Sabtu, 26 Februari 2011

Namamu, Identitasmu

Ada benernya juga ketika salah seorang nara blog mengatakan bahwa sebenernya ada keterkaitan dan persamaan antara artis, blogger dan penulis. Artis bisa jadi penulis dan blogger begitupun sebaliknya, blogger bisa jadi penulis dan artis ataupun penulis bisa juga blogger dan kemudian menjadi artis. Contohnya kaya Happy Salma, Christian Sugiono atau Raditya Dika.

Yang menjadi persamaan antara ketiganya, kadang mereka menggunakan nama aslinya namun juga kadang menggunakan nama samaran karena alasan tertentu, mungkin nama samaran itu dianggap lebih komersiil dan lebih “menjual”.

Misalnya aja, kaya Krisdayanti, Ashanty, Syahrini atau Indah Dewi Pertiwi yang justru lebih pede dengan menggunakan nama aslinya. Tapi bejibun juga jumlahnya artis yang menggunakan nama samaran yang konon selain dianggap mendatangkan hoki juga mengandung makna tertentu :

Jupe = Julia Perez = Katanya sih diambil dari nama mantan suaminya tapi selain itu juga berarti Julia emang Peres deh….yuk marie..

Dewi Perssik = Emang Dewi yang selalu berhubungan sama Pers (atau mungkin karena suka buah persik)

Evie Tamala = Evie asal Tasikmalaya (plis deh kalo Evie Ke Makasar = Evie Kesasar dong…)

Tapi semenjak kemunculan nama-nama dahsyat macam Yessy Vibrator atau Risna Esek-esek, saya jadi kok kepikiran pengin ikut-ikutan pengin ganti nama belakang saya dari Itik Bali menjadi Itik apaaaa gitu, biar kliatannya lebih hot dan dahsyat hihihi…

********

Beberapa waktu yang lalu saya baca salah satu note dari seorang penulis cerpen, buku dan novelis wanita bernama Triani Retno. Pada awalnya si ibu ini menggunakan nama samaran Teera, karena dianggap mewakili dirinya banget. Tapi di akhir-akhir karyanya, mbak Retno menanggalkan nama samarannya dan mulai menggunakan nama aslinya sendiri dalam setiap tulisannya.

Lalu ada ngga sih ruginya menggunakan nama samaran?

Menurut mbak Retno juga, sedikit ada ruginya pas saat kita melamar pekerjaan yang ada hubungannya dengan dunia jurnalisme/ kepenulisan. Karena kantor tempat kita melamar belum tentu tahu bahwa nama samaran itu adalah benar-benar kita. Bisa juga sih minta surat keterangan dimana karya kita dimuat, tapi kan ribet banget to? Apalagi bagi new comer macam saya yang notabene namanya belum terlalu dikenal dalam dunia persilatan menulis.

Sama aja ketika saya menulis di media. Mereka lebih suka dan selalu mencantumkan nama asli saya : DYAH AYU PURNAMA SARI dan bukan ITIK BALI.

Mungkin lain masalahnya kalo nama samaran saya Widya Sukma, Laksmi Yovani atau Yoko Mariko atau apalah gitu. Pokoknya yang penting nama-nama yang engga “animal oriented” gitu. Mungkin mereka pikir, aneh aja…masak unggas bisa nulis?


Namamu, Identitasmu
Oh ya? Seingat saya dulu waktu awal ngeblog dan tulisannya di buat buku, Raditya Dika menggunakan nama Kambing Jantan, sampai blognya juga pada awalnya menggunakan nama kambingjantan.com. Entah apa alasannya, tapi yang pasti setelah itu Radit sempat menjadi Pemimpin Redaksi pada penerbit Bukune. Yah sekarang masa Pemimpin Redaksi namanya Kambing Jantan?

Sebenernya sih memakai nama asli atau nama samaran ngga ada masalah. Tergantung kita mana yang lebih enak dan nyaman. Yang penting honor teteub dong masuk ke rekening sendiri.

Btw, balik lagi ke masalah nama yang top, hot, fenomenal, komersil dan menjual untuk Itik Manis nan Amis……kira-kira nama belakang apa yang cocok dengan saya ya? Yang menunjukkan Itik banget getow…

Itik Imutizer, Itik Santet Ranger atau Itik Vibrator juga?....Maksudnya Itik bersuara Vibra *halah*


Lanjut Baca - Namamu, Identitasmu

Rabu, 23 Februari 2011

Enlargement Solutions

The big size may be is very important thing for men to be made self confidence if they enchant women. While courage is a big penis size they have. Men often assume that women will be satisfied with a big penis. Many men feel inferior because of the size of their penis is too small to have a hard time going to approach women. But for men who have small penis size there are many ways for Penis Enlargement Solutions.

One method is using the Penis Enlargement Pills. This method is the easiest and painless. You can simply drink in accordance with the rules of use contained in the packaging. But of course you should know the side effects from using these pills. It's good if you read the fine existing packaging.

Another way that many are being used by men in general is to use Penis Extender. This tool is widely sold online. Its use can increase the volume of the penis permanently. Use is sometimes a bit of aches and pains. But with regular use then the pain would disappear.
You can use the above solutions to increase your confidence as a man. Of course you can choose the best and safest.


Lanjut Baca - Enlargement Solutions

Selasa, 22 Februari 2011

Hai Online Shop, Mau Laku atau Mau Ditampol sih?


Saya dulu suka heran, kenapa sih seorang narablog musti memoderasi kotak komentarnya? Kini saya akhirnya mengerti alasan mereka kenapa lebih suka komentarnya visible approval duluan.

Selain karena alasan untuk menyeleksi komentar mana yang pantas untuk ditampilkan (karena kadang ada beberapa komentar pedas yang tidak bertanggung jawab yang ternyata cukup “membuat shock” si empunya blog) juga para narablog acapkali dibuat sebal oleh ulah para spammer yang ngga tanggung-tanggung membuang “sampah” di blog. Bahkan ada seorang temen yang sengaja menutup kotak komentarnya karena saking kesalnya melihat ulah para spammer .

Spammer yang mostly adalah para toko online atau pebisnis online yang ingin menjajakan barang dagangannya tanpa mempertimbangkan etika beriklan di internet bahkan dengan teganya membuka “lapak dagangan” di lahan orang lain dengan menyertakan link-linknya. Sumpah, ini nyebelin banget!

Awalnya sih saya biarin aja, itung-itung bantu orang lain lewat blog kita. Tapi lama kelamaan dibiarin ngga tau diri banget. Tiap kali berkunjung dan komentar meninggalkan minimal 6 link dengan komentar yang sama “ Nice Post” atau “ Nice Sharing”. Huh!

Sama aja kaya di Facebook. Para penjual online itu hobby banget ngetag-ngetag ke wall barang dagangannya secara acak, secara random tanpa peduli yang ditag itu butuh apa enggak, kenal apa enggak, sebel apa enggak, pengin nampol apa enggak disertai dengan pesan “ Kalau tidak berkenan di Tag tolong remove aja”

Itu masih mending, meski random ngetag, tapi cukup tahu diri juga bahwa hal itu “kadang” menyebalkan, tapi ada juga yang judeeeessss minta ampun ketika ditegor “ tolong saya jangan ditag lagi ya!”

Malahan dijawab, “ Emang apa ruginya sih ditag? Ya itu emang resiko punya FB!”

Minta disikat beneran deh tuh orang. Jualan kok judes gitu sih? Mau laku ngga sih dagangannya??

Sebenernya sih ngga masalah usaha melalui online shop, namanya juga usaha. Punya dagangan ya harus ditawarkan. Wong saya sendiri kadang juga cari info barang melalui internet. Beberapa temen juga sering belanja di online shop. Cuma mungkin system promosinya yang “ndeso bin katrok “ itu lho yang musti diperbaiki menjadi promosi yang lebih elegant gitu.

Yahhh namanya juga usaha! Siapa tahu berhasil! Iya sih berhasil satu kali, bikin orang kapok bin sebal 100 kali taukkkk!!

Eh kalo saya cuma ngomel-ngomel tanpa memberi ide jalan keluarnya sama aja saya kaya “Talk More Do Less”. Menurut saya sih, ada beberapa ide promosi yang engga bikin eneg, bahkan mungkin lebih efektif ketimbang nyepam atau ngetag ke sembarang orang.

# Bikin review produk yang mau dijual dan posting di blog dengan bahasa yang menarik, lalu blog walking yang bener-bener blog walking. Jangan nyepam dan beri komentar yang menarik tentang artikel temen. Kalau kita memberi komentar yang positif orang lain pasti juga akan menilai positif usaha kita. Jalin persahabatan, jangan sekedar mampir nitip link lalu pergi. Karena orang membeli produk kita 80% karena persahabatan dan pertemanan.

# Kalau nggak sempat blog walking dan punya duit lebih (asumsinya bikin toko kan punya modal to?)buat website atau blog yang professional dengan domain dan hosting berbayar kemudian sewa jasa SEO yang bisa meningkatkan traffic, page rank dan urutan di halaman pencarian google.

# Kasih reward produk pada blogger seleb yang namanya udah ngetop di ranah maya, punya follower banyak dan blognya selalu rame dikunjungi kemudian minta dia untuk mereview produk tersebut atau mereview online shop anda di blognya.

# Buat lomba membuat review produk online shop untuk blogger dengan hadiah produk yang ditawarkan.

# Sekali-sekali buatlah foto produk anda dengan menggunakan fotomodel blogger yang keren, cakep, narsis, hobby foto di FB, friend list-nya buanyaaakkk sampai ribuan dan tentu saja kondang (kaya saya misalnya…..hueek) lalu posting foto itu di blog anda dan minta dia juga posting di blognya. Jangan lupa upload di FB dan tag ke beberapa temen. Asli deh! Pasti banyak ngeview dan yang komen dengan sukarelawati dan sukarelawanto deh! Jangan berpikir dulu kalo fotomodel amatiran ini akan minta kontrak atau bayaran mahal gitu lho kadang sesama blogger kita akan saling bantu dan semuanya secara gratis..tis…tis. Semuanya itu tentu saja dimulai dari PERTEMANAN.

# Kalau baru memulai usaha online shoping atau modalnya minim dan males blogwalking belajarlah SEO dan optimasi toko online anda biar trafficnya bagus. Atau buat aja Group di Facebook dan ajak temen-temen bergabung (inget, yang bener-bener temen. Jangan asal comot aja) lalu post setiap produk baru anda. Bisa juga ikutan group blogger yang udah ada, posting link atau produk anda di forum. Tapi ingat…sekali lagi jangan nyepam atau sekedar nitip link. Lama-lama anda bisa juga ditampol dan ditendang rame-rame!

Jadi buat mbak-mbak atau mas mas yang punya usaha online shop, sekali lagi jangan suka nyepam-nyepam dan buka lapak di emperan rumah orang ya!

Kata orang Jawa : Ora ilok.
Kata orang Sunda : Pamali.
Kata orang Bali : Sing Juari.
Kata Batak : Bah! Apapula kau ini!! Tak pantaslah itu!



Lanjut Baca - Hai Online Shop, Mau Laku atau Mau Ditampol sih?

Senin, 21 Februari 2011

Aged Corporations with Credit

If you are a young professional who wishes to pursue a career as a broker in an effort, then it is time you are looking for an Aged Shelf Corporation as your business partner. Many benefits can be obtained here. Because they are as Cheapest Aged Corporations automatically you can give the cheapest price as well for your clients.

If you deal with business issues with getting a higher profit then you can get in Shelf Corporations with Credit they will give Shelf Corporations with Established Credit. Offer this to your clients, and then you will earn high profits.

It’s a company that will help you become a professional broker in the Aged Corporations. They offer a variety of great advantage, since some cost trimmed by providing a free piece. This will facilitate your negotiations with your clients by giving the price as expected. They prioritize Aged Corporations for Sale. Join if you want to satisfy your customers. This is the various pieces of interesting given.

Not only that, they also offer the Aged Corporations with Credit, of course, could provide an attractive offer that you can give to your client. They will also get the lowest price from you than when they corporate with others.

So are you waiting for? Let’s join with us!

Lanjut Baca - Aged Corporations with Credit

Minggu, 20 Februari 2011

Jakarta oh Jakarta

Jakarta oh Jakarta
Ceritanya pas liburan kemaren salah seorang temen saya sebut saja namanya Pipit liburan ke Jakarta. Eh ya, sengaja saya pakai nama samaran sebab saya ngga mau sampe ada yang ke GR-an trus protes minta royalty karena kisahnya terpampang di blog ini *tsssaaahhh*.

Sebenernya kalo saya bilang sih Pipit itu bukan liburan namanya, tapi semacam pulang kampung gitulah.

Nyaaaiiiyaaallllaaahhh, lha emang kakek dan neneknya asal dan tinggalnya di sono sih. Sama aja kan kaya kalo saya lagi kalo lagi pulang kampung ke Jembrana atau ke Madiun nengokin nenek saya gitu? Bedanya si Pipit ini pulang kampungnya ke Jakarta, jadi dia bangga banget nyebutnya sebagai LIBURAN ke Jakarta. Ralat deng bukan Jakarta tapi TANGERANG. Beberapa kilometer dari Jakarta….jadi ngga termasuk Jakarta kan?

------ IRI adalah perasaan kurang senang melihat kelebihan orang lain karena beruntung dsb (artikata.com) *menunjuk diri sendiri* ------

Begitu hari pertama masuk sekolah dengan bangganya Pipit berkoar-koar di depan kelas dengan suara cemprengnya. Dan seperti orang yang baru saja mencicipi nikmatnya metropolitan, Pipit juga terkena syndrome metropolisianus, dari mulai style, gaya bicara sampe hobby barunya : MEMBANDING-BANDINGKAN.

"Eh elo elo pada liatin dong hape gue baru nih!" Teriak Pipit memamerkan sebentuk hape QWERTY dengan chasing merah yang mirip kaya iklan di tivi oleh magician yang suka menggeram-ngeram tanpa mau mengeluarkan sepatah katapun itu.

Emang sih yang namanya hari pertama sekolah udah biasa disebut sebagai “Hari Pamer" Nasional setelah seminggu liburan sehabis masa training pertama. Jadi emang hari itu biasanya diisi dengan pamer-pamer apa yang didapet sehabis liburan.

"Lo tau ngga seeehhh? Ini nih kalo di Jakarta udah biasa banget dipake. Gue dapet hadiah dari om gue"

"Haaahhhhhhh????" Hampir seisi kelas terperangah (halahhh bahasanya bok,"terperangah" Jus Badudu bangeeetttss).

Bukan karena hapenya, kalo hape nyang begituan sih ngga usah di Jakarta, disini juga udah biasa banget kalee, tapi logat Pipit yang tiba-tiba ber lu-gue sama temen-temen itu loh! Plis deh nggak pantes banget...ngga mecing banget sama tampangnya yang rada-rada "ndeso" gimaaannnaaaa gitu...hihihi

Lalu iapun mulai menyibukkan diri dengan menjelaskan fitur-fitur dan keunggulan hape barunya itu mirip Product Ambassador yang lagi promosi di depan kliennya. Tentu saja masih dengan logat ELU ELU GUE gitu.

Sampe 3 hari lamanya, si Pipit masih aja kena syndrome Jakartaisme mirip si mbak mbak yang baru pulang kampung sehabis kerja di Jakarta gitu.

Sebenernya sih engga masalah dia mau ngomongnya kaya gimana dan dengan logat apa. Menurut Freedom of Human Right itu katanya yang termasuk namanya Freedom of Speech: Kebebasan Berbicara , tapi yang membuat kita (termasuk saya maksudnya) mulai sebal ketika ia suka mulai bilang “ kalo di Jakarta sih begini…..”

Kaya pas di kantin kemaren lagi beli jajan di kantin, “ Ha..ha harga risolesnya cuma 1000? Murah ya? Kalo di Jakarta nih, ngga ada jajanan 1000 an…semua pada mahal!!”

Padahal sebelum liburan biasa aja tuh, emang dari dulu harga jajanan di kantin juga Rp. 1000 an. Lalu kenapa dia bisa terkaget-kaget kayanya harga seribu itu muraaaaahhh banget yak?

Belom lagi pas rame-rame bareng mau makan di warung tipat dan rujak kuah pindang. Kebetulan lagi rameee banget yang beli. Lagian dagangnya kalo ngulek satu satu, ngga barengan gitu. Jadi antrean nya makin lama makin panjang.

Saat mulai gerah karena udah antre 30 menit lebih tiba-tiba Pipit nyeletuk, “ Heran deh, dagang kaya gini kok banyak banget sih yang antre? Kalo di Jakarta nih, dagang kaya gini kagak laku! Udah ditinggalin pembeli. Lelet banget! Orang Jakarta kan pada sibuk, mana sempet antre kayak begini???”

Beberapa teman lainnya menoleh sebentar ke arah Pipiet, kemudian dengan cueknya ngobrol lagi. Udah biyaaasssyyaaaa dengan syndrome Pipit yang berubah jadi mbak-mbak macam ginian…

Segitu dahsyatnyakah Jakarta sampe bisa menimbulkan perubahan? Saya sendiri sih belum pernah ke Jakarta, cuma tahu dari TV aja. Jakarta ternyata bisa merubah image strata social seseorang menjadi “modern dan nggak katrok” sehabis dari sono. Padahal nggak tahu ya, disana dia hidup kaya apa dan gimana…jadi gembel apa orang kaya, tinggal di pinggiran atau emperan toko. Setelah pulang dari sono kelihatannya keren dan gaul deh….maklum dari Jakarta !!

Tapi ya mungkin emang itu yang bisa menunjukkan symbol keberhasilan seseorang sih, eh tepatnya symbol sebuah identitas dan kebanggaan deng! Yang menunjukkan kalau dia abis dari manaaaa gitu.

Ngga kebayang, nanti kalo saya merantau ke Korea Selatan misalnya…pulang-pulang ke Bali pasti sangatlah keren kalo saya jadi berdandan sexy ala Wonder Girls mengucap salam ke semua orang “joh-eun achim! museun sosig?” *sambil dance pom pom girls*




Lanjut Baca - Jakarta oh Jakarta

Senin, 14 Februari 2011

Life Insurance Quotes

You are very concerned about your family instead? Especially it is for the future of your children. Then you have to prepare your life for your family to have an assured future. One of them you have has a Life Insurance. This is important because if something happens to you and your work, then do not need to be disrupted social-economic life of your family.

Compared with the other,
xLife life insurance quotes it has certain advantages. In addition to the premium you have to pay quite affordable, the service about insurance claims is also very easy and fast.

So do not wait until you regret it later. Register your Life Insurance Quotes that you can see the information through the internet.
Lanjut Baca - Life Insurance Quotes

My Love is Like Cup Cakes


My Love is like cup cakes: sweet, funny shape, unique and colorful. The loves that always bring my life became more colorful and always taste sweet from day to day. Taste the sweetness in every bite made me addicted to enjoy it again and again.

Usually I enjoy cup cakes with a cup of coffee. The combination feels great. Likewise, my love, every time I enjoyed it I always meet new things are amazing. As if I and he like a harmonious blend of flavors. It’s the most harmonious among any sense in this world.

If I miss a day without enjoying the sweet cup cake, I like to feel something is missing in my life. Many substitutes taste sweet like candy or Ice cream but the sweetness remains not like a special cup cake that I was looking for. I do not want another. So is my love. I just want to feel the sweetness of love from him.

For me, his sweet love can never be replaced by anything.
But recently I like to feel lost sweetness Cup Cake. Either because he was bored or saturated into our love. I cried over night, but still I feel lost.

When I asked him, "Hey Honey, what's wrong? Where are you? If you know that I missing of you”

He just answered lightly, "It's nothing Honey"

"Really?" I just answer that but I can't stop my tears to fall in

Oh, what is my feeling wrong?

Is he getting fed up with the sweetness of love like a cup cake? I was really felt lost. I miss our love of color sprinkled with thousands of sweet and funny events that we experience.


I am missing of you, Penyamun Code. Are you still love me?

I am missing the sweetness of your love is like enjoying the cup cakes....

.......


Ini sebenernya merupakan postingan di blog adsense saya whatgirlneeds.com yang lalu.

Hari ini kata orang-orang merupakan hari kasih sayang alias Valentine day. Dari beberapa hari yang lalu temen saya udah pada sibuk hunting coklat dan bunga. Katanya buat dikasihin yang tercintssaaaah. Saya juga engga ngerti kenapa tanda cinta harus coklat atau bunga ya? Kenapa bukan emas, berlian, mobil, rumah atau deposito aja gitu...kan lebih berkesan...bahkan sangat berkesan dan BERGUNA....hwahahahah *ktawa psiko*

Saya bukan orang yang anti Valentine Day sampai musti harus demo ditengah jalan ngerusak-ngrusak fasilitas umum atau teriak-teriak di status FB bahwa "Valentine itu bukan budaya kita, tidak sesuai dengan budaya Indonesia, hancurkan, matikan!!"

Saya juga bukan orang yang suka romantis-romantisan yang mengharapkan Pangeran dari Kahyangan yang datang memberi saya seikat bunga dengan rayuan kata-kata manis di saat Valentine Day.

Buat saya saat-saat paling romantis adalah saat saya bisa ngobrol dengan topik apa saja ngalor ngidul ngetan ngulon bareng bersamanya.

Untunglah pacar saya cukup mengerti kalo saya bukanlah sejenis jin, setan, kuntilanak, pocong, tuyul dan sebangsanya. Tapi Itik Manis nan Amis yang engga doyan makan bunga. Jadi dia juga engga pernah kasih bunga ke saya di hari Valentine atau hari-hari lainnya.

Cukup dengan cinta. It's enough for me. *geal geol*



Lanjut Baca - My Love is Like Cup Cakes

Rabu, 09 Februari 2011

Cara mendapatkan Akun Google Adsense

Cara mendapatkan Akun Google Adsense (Cara Agar Akun Google Adsense di Approve)

Setelah beberapa waktu lalu saya membuat entry blog yang berjudul
Cara Mencairkan Western Union Google Adsense di Pegadaian, kemudian ada beberapa yang bertanya ke saya tentang gimana caranya mendapatkan akun google Adsense atau gimana caranya supaya akun Google Adsense kita bisa di approve, karena sudah mengajukan berkali-kali tapi ditolak terus.

Well, sebenernya saya engga ngerti-ngerti banget gimana kriteria google adsense untuk mengaprrove sebuah akun yang diajukan. Saya ini termasuk CeGoSibTung alias Cewe Bego tapi Nasibnya Beruntung, sekali “melamar” blog untuk Google Adsense eh….. langsung di terima. Tapi dari situ saya jadi belajar, kira-kira apa sih yang disukai Google sama apa yang ngga disukai Google.

Membuat Akun Google Adsense itu gampang-gampang susah. Gampang karena sama aja kaya ngeblog biasa, susah ya, kalo dipikirin terus siang malem ampe ngga makan kecuali laper, ngga minum kecuali haus kira-kira di-approve apa engga.

Kalo menurut saya sih (menurut saya lho…kalo salah ya maab) dalam mendapatkan Google Adsense itu ada 2 metode :

1. Metode Dukun Beranak

Seperti menolong kelahiran baby secara alamiah, step by step, pelan-pelan, setahap demi setahap. Musti sabar, musti telaten, musti perhatian, musti disayangi dan menyayangi *ha..ha..ha*

-- Kita musti buat blog dalam bahasa Inggris. Bukan bahasa Indonesia, bahasa campuran kaya Cinta Laura Udah becyek, Gak ada ojyeg, Matanya belyek, apalagi BaHaSa AlaY GaOwLLL geTTo.. dilarang keras ya bok!

-- Ngga bisa bahasa Inggris? Ho..ho tenang aja, masih ada google translate yang siap menjadi asisten setia setiap saat. Ngga peduli nanti hasil terjemahannya jadi bahasa Inggris model surat cinta mbak Juminten “I have think this very cook cook (saya sudah memikirkan hal ini masak-masak) You correct correct a man crocodile land (kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)” pokoknya yang penting berbahasa Inggris.

-- Membuat tema blog yang menarik, bisa menjual dan kira-kira bisa dipasang iklan. Misalnya tentang Gadget, Gardening, Travelling, Hotel, Health, Woman dan sebagainya. Kalo bisa postingan yang original tulisan kita sendiri, kalopun entry blog itu sebuah informasi yang harus mengambil dari sebuah sumber usahakan jangan sama persis, rubahlah sesuai dengan gaya sendiri karena kalo postingan sama persis bisa dilacak lho……dan itu ngga bagus buat blog kita.

-- Minimal buat postingan sebanyak 25-30 dengan tema yang keren, desain yang menarik dan tulisan yang bagus setelah itu baru mendaftarkan ke Google Adsense.

-- Tunggu sampai dengan beberapa lama (kira-kira 1 bulan) anda akan menerima email dari Google apakah pengajuan akun ditolak atau diterima.

…. KUNCINYA : SABAR ….


2 Metode Dukun Pelet

Hampir sama dengan mendapatkan cinta secara instan dan kilat dengan cara pelet. Cara ini adalah cara instan, ngga perlu buat blog, ngga perlu cape-cape belajar bahasa Inggris, ngga butuh waktu lama nungguin approvalnya dan ngga usah mikirin dengan harap-harap cemas. Syaratnya harus menyediakan sesajen berupa uang pelet aja.

Caranya gampang kok, tinggal hubungi aja orang yang menyediakan jasa pembuatan akun Google Adsense serta menyerahkan data pribadi sesuai dengan KTP atau tanda pengenal lainnya. Dengan biaya pembuatan berkisar antara 75 ribu sampai 100 ribu rupiah maka dalam beberapa hari akun Google Adsense anda sudah pasti approval.

Yang perlu diingat !!!

Meski sudah punya akun Google Adsense bukan berarti pasang iklan di blog trus abis itu langsung dapet duit lho!!…masih panjang dan berliku jalan yang musti dilalui, karena untuk mendapatkan klik iklan yang dipasang blog juga musti di optimasi sampe trafficnya bener-bener bagus.

Setelah trafficnya bagus, earning yang didapatkan baru bisa diambil setelah kita memverifikasi akun Google dengan PIN yang dikirimkan ke alamat kita( doh…inget aja waktu dulu nunggu PIN dateng….wah sampe berdarah-darah nunggunya) Maklum, rumah saya kan letaknya katrok gitu.

PIN biasanya dikirimkan setelah penghasilan mencapai 10$ namun penghasilan Google Adsense baru bisa diambil setelah penghasilan kita mencapai 100$.

Susah ya?

…. KUNCINYA : SABAR …
Inget selalu semboyan : Orang sabar disayang pacar cihuuuyyy disayang pacar ya??


Lanjut Baca - Cara mendapatkan Akun Google Adsense

Senin, 07 Februari 2011

Facebook Drama Queen

Drama Queen ala Facebook Sudah seminggu ini saya ngga update blog yang manapun. Penginnya sih seminggu ini hidup tanpa internet. Bisa ngga sih? Ternyata eh ternyata saya nggak mampu.

Dengan alih-alih tekhnologi, rupanya saya udah kadung terbiasa terjebak dalam enaknya menggunakan kemudahan tekhnologi, terutama sulitnya mencegah keinginan untuk ngga tergoda buka si muka buku atau
facebook ini. Ngelihat status temen-temen dan komentar-komentarnya serasa lebih mengasyikkan dari apapun….

Btw, beberapa waktu lalu saat saya baru aja log in ke akun
Facebook, di homepage paling atas sudah terjerembeng status seorang temen (bahasa apaan sih terjerembeng itu? Ah…pokoknya gitulah..ini kan bukan lagi pelajaran bahasa Indonesia to?).

THuuty Chaiyank ArYaaa is Single

Status yang sama juga terjadi sama si cowo


ArYaaa Chaiyank THuuty is Single

Gak sampai sejam kemudian nama-nama yang pada awalnya pake kata-kata sok imut
“Chaiyank” itu berubah dengan menjadi : ThuuTy Lgy Merana dan ArYaaa JomBLo Keren

Terpikir dibenak saya apa ya? Mungkin sebelum terjadi peristiwa itu terjadi sebuah adegan percakapan kaya begini nih :


THuuty :
kita putus aja ya…
ArYaaa :
But Why?
THuuty :
Aku ngga sayang kamu lagi..
ArYaaa : But Why?
THuuty :
Udah kamu jangan tanya "But Why But why mlulu!" Pokoknya kita putus Titik!!!

------Sejam kemudian-------

THuuty : Aku bukan pacarmu lagi, jadi aku mau ganti nama…kamu juga!
ArYaaa :
But Why?
THuuty :
Terseraaahh….


Ngga susah buat nyari tahu apa penyebab “kandasnya” hubungan itu karena gak lama kemudian status-status mellow mereka bertebaran di tembok facebook secara urut yang kalau dijadikan scenario sinetron mungkin udah jadi satu scene.

Buat cewe (maksudnya : saya) facebook kadang bisa jadi tempat curhat yang paling gampang dan efektif. Meski kadang komentar yang tiba-tiba muncul justru dari orang yang tidak kita harapkan namun lewat status yang kadang “enggak banget” itu sebenernya sedang mencerminkan hati si pembuat status dan berharap-harap cemas yang dimaksud di status itu ngerti dan nanggepin isi statusnya.

Tapi sayangnya, cowo ngga sama mikirnya gitu…atau lebih tepatnya ngga ngeh terhadap apa yang dimaksud hati cewe.
Kadang mereka mengganggap “Buat apa ditanggepin? bikin GR aja.”

Serius!


Ini terjadi di beberapa temen cewe saya lho (dan kadang saya juga). Keseeeeelll banget ampe menangis-nangis segala kalo curhatan lewat status itu ngga dapet tanggapan yang berarti dari si lelaki. Sedang si lelaki cuma bilang dengan simple reason,
“cinta kita kan bukan terbatas pada facebook…”

*Halah*


Kadang perempuan memerlukan pengakuan tentang keberadaannya bahwa “aku milikmu” di depan khalayak sebagai tanda cintah dan pengakuan itu bisa diperoleh dari status di facebook.

Tapi kalo udah yang kaya drama-drama gitu rasanya yang baca geli sendiri juga eh…
Masa masalah pribadi diumbar di depan umum gitu, ampe semua orang di seluruh dunia tahu? Yo adakalanya kita bisa keep masalah yang crucial. Kan bisa diomongin berdua tanpa orang lain tau.

Temen-temen saya kebiasaan banget (terutama temen SMA) kalo lagi pacaran, wall facebooknya dipenuhin dengan kata-kata cinta dan balesan komen yang aduhai gombalnya…begitu juga terpasang foto berdua yang mesraaaa banget. Tapi begitu putus..wow berjuta kata makian balik memenuhi tembok si muka buku.


Kata orang-orang dewasa bilang,
“maklum, masih ABG. Suka mengumbar perasaan cinta dimana-mana”. Eh tapi saya juga pernah lihat lho, kayanya fenomena drama status facebook ini bukan cuma melanda ABG tapi juga orang dewasa yang lagi kasmaran. Lebih parah lagi…

Saya sendiri? Hmmm…kadang juga begitu sih. He..he.


Tapi soal tingkat keparahannya saya enggak tahu. Menurut saya sih enggak ya…saya ngga parah-parah amat sampai harus mengumbar apa yang terjadi dari drama facebook saya.

Tapi ya engga tahu orang lain menilai saya separah apa dalam hal ber- drama queen ini.



Lanjut Baca - Facebook Drama Queen
 

Itik Bali™ Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon