ASI adalah gizi yang baik untuk diberikan pada si kecil. Anda pasti tahu itu. Namun, ada banyak orang tua yang tak bisa memberikannya karena berbagai masalah. Untuk itu, Anda harus menggantinya dengan susu formula bayi. Namun, bagaimana bila masalah lain muncul? Seperti alergi pada bayi? Anda pasti bingung, kan? Bagaimana mengatasinya?

Susu Formula Bayi

Ingat, tidak semua produk susu di pasaran cocok untuk bayi. Beberapa malah menimbulkan alergi. Untuk mencegah agar alergi ini tidak menjadi semakin besar, sebaiknya Anda mengetahui bagaimana ciri-ciri alergi tersebut dan cara mengatasinya. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini!

Ciri-Ciri Bayi Alergi Susu

Sebenarnya, ciri-ciri bayi alergi susu itu agak membingungkan. Gejala antara bayi tidak cocok dengan susu formula dan bayi yang memang alergi agak mirip sehingga sulit membedakannya. Bila bayi tidak cocok dengan susu formula, cara mengatasinya sangat mudah. Anda hanya perlu menggantinya dengan produk susu bayi yang lain.

Namun, bila bayi Anda benar-benar alergi, lain lagi ceritanya. Anda harus memberikan penangan serius. Untuk Anda tahu, ciri-ciri dari bayi yang tidak cocok dengan susu karena alergi adalah reaksi terhadap kulit seperti ruam merah dan rasa gatal yang menyerang kulit. Gatal ini juga bisa menyerang bagian bibir wajah serta mata yang bisa sebabkan bengkak.

Ciri selanjutnya adalah masalah pencernaan seperti diare, mintah, sakit perut, kolik, konstipasi hingga radang BAB yang berdarah. Alergi lainnya yang bisa dilihat langsung adalah pilek. Gejala-gejala ini tidak akan membaik meskipun dilakukan pengobatan. Ciri lainnya juga bisa dilihat dari masalah pernapasan.

Masalah tersebut seperti napas yang berbunyi, batuk, sesak napas, sulit bernapas, atau bahkan bila gejalanya sudah parah bisa menyebabkan anafilaksis yang membutuhkan penangan medis segera. Gejala-gejala ini bisa timbul dalam beberapa menit hingga beberapa jam setelah bayi meminum susu formula bayi tersebut.

Cara Mengatasi Alergi

Jika ternyata bayi Anda menunjukkan gejala-gejala tersebut setelah mengonsumsi susunya, sebaiknya hentikanlah penggunaan susu tersebut. Bila sudah terlanjur, maka yang harus Anda lakukannya adalah menyusuinya dengan ASI bila Anda masih menyusui. Meskipun tidak, gantilah produk susu tersebut dengan yang lain.

Sebaiknya, sebelum menentukan susu mana yang akan diberikan pada bayi Anda berikutnya, berkonsultasilah pada dokter atau ahli gizi terkait. Reaksi alergi yang ditimbulkan bayi dikarenakan protein dalam susu mereka. Untuk itu, Anda bisa mengganti dengan jenis susu hypoallergenic yang memiliki asam amino khusus yang bisa dibeli dengan resep dokter.

Ada cara lain yang bisa Anda gunakan untuk mengganti susu bayi Anda yang cocok untuk penderita alergi. Salah satunya dengan memilih susu berbahan kedelai yang diklaim lebih aman untuk bayi yang alergi. Tapi Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter untuk lebih jelasnya.

Sebab, ada juga sebagian bayi yang alergi terhadap susu formula dari susu sapi juga alergi dengan susu berbahan kedelai. Jikapun bisa, Anda tetap harus memberikan tambahan asupan untuk buah hati Anda. Asupan tambahan ini untuk memenuhi kalsium dan asam amino yang hanya sedikit pada susu kedelai.

Jika si kecil menunjukkan ciri-ciri alergi susu formula bayi dari susu sapi, maka lakukanlah segera penangan di atas. Namun jika tidak, maka tak masalah bila Anda tetap melakukan pemberian susu. Mau susu sapi atau susu kedelai, Anda bisa membelinya secara daring di Orami.co.id. Semua produk bayi tersedia di sini seperti susu dan perlengkapan bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *