Selasa, 17 Agustus 2010

Bila Tak Pandai Melihat Juga Tak Pandai Mendengar

Bila Tak Pandai Melihat Juga Tak Pandai Mendengar
Menurut saya, setiap orang dituntut berhati-hati saat ia bicara terutama saat ia berbicara dalam keadaan:

1. Berhadapan dengan orang yang sedang berada dalam suasana duka akibat kematian, kesusahan, ketidak mampuan, dan kemiskinan.

2. Berada dalam situasi saat pembicaraannya didengar, dilihat dan dinilai oleh orang banyak.

3. Saat menjadi pejabat, pemuka agama, tokoh ataupun seorang pemimpin.

Namun, sayangnya banyak pemimpin Negeri kita yang tidak menyadari bila mereka sering melakukan salah bicara saat mereka dalam 3 situasi seperti itu.

Tidak peka terhadap penderitaan rakyat, harga kebutuhan pokok yang semakin melambung tinggi, kelaparan hingga angka kematian Balita meningkat, kenaikan TDL namun tak diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan, kinerja wakil Rakyat yang ternyata tak mewakili Rakyat serta berbagai macam masalah Negara yang tuntasnya tak tahu sampai kapan.

Kinerja aparat yang kadang suka aneh, hingga rekaman percakapan jadi perdebatan, penangkapan tanpa bukti kuat sampai Kasus Video Mirip Artis saja tidak tahu kapan selesainya.

Dalam setiap film dan sinetron kita, selalu digambarkan unsur-unsur Negara kita “bersih”. Slogan mengayomi dan melindungi selalu mengikuti walaupun dalam kenyataan sehari-hari sama sekali tidak seperti itu.

Mbok ya, sedikit berkaca (mencontoh juga ngga apa-apa) film-film Bollywood yang sering dicibir itu. Mereka lebih jujur dan tentu saja lebih BERANI menyuarakan keadaan sekitarnya termasuk ketika ada aparat yang korup dan pemimpin yang tidak bijak.

Kapan film dan sinetron Indonesia “bisa” membuat seperti itu ya? Bukan sekedar film Horror-horroran atau sinetron yang mendayu menguras airmata.

Dan kemaren pagi ketika saya melihat tayangan di sebuah stasuin televisi swasta seorang wakil Rakyat diwawancarai tentang kinerja wakil Rakyat yang masih suka membolos dan telat terutama di Bulan Ramadhan ini, dengan santai menjawab :

“Ya maklumlah, kita kan punya banyak kesibukan selain duduk di Wakil Rakyat. Apalagi, sekarang di bulan Puasa, kita bangun untuk sahur, habis itu tidur lagi. Jadinya ya wajar kalo kesiangan”

Sumpah !!! siapa sih yang milih wakil Rakyat semacam ini hingga ia bisa lolos duduk di Kursi Wakil Rakyat?

Hari ini Indonesia genap sudah merdeka 65 tahun lho! Haruskah kita tetap dalam penjajahan sikap Chauvinism dan Arogansi?

Dirgahayu Republik Indonesia ke 65




At now, Admin currently following SEO Contest Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia provides by Toyota SEO Award Contest 2010

.:: Postingan Ngaco Lainnya ::.



28 comments:

Nuy on 17 Agustus 2010 11:21 mengatakan...

Hhh... nyantai banget sih itu omongannya! Mereka digaji gede ngapain aja? :h:

Vicky Laurentina on 17 Agustus 2010 11:21 mengatakan...

Seperti yang kutulis di blog hari ini, bangun sahur bikin orang jadi telat masuk kerja. Apa itu harus dimaklumin? Malu-maluin kaumku yang lagi puasa aja..

Obrolan Blogger.com on 17 Agustus 2010 11:31 mengatakan...

Hi hi hi....
Dirgahayu Negeri ku
Analisamu kian lengkap Ayu

ntiems on 17 Agustus 2010 11:36 mengatakan...

wahhh nyebelin banget tuh kata2nya... ga pantes seorang wakil rakyat ngomong kaya gitu...

Batu on 17 Agustus 2010 11:40 mengatakan...

Ya, wakil rakyat kayak gitu yang bikin Indonesia gak maju2..
Gak di rumah, gak di Kantor, tidur aja kerjanya..

kebookyut (DiVe) on 17 Agustus 2010 11:44 mengatakan...

itu mah cocoknya jadi alasan anak SD.. nggak pantes bgt wakil rakyat mengeluhkan pekerjaannya karena itu sudah konsekuensi.. coba kalo gajinya dpotong dengan alasan kalo puasa nggak makan 3 kali*alasan ngawur bgt*, bisa terima gak ya dia?

siroel on 17 Agustus 2010 11:44 mengatakan...

milihnya jg dibayar tik...ya hasilnya kaya gitulah...


salam merdeka!!!

attayaya on 17 Agustus 2010 13:07 mengatakan...

punya telinga tak digunakan
kalopun digunakan tapi gak punya otak
kalopun punya otak tapi tak ada pikiran
jika tak punya pikiran berarti mereka org gila

SIAPA YANG MILIH ORANG GILA???

jiahahahahaha.......
aku tak memilih siapapun

Isti on 17 Agustus 2010 13:28 mengatakan...

penasaran siapa tuh anggota DPR nya? grrr..buat malu aja *emosi :s:

Ka Damar - 65 kemerdekaan indonesia on 17 Agustus 2010 13:34 mengatakan...

MERDEKA !!!!

mohon sumbangan suaranya di http://prasutan.blogspot.com/2010/08/65-tahun-indonesia-merdeka-ya-sudahlah.html

Riska mbem on 17 Agustus 2010 13:37 mengatakan...

Argghh... enak banget yah si pak DPR, kerjaannya kayak gitu tetep dapet gaji gede terus. mentang2 lagi puasa di jadiin alasan buwat males-malesan :i:

inge / cyber dreamer on 17 Agustus 2010 13:49 mengatakan...

bener2 g bisa jadi panutan yah >.<

munir ardi on 17 Agustus 2010 14:56 mengatakan...

itu karena kemiskinan neng makanya banyak rakyat kita yang nggak bisa makan terpaksa nerima uang untuk milih meski cuma dapat beras atau apapun

Ellious Grinsant on 17 Agustus 2010 15:00 mengatakan...

Hahahahah, kita mah belum benar-benar merdeka. 65 tahun dijajah oleh bangsa sendiri...

Fanoy on 17 Agustus 2010 15:19 mengatakan...

kekkekeke...

fb on 17 Agustus 2010 17:07 mengatakan...

Waktu milih wakil rakyat kira2 yg milih pada tahu enggak siapa yg dipilih.. Kalu asal tebak ya gini deh hasilnya.. Mumpung bulan Ramdahan banyak-banyakin doa semoga Indonesia menajdi semakin baik dan kita smeua hilang segala kesusahan.. Salam merdeka

sofia on 17 Agustus 2010 20:49 mengatakan...

Met ultah ya indonesia! :v:

The Michi on 18 Agustus 2010 03:06 mengatakan...

sinetron Para pencari tuhan.. patut di perhitungkan..!!!
it's a real life.

Mbo, kita kan masih belajar berdemokrasi.

kenapa harus buru buru di tuntut ini itu sihh..
lah wongkan ngga mudah membangun sebuah negara.
apalagi kita negara besar.

Benar juga kata DPR itu, kesibukan mereka bukan cuma itu..
tapi ini itu.

Just posotif thingking.

albertus goentoer tjahjadi on 18 Agustus 2010 07:38 mengatakan...

Salam MERDEKA mbak Itik... rasanya emang susah karena mereka itu udah buta n' tuli... tinggal sekarang pertanyaannya... masihkah mereka akan tinggal dalam kebutaan dan ketulian itu... masihkah mereka akan 'cuek'... kita doakan aja ya mbak Itik... moga mereka disadarkan ama yang di Atas...

Gusti on 18 Agustus 2010 07:58 mengatakan...

wah ternyata Itik pengamat film India yah...:p

LOVE YOU INDONESIA...

-Gek- on 18 Agustus 2010 09:50 mengatakan...

Adoh.. masa ada DPR ngomong kayak gitu yuk...???
Keknya kita harus ganti presiden kali yak?

Corat - Coret [Ria Nugroho] on 18 Agustus 2010 09:54 mengatakan...

ampun deh kalo semua wakil rakyat kaya gtu :r:
klo gtu ak aja yg jadi wakil rakyat hehehe :y:

chua van houten on 18 Agustus 2010 16:06 mengatakan...

hehehe lucu & menghibur,,,

Wulan on 18 Agustus 2010 20:35 mengatakan...

eh buset enak bener itu ngomong begitu.. kalo gtu sih aku juga bisa alesan kayak gitu buat kesiangan kuliah.. *lho?*
semoga mereka bisa intrsopeksi diri lagi. amiinn...
MERDEKAA!
:v:

Hoeda Manis on 18 Agustus 2010 21:31 mengatakan...

Makin hari sepertinya kamu makin hebat aja ya. Chauvinism ya... Senang bisa mendapati kata ini di blogmu. :y:

ieyaz on 18 Agustus 2010 22:56 mengatakan...

dihh..enk banget tuh ngomongnya...
lagian tau banyak kesibukan kok ya masih jadi wakil rakyat...
ketauan cuma ngincer duitnya aja tuh..
huhuuuuuuu,,,

kelaut aja dah tuh orang...
:z:

Leadership training on 18 Agustus 2010 23:34 mengatakan...

ya memang benar jika kita tidak pandai2 memahami suatu hal kita pun bisa2 melontar kan kalimat yang salah, tulisan yang bagus dan inspiring

bangjlimz on 20 Agustus 2010 03:00 mengatakan...

Dari fraksi Mana TUH?? AYO QT gagalkan PEMILU 2014 biar semua makin :y:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r: :s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z:

Poskan Komentar


Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.

 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon