 Mei 2010 11:26 mengatakan...

daniledan like this (pake jempol)

anyindia on 20 Mei 2010 11:44 mengatakan...

si itik mencuri telur buat dimakan. sadis amat si itik

gooo blog on 20 Mei 2010 11:50 mengatakan...

aQ ngGak perNah didongengin ma Ibu..

muNgkin karena jarang tidur sama beliau kali ya...

hikzzz....

Pasang Iklan Baris on 20 Mei 2010 12:03 mengatakan...

Ternyata jadi orang licik nggak baik ya

Sang Cerpenis bercerita on 20 Mei 2010 13:02 mengatakan...

he he he..khas itik bali nih. selalu lucu.

attayaya on 20 Mei 2010 14:38 mengatakan...

cerita si kancil mengingatkanku
tentang pencurian di kantorku tadi malam
pencuri lebih lihai selangkah
uuugggggghhhh

.gungws on 20 Mei 2010 18:29 mengatakan...

wah!setuju!!
saya sudah curiga sejak dulu,klo dongeng2 ini punya pesan terselubung!!konspirasi!!!
*lhoh?? membara..kpengaruh hari kebangkitan nasional.hahaha *

AdityaBlogsphere2 on 20 Mei 2010 20:04 mengatakan...

Halo mbakkkkkkkk....salam knal yah dari aq...blogger baru....aditya....makasih deh n semoga berkenan mampir balik...oh ya aq juga add fb nya lho (setahun yang lalu....)

rosanakmami on 20 Mei 2010 23:39 mengatakan...

kayaknya semua anak kecil pasti dongengnya tu sama kek gitu ya...? hihi...
gak dimana-mana dongengnya tu si kancil lagi si kancil lagi :D

eniwei, salam kenal ya... ^^

sherlyn felicia on 21 Mei 2010 01:26 mengatakan...

salam kenal :)
blognya keren lho.

btw, kalo aku dulu ama nenek sebelum tidur malah didongengin cerita serem. pernah denger "risili" ngga?
ceritanya ttg anak kecil tanpa kepala, jalan2 nyariin kepalanya.
hiii..

ngga habis pikir, knpa ya, dulu nenekku sukanya cerita itu???
hahahhaa

Ellious Grinsant on 21 Mei 2010 03:41 mengatakan...

Hmmmm... coba deh Cerita tentang Petualangan Grinsant, uuuuuuh disitu pesan moralnya banyak banget, wuakakakak...

shasa imutz on 21 Mei 2010 10:48 mengatakan...

Mbak Itik.... ada award dari shasa tuh, diambil ya....?

elpa on 21 Mei 2010 11:12 mengatakan...

heheheheheh,itik masih mengingat masa kecl dulu,hbs sekarang sapa yg mendongeng buat itik!!!!!!

wirosableng on 21 Mei 2010 11:22 mengatakan...

dongeng si kancil itu yang bagus..hehehe

aaSlamDunk on 21 Mei 2010 12:30 mengatakan...

Kalau aja jaman Cinderella itu sudah ada komnas Perlindungan Anak atau Komnas HAM pasti ibu tirinya itu sudah terkena pasal berlapis dan masuk penjara.

kalo yg mencernya si itik mah jadi ngaco hehehe
pernah denger dongeng baru klinting?
nah kayaknya dulu pernah diceritain gitu sama si emak

joe on 21 Mei 2010 15:48 mengatakan...

kalau sekarang ada Cicak vs Buaya ...

digital nikon camera on 21 Mei 2010 16:03 mengatakan...

duh so sweet banget ceritanya...
blognya nd animasinya juga bagus banget ikh....
ajarin donk...
salam kenal....

putriastiti on 21 Mei 2010 17:43 mengatakan...

waduh emang bener kata mbah putri.
Pesan moral dari suatu dongeng datang dari asumsi sendiri.

Putri out.
:z:

Yolizz on 21 Mei 2010 19:30 mengatakan...

setelah dipikir-pikir bener juga yah?! ntuh pangerannya cinderella kok yaahh mau aja dicariin jodoh lewat pesta dansa?! mungkin waktu itu masih jaman siti nurbaya kali yaahh?? hahahaha... :))

Agung Pushandaka on 21 Mei 2010 23:44 mengatakan...

Saya ndak terlalu suka mendengar dongeng sebelum tidur. Soalnya malah ndak bisa tidur karena penasaran dengan endingnya. Kalau dongengnya sudah selesai, kadang-kadang saya malah protes ke orang tua kenapa kok endingnya seperti itu. Seharusnya kan seperti ini, bla..bla..bla..

Hehe!

Anazkia on 22 Mei 2010 07:50 mengatakan...

Kisah Cindrelela, itu sebetulnya bukanlah ibu tiri *kata sumber cerita di barat* Kisahnya adalah ibu kandung *masih penasaran* :D

Tapi, dongeng juga memperkaya imajinasi anak-anak lho, Yu. Buat, Mbak itu nggak salah dan justru lebih bagus daripada menonton tivi

Asop on 30 Mei 2010 00:25 mengatakan...

HUakakakakakakkakakak! Konyol abis... :w:

ntiems on 8 Juni 2010 11:30 mengatakan...

hahahahaha :h:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r: :s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z:

Poskan Komentar


Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.

 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon