Sabtu, 26 Februari 2011

Namamu, Identitasmu

Ada benernya juga ketika salah seorang nara blog mengatakan bahwa sebenernya ada keterkaitan dan persamaan antara artis, blogger dan penulis. Artis bisa jadi penulis dan blogger begitupun sebaliknya, blogger bisa jadi penulis dan artis ataupun penulis bisa juga blogger dan kemudian menjadi artis. Contohnya kaya Happy Salma, Christian Sugiono atau Raditya Dika.

Yang menjadi persamaan antara ketiganya, kadang mereka menggunakan nama aslinya namun juga kadang menggunakan nama samaran karena alasan tertentu, mungkin nama samaran itu dianggap lebih komersiil dan lebih “menjual”.

Misalnya aja, kaya Krisdayanti, Ashanty, Syahrini atau Indah Dewi Pertiwi yang justru lebih pede dengan menggunakan nama aslinya. Tapi bejibun juga jumlahnya artis yang menggunakan nama samaran yang konon selain dianggap mendatangkan hoki juga mengandung makna tertentu :

Jupe = Julia Perez = Katanya sih diambil dari nama mantan suaminya tapi selain itu juga berarti Julia emang Peres deh….yuk marie..

Dewi Perssik = Emang Dewi yang selalu berhubungan sama Pers (atau mungkin karena suka buah persik)

Evie Tamala = Evie asal Tasikmalaya (plis deh kalo Evie Ke Makasar = Evie Kesasar dong…)

Tapi semenjak kemunculan nama-nama dahsyat macam Yessy Vibrator atau Risna Esek-esek, saya jadi kok kepikiran pengin ikut-ikutan pengin ganti nama belakang saya dari Itik Bali menjadi Itik apaaaa gitu, biar kliatannya lebih hot dan dahsyat hihihi…

********

Beberapa waktu yang lalu saya baca salah satu note dari seorang penulis cerpen, buku dan novelis wanita bernama Triani Retno. Pada awalnya si ibu ini menggunakan nama samaran Teera, karena dianggap mewakili dirinya banget. Tapi di akhir-akhir karyanya, mbak Retno menanggalkan nama samarannya dan mulai menggunakan nama aslinya sendiri dalam setiap tulisannya.

Lalu ada ngga sih ruginya menggunakan nama samaran?

Menurut mbak Retno juga, sedikit ada ruginya pas saat kita melamar pekerjaan yang ada hubungannya dengan dunia jurnalisme/ kepenulisan. Karena kantor tempat kita melamar belum tentu tahu bahwa nama samaran itu adalah benar-benar kita. Bisa juga sih minta surat keterangan dimana karya kita dimuat, tapi kan ribet banget to? Apalagi bagi new comer macam saya yang notabene namanya belum terlalu dikenal dalam dunia persilatan menulis.

Sama aja ketika saya menulis di media. Mereka lebih suka dan selalu mencantumkan nama asli saya : DYAH AYU PURNAMA SARI dan bukan ITIK BALI.

Mungkin lain masalahnya kalo nama samaran saya Widya Sukma, Laksmi Yovani atau Yoko Mariko atau apalah gitu. Pokoknya yang penting nama-nama yang engga “animal oriented” gitu. Mungkin mereka pikir, aneh aja…masak unggas bisa nulis?


Namamu, Identitasmu
Oh ya? Seingat saya dulu waktu awal ngeblog dan tulisannya di buat buku, Raditya Dika menggunakan nama Kambing Jantan, sampai blognya juga pada awalnya menggunakan nama kambingjantan.com. Entah apa alasannya, tapi yang pasti setelah itu Radit sempat menjadi Pemimpin Redaksi pada penerbit Bukune. Yah sekarang masa Pemimpin Redaksi namanya Kambing Jantan?

Sebenernya sih memakai nama asli atau nama samaran ngga ada masalah. Tergantung kita mana yang lebih enak dan nyaman. Yang penting honor teteub dong masuk ke rekening sendiri.

Btw, balik lagi ke masalah nama yang top, hot, fenomenal, komersil dan menjual untuk Itik Manis nan Amis……kira-kira nama belakang apa yang cocok dengan saya ya? Yang menunjukkan Itik banget getow…

Itik Imutizer, Itik Santet Ranger atau Itik Vibrator juga?....Maksudnya Itik bersuara Vibra *halah*


.:: Postingan Ngaco Lainnya ::.



42 comments:

JHONI on 26 Februari 2011 14:29 mengatakan...

wah saya juga pake nama samaran, nama asli saya i made jhoni sugiartha.....tapi kalo ngeblog saya pake nama jhoni.....*heheheheh*

hm itik cocoknya dibelakangnya ditambah itik juga.....jadinya itik-itik yg tidak berkonotasi binatang tapi perbuatan mengitik-itik.................*jiaaahhhh apa cobaaaa*

Noor's blog (inside of me ) on 26 Februari 2011 14:39 mengatakan...

Namanya sudah bagus banget loh Non...Dyah Ayu Purnama Sari, sayang klo diganti2 atau disamarin, kasian juga sama ortu yang dah semedi 7 hari 7 malem buat cari nama yang bagus tapi ngga dipake sama anaknya...hehe

Rhyfhad on 26 Februari 2011 14:57 mengatakan...

bagusnya ayu kwek-kwek atau yutik (ayu itik) ..
hehehe .. :w:

Cahya on 26 Februari 2011 15:18 mengatakan...

Dalam blogger code of conduct kadang mucul istilah penggunaan identitas asli, misalnya gravatar, nama, dan URL yang valid, bukan hanya dalam hal kejujuran menulis, namun juga pertanggungjawaban isi tulisan.

Tapi jika menilik kemudian pada nama pena, pseudonym dan sejenisnya, maka sebenarnya tidak aturan yang mengikat, karena anonim-pun sudah menjadi bagian dari "hak" yang melekat pada seorang penulis.

Tentunya memilih antara menggunakan identitas asli atau samaran, memiliki konsekuensinya masing-masing. Penulis yang cerdas dan bijak akan tahu mana yang harus dipilih sesuai dengan dunia menulisnya, dan tidak satu pilihan akan menjadi lebih adimakna dibandingkan yang lainnya.

kamal on 26 Februari 2011 16:09 mengatakan...

gimana klo itik mengrlitik prikitiew,,, heheh tapi nama asalinya juga dah cantik ko...Dyah ayu purnamasari, kasian kan nyokap yg dah bikinin bubur plus nasi tumpengann,, heheh :P

pengembara on 26 Februari 2011 16:15 mengatakan...

saran aja nih ya mbak :) namanya itik goreng ato itik panggang tuh hot banget mbak pa lagi saat masih anget2nya wkwkwkwkwkwkwk

Zan Insurgent on 26 Februari 2011 16:39 mengatakan...

kalo masih niat ganti nama nih ane kasih usul satu nama.... "itk kamal jablay sekali" :w:


Peace...... :g:

NINDAAA on 26 Februari 2011 17:04 mengatakan...

KAKAKAKKkkk itik pembalutor *HEHE

Penyamun Code on 26 Februari 2011 18:45 mengatakan...

Gubraaaaaak....... :r:

BeBek on 26 Februari 2011 19:25 mengatakan...

Hahahahaha....
bole juga tuh ganti nama jadi itik vibrator...
:g:

Meutia Halida Khairani on 26 Februari 2011 21:12 mengatakan...

wah,kalo gitu saya lebih dikenal dgn rancupid dong.. hehehe..
pernah beberapa kali datang ke undangan blogger. sewaktu kenalan, "This is Meutia, from Rancupid."
berasa gmn gitu. hehehe

bangjlimz on 26 Februari 2011 22:19 mengatakan...

:p: bener juga,, tapi kalo itik itu masih gak masalah, temenQ malah AK= ayan Kampus.. jadinya tuh orang terkenal ayannya. N gak pernah Mandi :v:

Duit lancar Ni Ye :w:

yanuar catur rastafara on 27 Februari 2011 08:27 mengatakan...

itik similikiti weleh-weleh..

rizkimufty on 27 Februari 2011 09:44 mengatakan...

itik puspa aja.. wkwkwk

Sibaho Way on 27 Februari 2011 11:38 mengatakan...

nama itik sendiri sudah seksi dan menjurus saru lho... coba itik singkatan dari apa :))

Masbro on 27 Februari 2011 15:22 mengatakan...

Itik Ayu (sesuai dengan namanya), atau Itik cantik.. Kan ayu sama dengan cantik..

Henny Yarica on 27 Februari 2011 19:34 mengatakan...

he-eh..kalo kata shakspeare, what is in a name. apalah arti sebuah nama. toh nanti balik-balik ke si empunya nama juga. buktinya tuh, tukul arwana..namanya kayak begitu tapi eksis juga.

kalo buat mbak,,mau kamu dipanggil ayu, atau itik bali tetap sama aja. tetap satu orang ini :y:

pet society lover on 27 Februari 2011 19:55 mengatakan...

namaku jg nda asli .. tp miya bener2 nama pet-ku lho ^_^

Sang Cerpenis bercerita on 28 Februari 2011 15:28 mengatakan...

itik manis aja namanya hehee.

eko tri on 28 Februari 2011 18:31 mengatakan...

hehehe, ada ada aja ; )

محمد نور الإمام ألجوهرئ on 28 Februari 2011 22:09 mengatakan...

Gimana Klo Namanya Itik Imutizer Ajah
Cocok Tuh Kayaknya
Klo Saya Sih biasa Di Panggil 2yOemt )tuyum(

Clara Canceriana on 28 Februari 2011 23:03 mengatakan...

nama itik bali udah lucu ah, kayaknya ga perlu diganti yg macem2 xDD

Ellious Grinsant on 1 Maret 2011 01:45 mengatakan...

Hmmmm... coba namanya Itik Energezer atau mungkin Itik Alkaline, biar kesannya Itik itu sosok yang mungil tapi lincah, cepat, kuat dan tahan lama. wuakakakakka... *kidding.

bangjlimz on 1 Maret 2011 12:44 mengatakan...

@Masbro
ntar tambah Ge-eR pemiik nih blog.. xixixixixi (gak usah dimasukin ke hati,, bu)

cookie on 1 Maret 2011 14:15 mengatakan...

:y:

Omiyan on 1 Maret 2011 16:26 mengatakan...

semua tergantung ke orangnya, mau dikenal dengan nama sendiri atau tidak, dulu awal nge-blog nama OMIYAN sudah muncul dengan sendirinya maklum kebiasaan di komplek saya dipanggil Om Iyan ya sudah saya gabung menjadi OMIYAN... dan ternyata memang nama tersebut identik dengan diri saya hahahahaha walau dari nama situsnya justru nama OMIYAN ga nge-jual yang nge-Top malah nama tengah dan belakang anak pertama saya....

Apapun namanya yang penting itu menunjukkan ciri khas kita

Salam

Mood on 1 Maret 2011 17:07 mengatakan...

Gw masih pake nama samaran, karena nama itu lebih banyak dikenal ketimbang nama asli gw sama kawan kawan (tapi bkn didunia maya), ketimbang nama asli gw.
Kalo nama belakang buat kamu kayaknya kawan kawan yang koment duluan sudah memberikannya, jadi tinggal pilih aj atau mau pakai nama yang dikasih sama Ninda itu ? Wkwkwkk :Z:

f4dLy :) on 1 Maret 2011 19:48 mengatakan...

duh...tulisannya menarik...
salam kenal yah.kunjungan pertama nih
http://f4dlyfri3nds.blogspot.com

Lookj on 2 Maret 2011 09:42 mengatakan...

waktu pertama aku nulis buku sempet disaranin temen2 pake nama yang lebih menjual "jati" misalnya, tapi aku gamau tik..mending tetep pake pakem nama Bali yaitu Putu Hadi karena saya bangga bernama "Putu" dan biar banyak yang tahu penulisnya dari Bali, jadi jika kamu akan ganti jadi Itik blablabla selain Bali, aku tidak mendukungmu..

attayaya_komodo on 2 Maret 2011 16:04 mengatakan...

saran : Itik Manis nan Amis
menjadi : Itik Manis nan Amis berrsama Datuk Berkumis

mantap : itu tho nama aslinya
suer : aku baru tau
rencana : mendukung tujuan bl-jkt-pkb

tetap : aku ga pake nama aseli

septirani on 2 Maret 2011 17:14 mengatakan...

:o: kayaknya lebih enak pake nama asli deh tik,,selain banggain orantua,,juga bisa bikin sejarah dikehidupan asli kita

Laksamana Embun on 2 Maret 2011 20:43 mengatakan...

Msh nyaman pakai nama smaran dh yu, biar bsa membdkan offline dan online. hahaha

aradeamarkatin on 3 Maret 2011 12:29 mengatakan...

orang tua ngasih kita nama itu merupakan doa jadi jangan malu tuk pake nama dari orang tua sekalipun nama itu kamu anggap jelek

aradeamarkatin on 3 Maret 2011 12:31 mengatakan...

aku lebih bangga nama yang aku pake dari orang tua,jangan deh pake nama samaran...lam kenal ...

anazkia on 4 Maret 2011 10:38 mengatakan...

Itik amis, tanpa kumis hahahaha

Asop on 12 Maret 2011 08:44 mengatakan...

Saya baca ini:

"Evie Tamala = Evie asal Tasikmalaya (plis deh kalo Evie Ke Makasar = Evie Kesasar dong…)"

...apa memang harusnya lucu ya? :D Saya gak ketawa lho...



Aduh, jangan pake kata vibrator deh... :( Masih banyak nama lain yang lebih kereeen!
Gimana kalo.... "ITIK ITIK" ===> serupa dengan kata "kitik-kitik", sebuah gerakan tangan atau anggota tubuh dengan tujuan membuat geli seseorang. :D

*dasar saya gak lucu*

blackdevil on 15 Maret 2011 10:19 mengatakan...

keren bgt nhe blog,.
klu mnrt ane se,.
nama na uda bgs,.
ITIK + BALI

thu uda menggambarkan org na kok,.
o ia,.
klu da wkt,.
berkunjung k blog ane yg ngk seberapa nhe yha !!!
:)
:g:

:n:

penumbuh rambut on 17 Maret 2011 15:31 mengatakan...

wah, kamu lucu juga yah..boleh kenalan sama kamu? :c:

domain murah on 17 Maret 2011 15:32 mengatakan...

bagi fb kamu dong itik bali

laboratorium bahasa on 17 Maret 2011 15:34 mengatakan...

keren ne blog ahahhaa

asuransioke on 15 April 2011 16:15 mengatakan...

pakek, nama ITIK BALI menurut saya sudah bagus, krn nama itik menunjukksn orang yang rendah hati dan disayang , sedangkan Bali kan sudah terkenal tuh sob.... kira2 gitu sob :y:
:k:

Sepak Bola News = Soccer 足球新闻 on 15 April 2011 16:16 mengatakan...

posting kren mantap :w:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r: :s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z:

Poskan Komentar


Maaf ya, karena banyak spammer dan anonim gak jelas komennya makanya harus melalui approval dulu.

 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon