Sabtu, 29 Januari 2011

Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian

Mungkin rada aneh dan belum pernah ditemui, kok mencairkan Western Union dari Google Adsense di Pegadaian sih? Umumnya kan mencairkan Western Union di Bank Mandiri atau di Bank Danamon, BII ataupun di Kantor Pos. Namun sebenernya earning Google Adsense yang dikirim via Western Union ini bisa dicairkan dimana saja yang memasang logo Western Union, termasuk di Pegadaian.

Ini pengalaman yang kedua kalinya saya mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian, setelah bulan lalu saya melakukan hal yang sama. Sebelumnya di Bank Mandiri aja. Tapi ternyata mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian lebih mudah lho!

Pertama : Hari Sabtu Kas tetap buka

Kedua : Cepat prosesnya karena antrean relatif sepi terutama kalau ambil uangnya di Pegadaian Cabang.

Caranya hampir sama dengan mencairkan Western Union Google Adsense di Bank Mandiri atau Bank lainnya. Mungkin langkah-langkah mencairkan Western Union ini bisa bermanfaat buat temen-temen:

1. Saat earning kita di Google Adsense sudah mencapai USD 100$ dan akun kita sudah diverifikasi oleh Google melalui PIN yang dikirim ke alamat kita, biasanya kita akan menerima Payment Issued yang berisi kode MTCN (Money Transfer Control Number) dan jumlah yang bisa kita ambil seperti ini :


Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian

Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian

Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian
2. Sesampai di Kantor Pegadaian mintalah formulir pengambilan uang dari Western Union. Isilah sesuai dengan nama, alamat dan no telp. Sesuai dengan KTP (Nama akun dan alamat di Google Adsense harus sama dengan KTP). Pada Kolom pengirim isilah Google Inc. dengan alamat 1600 Amphitheatre Parkway Mountain View 94043 USA.


Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian

3. Serahkan ke Petugas dan tunggu beberapa menit sampai petugas memberitahu jumlah yang akan diterima. Dan Anda tinggal menunggu uang hasil kerja Anda di kasir. Semuanya free tanpa fee apapun dan cepat.


Mudah kan? Kalo ada yang kurang jelas silahkan hubungi Itik Manis nan Amis….sigh…


Lanjut Baca - Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian

Credit Counseling to Solve Your Credits Problems

It’s the most habit every person to live consumptive by spending money he had. But sometimes the desire to spend it very difficult when we are being urged dammed by the requirement that we use credit cards excessively. Shopping habits using this credit card which then makes us involved loans with high interest rates.

Difficulties due to high credit card interest because we do not know how to liberate them from debt. Because the longer it is not paid, the more we pile up debt in the bank. We're always confused how to resolve debts while our income is not enough to pay for it. But now you do not confused anymore. Because a site that can help you for your loan re consolidation. The site is debtguru.com.

They will assist you in resolving your debt problems with credit counseling stage by stage of your finance analysis. They also will help you calculate how you balance your income with your expenses, including paying your debts. The interest that are too high in the credit card you will often convoluted calculated proportionally adjusted to your ability to pay all your bills. Thus you can settle all your bills easily without disturbing your living expenses.

In debt management you will also be taught how to tighten your spending to adjust to living expenses and your income. Usually if we are not able to manage our finances, the desire for shopping and spending will continue to follow. One of the advantages you followed this consultation is you taught how to manage of your finances and your needs so that you are not tempted by credit cards with interest rates strangle. If you must use your credit card, then you will be taught how to use your credit card wisely at certain times when you need it.

So from now deliver yourself from the problem of credit card and loan interest that wrapped around you to always consult your financial problems so you can manage it well.
Lanjut Baca - Credit Counseling to Solve Your Credits Problems

Selasa, 25 Januari 2011

Ciri-ciri Cowo Pelit Tidak Royal

Sebelumnya blog entry saya adalah DICARI : PACAR YANG BAIK DAN ROYAL. Tanggapan yang masuk beragam. Kalo cewe rata-rata pada setuju. Kalo cowo tanggepannya macem-macem, ada yang terinspirasi buat jadi cowo matre, ada yang engga setuju tapi malu-malu bilangnya tapi ada juga yang emosional kaya gini…


Ciri-ciri Cowo PelitJah....dimarahin deh gw

Sayangnya dia ngga nyebut dia cewe atau cowo sih. Kalo cewe kemungkinan lagi PMS. Tapi kalo cowo kemungkinan lagi mengalami kesulitan hidup karena sering dikecewain dan ditolak cewe :D

Btw, sebenernya sebagai cewe normal (means =normally…inget! Biar ngga salah persepsi nanti) kalo udah milih cowo sebagai pacar apalagi sebagai suami pasti ngerti kok keadaan cowo kita gimana. Ngga musti harus dijajanin, ditraktirin, di beliin apa itu melulu. Tahu saat-saat lagi boke dan saat gimana cewe musti harus ganti mentraktir…

Buat cewe-cewe hati-hati aja terjatuh dalam lembah kenistaan cowo yang pelita harapan jaya begindang. Karena cowo semacam ini gak mustahil emang ada dan bakalan ditemui. Ngga susah kok buat tau ciri-cirinya :

Pas Pedekate

Pertama : Selalu beranggapan bahwa semua cewe itu matre. Mau sama dia karena dia punya duit, punya mobil dan sebagainya. Lagian dia selalu possesif kalo mau ngebeliin apa-apa buat cewe yang jadi gebetannya : “Iya kalo ntar dia jadi cewe gua? Kalo ngga? Rugi kan gue?”

Kedua : Selalu menimbang-nimbang kalo mau ngebeliin apa dan mau makan dimana saat kencan pertama bareng sama cewe. Kalo perlu ngga usah makan, cuma ngobrol duank dan sangat menghindari pertemuan sama cewe ke arah yang menyebabkan dia harus mengeluarkan duit untuk belanja (mall, butik, swalayan dsb.). Kadang lebih memilih kencan ke pantai atau ke gunung, dengan alasan romantisme, tapi sebenernya itu hanyalah kamuflase sebuah alasan untuk menghindari pengeluaran untuk ngebeli-beliin.

Ketiga : Kalopun harus terpaksa ngajak makan, dia sengaja membuat si cewe ngerasa engga enak hati dengan memilih engga makan dan memesan minum aja. Kalopun milih makanan paling sekedar cemilan aja seperti French Fries atau Ice Cream gocengan. Kemudian pas ditanya sama cewe, kenapa engga makan? Tuh cowo bakalan menjawab : “ ah masih kenyang kok” atau “ aku lagi mengurangi kolesterol”

Keempat : Kalo engga jadi pacarnya karena tuh cewe ternyata menolak cintanya maka dia akan berkata pada dirinya sendiri, “ Syukur, aku ngga jadi sama dia. Ternyata dia cewe matre.”


Pas Udah Pacaran

Pertama : Sering banget janji mau beliin atau ngasihin sesuatu (tanpa diminta si cewe) tapi jarang banget di tepati. Alasannya : “lupa” atau “ah ngga ada ukuran yang cocok” atau “stoknya ternyata udah habis”. Sering buat janji mau makan apa dan dimana atas inisiatif sendiri tapi pas giliran harinya selalu batal dengan alasan : " Gua lagi boke, duitnya udah abis pake beli buku kemaren"

Kedua : Kalo ngajak jalan-jalan milihnya ketempat yang sesedikit mungkin dia ngeluarin duit. Kalo perlu cewenya yang nraktir dengan pura pura lupa bawa uang sementara ATMnya ketinggalan. Kalo ngajak makan ke tempat yang murah-murah dengan dalih : “ yah kan kamu musti belajar jadi istri aku yang bisa mengelola keuangan dengan baik”

Ketiga : Selalu ngerasa apa yang dilakukan adalah demi masa depan nanti. Jadi motonya : selama pacaran sehemat mungkin mengeluarkan biaya. Selalu possesif berpikir : “Iya kalo beneran dia jadi bini gue? Kalo engga?”

Keempat : Kalo ternyata putus karena cewenya engga tahan, maka dia akan bersyukut dengan mengatakan : “untung belon jadi bini gue. Kalo jadi bini, wah abis deh semua hasil kerja keras gue”


Pasca Putus

Pertama : Ngerasa engga pernah ada yang salah dengan dirinya. Dan ngerasa bahwa ke“pelit”annya itu adalah normal-normal aja.

Kedua : Tak putus-putus nyeselin diri. Bukan menyesal karena putus sama pacar, tapi nyesel karena berapa banyak telah ngeluarin buat pacar. Nyesel, kalo saja ngga pacaran dan duit traktiran itu ditabung...bunganya pasti udah berlipat berapa. Ngitung untung ruginya apa-apa yang udah dikeluarin dan apa yang udah dilakukan selama pacaran.

Ketiga : Selalu dan selalu beranggapan bahwa semua cewe itu matre sampe akhirnya dia ngga pernah dapet pacar lagi, jauh jodoh ditolak ampe puluhan kali tapi engga nyadar juga dengan sifatnya dengan teteup NARSIS bahwa semua cewe itu mau sama dia karena fisik dan duitnya semata.


Buat cewe : Siapa yang pernah nemuin cowok kaya gini? Waspadalah!

Buat Cowo : Hayooo....Siapa yang ngerasa kaya gini? Waspadalah juga!



Lanjut Baca - Ciri-ciri Cowo Pelit Tidak Royal

Minggu, 23 Januari 2011

Replica Watches

It’s to be proud if you use good quality watches. Elegant appearances that will look really make you have a separate value between friend and business partner. One hour provider of reliable quality is http://www.replica-watchesus.com/ authenticity. Many branded watches are available there. You can choose according to your taste.


One of the most exclusive branded watches is a Longines replica watches. They have very elegant design which is able to make these watches is very popular with lovers of classy collection hours. The details are very smooth and made of stainless steel and coated with gold or chrome. These types of watches using leather bracelet. Leather materials are used from the original so it does not cause allergies.



Breguet replica watch is the most sought-after alternative for lovers of watches with unique design. This type of watch has a leather watch strap. Have very fine detail. For women is very elegant pink color.

You have to be careful shopping at luxury stores online. Because you have to choose a store that really credible offer this type of watch as stated in the catalog, including the authenticity of the goods. Therefore you should buy the branded watch at Replicawatchesus trusted online store. In addition they provide quality watches at prices affordable.



Lanjut Baca - Replica Watches

Jumat, 21 Januari 2011

Aged Corporations Market

Built a business of course must be taken into account advantages and disadvantages. And more importantly is as the prospects for the future sustainability of the founding of a company. You must be smart to choose a company that you will wake up later. If you include people who do not want to take a big risk to the founding of your company so it's good if you use the services of a broker to buy a company that has good credibility.

The Cheapest Aged Corporations that can help you is the Aged Corporations. They have Aged Shelf Corporations or will show you where just about all the Aged Corporations for Sale. Here you have many advantages. Among them you can cut all the costs that you should remove it when you set up a new company. Besides, you'll be given the best advice how to develop your business to grow rapidly.

The most profitable course, the credibility of the company will continue to improve thereby consumer believe in your company. In addition you can also start with a Shelf Corporations. This is when you really want to have my own business without the intervention of others. They are Shelf Corporations with Established Credit

Lanjut Baca - Aged Corporations Market

Selasa, 18 Januari 2011

Dicari : Pacar yang Baik dan ROYAL

Hari ini adalah hari terakhir saya training di hotel. Ngga terasa 3 bulan sudah saya menjalani hari-hari yang super melelahkan.

Rasanya sampe kaya berdarah-darah tiap hari menjalani menjalani perjuangan ini…tssaaahhh. Maklum, rumah saya jauh di luar kota. Mau ngekost males banget tinggal sendiri. Kadang musti berangkat pagi buta, kadang berangkat siang pulang jam 12 malem. Kehujanan pula. Saking capenya sampe saya kena gejala typhus. Panas nda berhenti-berhenti. Dan musti bedrest sampe hampir 4 hari.

Fyuhhh.. ternyata begini ya syusyahnya orang nyari kerja nyari duit sendiri. Pantesan aja banyak cewe-cewe yang menginginkan punya suami udah mapan. Jadi instan gitu enaknya, cuma tinggal ongkang-ongkang kaki di rumah nungguin anak dan suami pulang kerja, tanpa musti mikirin besok mau makan apa, biaya sekolah darimana, ngutang dimana buat beli beras.

Kalo perlu tiap weekend tinggal mikirin mau kemana. Shopping di Singapore atau di Hongkong. Tinggal pilih deh pokonya.

………

Jadi keinget obrolan saya sama temen.

“ Yu, mau ga kalo kamu jadi kayak Nia Ramadhani?” Kata temen saya tiba-tiba

“ Maksudnya? “

“ Yah maksudnya punya cowo kaya, trus diajak nikah di usia muda”

“ Yah tergantung dong!”

“Tergantung gimana? Kan enak tuh ngga usah pake kerja. Kaya mendadak.”

“Hiii…nggak juga kali. Kalo cowonya kaya tapi tua dan enggak cinta ogah lah!”

“ Lho ini kan misalnya kek Nia Ramadhani. It’s mean, dia ganteng (eh emang Ardie Bakrie ganteng ya?..hueeekk..maab kagak nahan), masih muda, kaya dan dicintaaa”

“ Oh kalo alasannya demi cinta ya okeh aja sih…ngga masalah. Kan kebetulan aja dia kaya. Itung-itung nasib baik jadi mantu orang kaya” Jawab saya cengar-cengir.

“Ah ternyata, matre juga dikau!”

Hihihi…emang gitu kali ya? Makanya ketika mencari pasangan ngga heran kalo cewe lebih suka memilih cowo yang royal dalam setiap kriteria pemilihan jodoh. Inget…bukan kaya…tapi royal. Ada banyak cowo kaya, tapi pelitnya minta ampun bo’


Dicari : Pacar yang Baik dan ROYAL
Dicari : Pacar yang Baik dan ROYAL

Bukan apa-apa ya, bukannya karena matre, bukan juga karena mata duitan, bukan juga karena pengeretan (especially, cewe yang emang maksudnya mendekati cowo demi ngedapetin sesuatu loh!) .

Yang namanya mengukur nilai sebuah cinta itu ngga mudah to ya? Siapa yang tau isi hati seseorang. Meski bukan merupakan tolok ukur yang tepat, tapi salah satunya cewe bisa menilai pengorbanan seorang cowo dari seberapa jauh ke’royal’an. Ada beberapa yang bilang kalo minta sesuatu pada pacar tidak masalah, sekaligus untuk menguji sejauh apa pacar mau melakukan sesuatu untuk dirinya.

Ya sekarang kalo belum apa-apa aja udah itung-itungan. Hmfph..…malesin banget kan? Gimana ntar kalo jadi bininya? Beuh bisa kemana-mana bawa-bawa kalkultor dongs! Jangan-jangan ntar kalo putus trus nuntut semua dibalikin…

“Kan lu dulu udah gue beliin jam tangan Rolex…mahal tau! 2,5 jeti!

"Belon lagi tuh makan di resto Jepang tiap akhir minggu."1 kali makan aja lu abis 100 rebu. Kita pacaran 3 bulan berarti jatah makan lo berarti sejuta dua ratus! Sekarang enak aja kau putuskan kasihku????” # Ya oloh tolong…"putuskan kasihku?" Tujuh puluhan bangetsss


Baru pacaran 3 bulan udah dianggep utang sejuta dua ratus. Gimana kalo pacarannya 3 tahun???? Berapa coba utang yang musti dikembaliin.

Ampyun…susah deh kalo gini caranya.

Btw, saya sendiri sih bukannya muna…suka kalo dijajanin, dibeliin, dimanjain, ditraktirin. Tapi liat-liat dulu siapa orangnya, maksudnya apa, dan seberapa besar kebutuhan saya terhadap apa yang dikasih.


Banyak cara yang membuat kita juga jadi susah nolak pemberian cowo lho. Meski kita udah bilang ngga mau bener-bener, ada aja caranya membuat kita “terpaksa” menerima. Yang paling repot kalo yang ngasih punya maksud tertentu dan pas ditolak maksudnya dia mulai mengungkit-ungkit apa yang dikasih.

Well, okay.. Tapi, kalau buat saya sih, yang namanya nyari calon suami pacar yang pertama ya musti karena alesan demi cinta. Tapi alasan demi cinta aja ngga cukup kan? Bukan kaya dan engga musti kaya, tapi setidaknya punya potensi buat kaya……it’s mean pekerja keras, smart dan bertanggung jawab terhadap kerjaannya.

Saya lebih suka kalau dia suka sama saya karena menghargai hasil usaha saya sekecil apapun. Jadi maab-maab ye…ngga suka minta-minta sama pacar kaya gitu..wow...it's not my type (Beruntunglah kau, wahai, pacar saya. *waves*)



Gambar dipinjam dari http://blogombal.org


Lanjut Baca - Dicari : Pacar yang Baik dan ROYAL

Selasa, 11 Januari 2011

“Phgstragetagtdeius” Syndrome

“Phgstragetagtdeius” Syndrome
Pernah gak ngalamin apa yang disebut dengan “Phgstragetagtdeius” Syndrome?

Saya pernah. Sering malahan. Sering banget deng. Bahkan akhir-akhir ini saya merasa bukan lagi terkena“Phgstragetagtdeius” Syndrome. Tapi malahan udah terkena penyakit “Phgstragetagtdeius” kronis.


Ngeningwe, opo sih sebenernya “Phgstragetagtdeius” Syndrome itu?

“Phgstragetagtdeius” Syndrome adalah sebuah istilah yang digunakan oleh seorang peneliti jenius cantik, manis dan amis sebagai kumpulan gejala yang sering melanda kerap melanda di saat bingung mau posting apa jadinya apa karena banyak keinginan mau jadi apa.

Gejala-gejalanya lebih mirip dengan ayanan :

1. Pengin posting sesuatu, sudah dirancang, dalam pikiran udah mau nulis tentang apa.
2. Buka facebook, idupin YM, browsing-browsing.

3. Banyak hal bagus, banyak tulisan bagus, banyak ide yang muncul, banyak yang pengin dibuat jadinya.

4. Jadi bingung dan berubah pikiran dari apa yang dipikirin awal

5. Bingung mana yang mau ditulis.

6. Bengong ampe beberapa jam tapi nggak ngelakuin apa apa.

7. Akhirnya ngga ngelakuin apa-apa.


Ini hanya sekedar curcol…


Jujur, saat ini
empowerment saya tentang ngeblog sudah ngga kaya dulu lagi. Mungkin karena ngeblog sekarang jadi multi oriented akhirnya saya jadi bingung mau fokus yang mana dan jadi apa.

Waktu awal-awal saya ngeblog dan awal punya blog, saya hanya berpikir untuk menulis dan menulis. Ngga kepikiran tentang gimana naikin PR, SEO dan nyari duit lewat blog. Buat saya blog adalah sarana buat menampilkan hasil karya cipta, tulisan dan keinginan yang ada dipikiran.

Apresiasi tentang sebuah kepuasan hanya saya peroleh bila ada yang berkomentar positif tentang saya.


(Jadi maab-maab aje ye …buat yang ngasih komentar negative, seberapapun bagusnya komentar anda seberapa kali lipat lebih pintarnya anda dibanding saya saya tetap akan bilang ==>
NO WAY, sekalipun ada yang bilang, komentar negative itu perlu sebagai sebuah kritikan tetapi buat saya tetap saja saya ngga suka)

Just it…

Tapi sekarang saya ngerasa ndak kaya dulu lagi. Saya suka plin plan dan confuse mau dibawa kemana hubungan kita….

Saya ini suka gampang terpengaruh, punya banyak keinginan, punya banyak kemauan tapi miskin kemampuan. Pengin yo, suatu saat saya ini menjadi jurnalis biasa.

Tapi di satu sisi saya juga pengin jadi blogger matre.


Lho memangnya ngga bisa apa kita jadi dua-duanya sekaligus? Ya bisa aja sih, tapi tentu aja butuh ekstra waktu, tenaga dan pikiran. Meski sedikit banyak saya tahu langkah dan cara me"matre"kan diri, tapi sejauh ini saya bilang: Belon Mampu

Menjadi blogger matre itu ngga gampang lho. Building blog itu banyak menyita waktu, pikiran dan tenaga. Jadi kalau ada situs tentang iklan yang menyatakan
“Cara Gampang Mencari Duit Lewat Internet” jangan percaya deh! Itu cuma sekedar tepu menepu aja. Mungkin saya lebih percaya kalo judulnya ganti “ Cara Cari Duit di Internet Step by Step Oh Beibeh…..”

Atau mending tanya sama Blogger Matre yang udah tahu gimana susahnya mereka mulai nyari duit dari awal.
Termasuk gimana cara menghadapi cibiran (dari orang yang enggak ngerti tapi sok ngerti) sebagai orang yang kurang kerjaan online hingga tengah malem bahkan sampai subuh.

Btw, balik lagi ke masalah “Phgstragetagtdeius” Syndrome. Mungkin ada baiknya kalo
kita saya kembali lagi ke tujuan awal ngeblog. Cooling Down terhadap berbagai keinginan dan cita-cita yang kerap kali berseliweran di benak.

Dan yang terpenting saya tetap menjadi diri sendiri….



Lanjut Baca - “Phgstragetagtdeius” Syndrome

Sabtu, 08 Januari 2011

Cintailah Produk Indonesia

Bambang Pamungkas...lewat
Okto...lewat
Yongki Aribowo...lewat
Firman Utina .....lewat

Saat ini lagi ngetop ngetopnya adalah pemain naturalisasi di datangkan di Indonesia. Mulai dari Kim Kurniawan, Irfan Bachdim, Christian Gonzales dan yang baru-baru ini datang ke Indonesia James Zaidan Saragih juga ikut mencoba peruntungan di Indonesia. Lumayan, siapa tahu bisa ngetop kaya David Beckham. Jadi idola cewe-cewe #maab saya ngga tu!#

Lagian, mumpung di Indonesia lagi gandrung sama yang berbau Bule gitu.

Kata Penggiat Sepak Bola : Untuk meningkatkan prestasi Indonesia
Kata peminat sepakbola : untuk mempermanis lapangan, biar ngga kliatannya hijau mlulu

Heran, apa kita sudah kehabisan stock pemain Indonesia yang buagus dan keren?

Antimo masyarakat terhadap wajah Indo ternyata gak cuman di dunia persepakbolaan. Di dunia sinetron, film dan modelling banyak wajah-wajah Indo bertebaran. Produser dan sutradara lebih suka menggunakan pemain blasteran ketimbang wajah Indonesia asli yang eksotik dan menawan macam Itik Manis nan Amis ini.

Kata mereka, wajah-wajah Indo ini lebih "menjual" dalam segala hal ketimbang wajah lokal. Lagian meski aktingnya pas-pasan bakalan ngga masalah. Penonton yang notabene orang Indonesiapun ternyata lebih suka dengan model-model setengah Indo ini.

Rupanya peluang ini juga dicermati oleh Jennifer Kurniawan, si pacar Irfan Bachdim. Melihat pacarnya ngetop ia pun mencoba peruntungan di Indonesia. Seolah ingin menunjukkan : Ini lho pacarnya Irfan Bachdim. Udah jangan ganggu-ganggu pacar gue lagi!". Katanya sih pengin berkarir jadi model di Indonesia. maka ia pun mulai berpose :


Foto-foto Jennifer KurniawanKok mirip mbak Jupe ya posenya?

Foto-foto Jennifer KurniawanKok mirip mbak DePe ya posenya?

Lah kalo masyarakat kita aja masih suka pakai dan lihat produk impor, kapan majunya produk lokal? Kalo yang dipakai model-model Indo begini kapan ada kesempatan model dalam negeri ????

Pesan saya, "cintailah produk asli Indonesia" kaya dibawah ini.


Artis Indonesia BerbakatLebih keren, lebih oke dan lebih cihui..


Kira-kira postingan ini sudah mewakili perasaan iri wanita Indonesia saya belum?



Foto-foto Jenifer diambil di http://id.omg.yahoo.com/


Lanjut Baca - Cintailah Produk Indonesia

Jumat, 07 Januari 2011

Kalo Udah Ngga Perawan Lagi

Ngga Perawan Jelas udah ngga perawan


Saya sadar, sewaktu menulis postingan ini saya adalah seorang perempuan muda yang masih harus menempuh perjalanan jauh untuk melanjutkan hidup hingga ke jenjang pernikahan.

Dan saya hanya mampu komat-kamit berdo’a semoga sepanjang perjalanan hidup ini saya selalu dilindungi dan senantiasa diingatkan untuk tidak berbuat hal-hal yang merugikan diri sendiri.
Sebab, kita tak pernah bisa menentukan dengan pasti kejadian apa yang akan menimpa, akan bertemu dengan orang seperti apa dan godaan syaiton apa yang bakalan berbisik di telinga.

Iya lho!

Bersyukur kalo kita bertemu dan punya pacar “orang baik-baik”, yang mampu menjaga kesucian dengan sabar hingga saatnya tiba. Kadang orang baik-baikpun, pacaran yang biasanya baik-baikpun juga bisa tergoda oleh bisikan syaiton yang terkutuk pada saat dan situasi tertentu.

Itulah pentingnya kontrol diri untuk tidak menempatkan diri pada situasi yang menyebabkan godaan itu datang.

Meski tekhnologi kian canggih bisa membuat hymen buatan hingga seorang gadis menjadi perawan lagi, namun tetap saja yang namanya sebuah kejujuran tak mampu dibeli. Apalagi untuk perkawinan seumur hidup, apa tega membohongi suami terus menerus. Yang lebih bikin nyesek pastilah tersiksa karena bohong ama diri sendiri.

Saat jatuh cinta berjuta rasanya seorang perempuan sepintar apapun kadang bisa jadi makhluk bodoh yang dengan sadar dan suka rela menyerahkan “sesuatu” yang menjadi miliknya paling berharga kepada lelaki yang belum tentu menjadi suaminya atau mungkin malah tidak mencintainya atau hanya demi kesenangan semata. Sesuatu yang harusnya dipersembahkan hanya untuk suaminya di saat pernikahan kelak.

Alasannya, “Ini bukti cinta sejati”

Weks…

Ironisnya, bukan hanya kehilangan keperawanan tapi juga hamil diluar nikah dan ndak tahu siapa cowo yang harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

Bok, susahnya jadi peyeumpuan itu.

Pentingnya keperawanan seolah-olah menggambarkan arogansi cowo dimana cewe musti dituntut selalu sempurna. Padahal kalo memang benar-benar cowo itu mencintai semestinya keperawanan tak dijadikan tolok ukur kesempurnaan seorang cewe. Memang kelihatannya egois banget, tapi itulah takdir perempuan. Sekali ternoda bakal ninggalin jejak untuk selamanya.

Tapi justru disitulah letak esensi menjadi seorang perempuan. Harus mampu menjaga kehormatannya. Kalo udah gak perawan lagi, ibarat gelas yang sudah pecah diperbaiki dengan cara apapun masih aja kliatan retaknya.



Lanjut Baca - Kalo Udah Ngga Perawan Lagi

Kamis, 06 Januari 2011

Diputusin Pacar? Jangan buru-buru menyalahkan!


Sering banget mendengar seseorang memaki-maki mantannya ketika ia diputusin. Yang katanya sh*t, janc*k, f*ck, br*ngs*klah, playboylah, suka mainin cewelah, ngga seriusanlah dan sebagainya dan seribu kata-kata pujian manis sumpah serapah lainnya.

Emang sih, terapi yang terbaik buat melupakan the bastard mantan kita adalah dengan mengingat semua keburukannya dan semua hal yang membuat kita benci kepadanya. Tapi sebenernya kalo kita mau bertanya pada hati kecil kita, efektifkah cara melupakan “mantan” dengan cara seperti itu? Padahal menurut pengalaman seorang peneliti jenius, semakin kita membenci dan berusaha melupakan seseorang, akan semakin ingat dan semakin susah dilupakan.

Lagian coba pikir dulu, introspeksi dulu apa sebenernya kita ini ngga turut andil dalam hal terjadinya peristiwa si dia “mutusin” kita?

Coba deh kita simak, siapa tahu emang sikap kita yang bikin eneg dan membuat pacar mutusin kita.

1. Rasa Pede yang amat sangat dengan anggapan bila memang cinta pasti bisa menerima segalanya.

Iya sih waktu pedekate atau awal-awal pacaran, si pacar pasti manis dengan segala caranya buat menarik perhatian. Gombalpun tak masalah:

“Kamu pasti sakit ya?”
“Ngga tuh? Kenapa? Aku kliatan pucat ya?”
“Abis kamu kan bidadari yang baru jatuh dari langit! Jatuh kan sakit”

Tapi jika hari demi hari trus kemudian ternyata sikap si pacar super nyebelin, sok ngatur dan manja nggak ketulungan pasti bikin eneg dan lama-lama rasa cinta itu hilang. Rasa sok pede bahwa kita adalah segalanya bagi pacar seringkali menjadi bumerang sebuah hubungan

2. Rasa takut kehilangan yang besar.

Sebenernya sih wajar aja kalo kita sering merasa takut kehilangan seseorang yang kita cintai. Tapi kalo perasaan takut kehilangan itu keterlaluan ya itu namanya sudah possesif. Biasanya orang-orang yang begini adalah orang yang menganggap pacarnya sebagai orang yang mengagumkan, paling segalanya dan jauh lebih tinggi “derajat”nya di banding dia.

Anggapan “kalo putus dimana mau nyari orang seperti dia?” membuat kita terbelenggu dengan perasaan cinta yang tidak seimbang. Rasa rendah diri yang terkikis membuat kita juga kehilangan kepercayaan kepada pacar.

Pada akhirnya perasaan takut kehilangan justru akan membuat kita kehilangan beneran orang yang kita cintai.

3. Rasa emang gak pernah bohong

Rasa cinta itu hanyalah titipan, seperti halnya hidup. Kalo misalnya cowo kita ninggalin buat nyari cewe lain jangan berpikir dulu kalo dia playboy. Ya emang mungkin dia emang bener-bener cinta sama tuh cewe.

Meski sakit banget ya kita musti terima dengan hati lapang. Jangan tunjukin kalo kita sedih karena ditinggalin. Bisa Ge er tujuh kali jungkir balik tuh cowo. Mending (sok) cuek aja. Sok pura-pura tegar, tunjukin kalo kita cewe tegar, kuat, sakti mandraguna *tsssaaahhh*

Percaya deh, pasti suatu saat akan ketemu seseorang yang jauh lebih mencintai dan lebih baik.

4. Rasa Jenuh yang Memuncak

Pacaran dengan rentang waktu yang lama, ketemu tiap hari dan rasa yang ngga berirama kadang bisa menimbulkan kejenuhan tersendiri. Kadang jenuh karena si cewe terlalu penurut, tapi kadang datang karena seringnya timbul perselisihan. Cape deh!

Cowo tuh biasanya suka akan tantangan. Jika dalam suatu hubungan udah ga ada tantangan lagi. biasanya sampai pada titik jenuh ya sebaiknya break aja dulu.

5. Lumayan, itung-itung ga usah cari-cari alesan lagi “buat putus”

Let’s play opera Girl! Like a victims. Memosisikan diri sebagai korban. Mengurangi perasaan bersalah akibat putus. Kamuflase gitu, kliatannya dia yang kejam pengin mutusin duluan, tapi sebenernya emang itu yang diharapkan “DIPUTUSIN”.

Kaya di sinetron dan drama-drama gitu deh. Tokoh yang dizhalimi pasti mendapat simpati. Jadi trik untuk 'disayangi' sejuta umat, tetep kliatan baik, ya kan lebih baik diputusin ketimbang mutusin. Maap, gak maksud sinis sih, tapi kan emang harus gitu mikirnya..

Ya to? Ya to? Ya to?

Banyak yang kita perlu tahu tentang cinta. Jika diputusin pacar santai aja lagi. Mungkin belum jodohnya. Jangan sedih, jangan hilang akal, jangan putus asa .

Inget Selalu!! Dukun santet dan dukun pelet yang buka praktek masih banyak..huehehehe.. *ktawa saiko*



Lanjut Baca - Diputusin Pacar? Jangan buru-buru menyalahkan!

Rabu, 05 Januari 2011

Happy Birthday….I love You.

I love You.

Ibu saya, tipikal ibu-ibu sinetron banget. Meski udah tahu usia saya masih bau kencur tapi ibu hobby banget menjodoh-jodohkan saya sama siapa-siapa gitu. Dengan si A yang udah kerja mapan di perusahaan apa, atau si B yang kerja di Departemen mana.

Kaya beberapa bulan lalu misalnya. Ibu saya lagi kekeh surekeh “menjodohkan” saya dengan adek bungsu temennya waktu sekolah dulu. Menurut ibu, tuh cowo “pas banget” buat saya. Meski penampilannya rada mas mas tapi secara masa depan dia cukup oke (katanya sih bentar lagi tamat dari sekolah kedinasan dan langsung diangkat jadi PNS).

Argumen ibu cukup kuat sih. Katanya, “ Ibu mana yang pengin menjerumuskan anaknya? Seorang ibu lebih tahu mana yang terbaik buat anaknya.”

Mulai deh…pertunjukan drama queen“ Ibu cuma pengin bahagia, nanti kalo ibu sudah tua ibu sudah tenang kamu dapet jodoh terbaik”

Lebay abis…

Bok, secara ya, saya ini Itik Manis nan Amis. Artis masa depan yang sangat cerlang cemerlang. Masa perkara cowo aja musti dijodoh-jodohin? Emang saya ini apa sudah sedemikian ngga lakunya sih? Emang saya ngga bisa nyari sendiri apa? No Way!!

Lagian saya punya argument sendiri tentang sebuah gambaran masa depan. Pengin kuliah, pengin kerja dulu, pengin punya duit sendiri dulu. Saya sudah punya pilihan sendiri. Dan yang terpenting, saya pengin hidup dengan orang yang saya cinta (dan mencintai saya tentunya).

Ogah banget kalo saat saya masih usia sekian sudah dicekoki dengan prospek masa depan yang harus hidup dengan mas mas yang mostly hidupnya hanya mengurus suami dan anak tanpa bisa ngapa-ngapain.


Kadang-kadang saya suka ngelawan ibu dengan sikap yang rada kurang ajar, “ Ibu aja yang nikah sama dia. Aku sih ogah!”

“Husshh….” Ibu saya mendelik

“ Habisan ya, ibu ini ngajarin anaknya matre. Mengorbankan rasa cinta demi harta. Memangnya ibu mau ngelihat anaknya jadi istri orang kaya tapi hidupnya menderita, depressi, stress, kurus kering?” Mulut saya nyerocos ngga keruan (eh saya jadi ikutan lebay deh)

Hihihi…kalo diinget jahat banget mulut saya ya?

Ibu saya hanya terdiam. Dan sejak saat itu dia engga pernah lagi menjodoh-jodohkan saya ama siapa-siapa. Sebenernya ada rasa bersalah dalam diri saya. Gimanapun juga ibu berbuat semuanya kan demi kebaikan saya semata. Demi rasa sayangnya pada anak perempuan semata wayangnya. Pengin dapet yang terbaik buat saya.

Dan pagi tadi, tanggal 5 Januari saat masih subuh, saat ibu masih terlelap. Saya sengaja bangun pagi-pagi. Hari ini Ibu berulang tahun. Sambil ngucapin selamat saya cium pipi kanan dan kirinya, “ Selamat Ultah ya Bu, Maafin semua salah Ayu ! I love you

“ Ibu juga sayang Ayu”, Kata Ibu balas memeluk saya. Ibu kemudian bangun dan duduk di pinggir tempat tidur memandang saya.

“ Yu, mau gak sama anaknya Bu Putu? Dia baru lulus Akpol lho! Pangkatnya Letnan!”

Dooooeeuhh…Ibu…Mulai lagi..Cape deh!



Lanjut Baca - Happy Birthday….I love You.

Minggu, 02 Januari 2011

Tahun Baru, Gaya Lama

Spanduk Nurdin MundurNulis kata terakhir, kata "terdahsyat"


Spanduk Nurdin MundurSpanduk ini terpasang juga, meski akhirnya disita.


Spanduk-spanduk di atas telah disita.

Meski usianya hanya dalam hitungan menit namun syukurnya sebelum disita, spanduk ini masih sempat dibaca, dilihat, dipotret dan dipasang di blog ini dan akhirnya diposting di itikbali.

Hmm...lumayan, berapa juta pasang mata sudah sempat melihatnya, setidaknya suara dan keinginan itu sudah tersampaikan.


Banyak yang menuntut Nurdin mundur. Tapi Nurdin menolak. Karena "beliau" merasa masih mampu memimpin PSSI. Meski penuntutan mundur itu bukan hanya dari spanduk-spanduk itu saja, tapi ia tetap "berasumsi" bahwa suara itu datang dari segelintir orang yang bertujuan mempolitisasi. Buktinya, selama 7 tahun ia masih terpilih sebagai ketua.

Nurdin benar. Karena Nurdin selalu merasa kalau PSSI itu miliknya, wewenangnya, kekuasaannya, arogansinya. Yang salah itu yang milih, yang nota bene adalah PSSI. Sudah tahu "latarbelakangnya" seperti apa masih aja dipilih.

Jadi apa sebaiknya yang dituntut bubar itu PSSI? Husshh....

Nurdin bukanlah satu-satunya pejabat di Indonesia yang bersikap "Indonesia Banget". Nggak akan mundur meski nyata-nyata prestasinya segitu-segitu aja.

Entah bagaimana nasibnya di tahun 2011 ini. Masih dengan gaya lama atau berubah "seolah" dengan gaya baru?



Selamat menikmati tahun baru 2011.


Lanjut Baca - Tahun Baru, Gaya Lama
 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon